Menparekraf: Peran Perempuan Milenial Penting Dorong Ekonomi Kreatif

Peran perempuan sangat diperhitungkan di era modern seperti sekarang. Terutama di Indonesia. Meski tetap menjalankan kewajibannya untuk keluarga, perempuan sudah memiliki keberanian dan kesempatan untuk membuktikan prestasi di bidang ekonomi kreatif.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno beranggapan, bahwa dulu perempuan memiliki keterbatasan kultural dan struktural. Sekarang perannya sangatlah strategis. Terutama perempuan milenial di sektor parekraf.

Misalnya dalam penggunaan teknologi, dahulu ada dominasi pembagian peran antara pria dan perempuan disebabkan oleh budaya yang cenderung patriarki. Sehingga mengakibatkan peran wanita mendapatkan keterbatasan dalam bidang politik, ekonomi, maupun pendidikan.

“Tapi, di rumah saya ini tidak terjadi (patriarki). Karena diberikan ruang dan peluang yang sangat luas,” beber Sandi dalam gelaran Indonesia Millennial Women Brand Choice Awards 2022: Increase Creativity, Thinking Innovatively, dikutip Rabu (23/2).

Eks wakil Gubernur DKI Jakarta ini memandang, dalam perjalanan waktu peran perempuan mulai bangkit. Perempuan berhasil membuktikan bahwasannya keberadaan mereka layak untuk diperhitungkan.

“Kecerdasan serta kepiawaian wanita Indonesia tidak bias lagi dan tidak bisa dianggap remeh karena telah turut berkontribusi terhadap pembangunan,” papar Sandiaga.

Menurut data Susenas BPS tahun 2021, jumlah penduduk wanita Indonesia tahun 2021 ini adalah sebanyak 135, 24 juta jiwa. Dan, 23,28 persen dari jumlah itu didominasi usia perempuan milenial, dengan rentang usia antara 25 sampai 39 tahun.

Sandiaga menyebut, perempuan Indonesia saat ini sudah tampil sebagai pemikir, penganalisa, dan pengambil keputusan. Ia pun menyebut, di level pemerintahan khususnya di Kemenparekraf sendiri, hampir lebih dari 50 persen dari pengambil keputusan adalah wanita.

“Lihat saja, di Kemenparekraf ini Wakil Menterinya perempuan, dan banyak sekali Eselon 1 lainnya didominasi oleh kaum perempuan. Jadi, sebagai pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, kami juga menemukan banyaknya dominasi dari wanita,” ungkapnya.

Menurutnya, perempuan mampu menjadi roda penggerak perekonomian. Selain membangun ekonomi keluarga juga untuk masyarakat yang terlibat dalam sektor ini.

Menyoal generasi milenial Sandiaga pun percaya bahwa saat ini generasi milenial bisa mendorong ekonomi Indonesia. Serta bisa menciptakan inovasi dan kreativitas untuk meningkatkan nilai jual dan daya saing.

“Di Kemenparekraf sendiri salah satunya adalah Mbak Wamen, Angela Tanoesoedibjo, beliau pengusaha yang sukses dan Wamen termuda, ada juga Zaskia Adya Mecca, sukses berkarya di bidang fashion dan kuliner, lalu Felicya Angelista yang mengembangkan bisnis produk kecantikan, Scarlett,” tuturnya.

Nah, Pemerintah pun akan terus mendukung program yang melibatkan peran perempuan milenial. Pemerintah punya program, yaitu beli kreatif lokal untuk membantu pemasaran produk para pelaku ekonomi kreatif lokal.

Yang terpilih mulai dari sub sektor kuliner, fashion kriya melalui e-commerce. Lebih jauh Sandiaga mengapresiasi kerja keras perempua dalam membawa nilai-nilai Indonesia. Serta memberikan semangat untuk para wanita milenial.

Dia mengajak semua pihak untuk terus berkolaborasi, berkarya, berkontribusi, berprestasi dengan semangat 3G. Yakni, Gercep alias gerak cepet, Geber alias gerak bersama, dan Gaspol alias garap semua potensi online.

“Ini penting untuk ciptakan lapangan kerja. Pemberdayaan UMKM menjadi pilar kebangkitan ekonomi nasional ke depan. Ayo kita tetap disiplin, jalankan protokol kesehatan, kita masih ada di tengah Omicron, tapi show must go on,” pesannya.

 

Perempuan & Pandemi

Founder sekaligus CEO HerStory, Muhamad Ihsan menambahkan, tantangan bagi kaum hawa untuk menjalankan perannya di luar rumah semakin berat. Penyebab utamanya adalah Pandemi Covid-19. Ini mempengaruhi perempuan dan pria secara berbeda.

“Oleh karena itu, kita harus memberi penghargaan yang lebih tinggi kepada wanita, karena kita ketahui bersama bahwa tenaga kesehatan dan juga tenaga sosial di Indonesia ini 70 persennya adalah wanita,” tuturnya.

Ihsan memaparkan bahwa peran perempuan selama masa pandemi ini sangatlah banyak. Pertama, kata dia, wanita berperan sebagai jendela informasi penting bagi keluarga. Serta menjalankan tanggung jawabnya di rumah tangga dan luar rumah.

“Dan kita semua tahu di level UMKM banyak sekali usaha yang dibuka oleh kaum perempuan. Apalagi untuk kaum milenial dan kaum Z yang sekarang menjadi majority. Mereka banyak membuka usaha sehingga menggerakan perekonomian, khususnya digital ekonomi,” terang Ihsan.

Pihaknya mendorong pemberdayaan bagi kelompok perempuan milenial. Serta mendukung program pemulihan ekonomi nasional dan program vaksinasi yang tengah berlangsung. Berbagai negara pun telah menaruh perhatian lebih untuk melakukan pemberdayaan pada kelompok masyarakat ini.

Begitu juga di Indonesia. Dari aspek kreativitas berbagai macam karya inovasi dan produk yang dihasilkan kaum perempuan milenial pun telah memberikan dampak signifikan di sektor industri.

HerStory pun ingin memberikan apresiasi lewat gelaran ‘Indonesia Millennial Women Brand Choice Awards 2022: Increase Creativity, Thinking Innovatively’, kepada produk dan layanan dari merek serta perusahaan terbaik di Indonesia yang telah berupaya sebaik mungkin dalam membantu kelompok milenial, khususnya wanita, yang menjadi bagian penting dalam kemajuan bangsa Indonesia.

Lewat gelaran ‘Indonesia Millennial Women Brand Choice Awards 2022: Increase Creativity, Thinking Innovatively’, HerStory pun memberikan penghargaan. Ada lebih dari 170 perusahaan yang meraih penghargaan.

Mereka yang menerima antara lain PT Telekomunikasi Selular atau dikenal brand Telkomsel, MyRepublic Indonesia, PT Bukalapak.com, Andiarta Muzizat, Pos Indonesia, Lenovo Indonesia, Tata Global Sentosa dan lainnya. [JAR] .

]]> Peran perempuan sangat diperhitungkan di era modern seperti sekarang. Terutama di Indonesia. Meski tetap menjalankan kewajibannya untuk keluarga, perempuan sudah memiliki keberanian dan kesempatan untuk membuktikan prestasi di bidang ekonomi kreatif.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno beranggapan, bahwa dulu perempuan memiliki keterbatasan kultural dan struktural. Sekarang perannya sangatlah strategis. Terutama perempuan milenial di sektor parekraf.

Misalnya dalam penggunaan teknologi, dahulu ada dominasi pembagian peran antara pria dan perempuan disebabkan oleh budaya yang cenderung patriarki. Sehingga mengakibatkan peran wanita mendapatkan keterbatasan dalam bidang politik, ekonomi, maupun pendidikan.

“Tapi, di rumah saya ini tidak terjadi (patriarki). Karena diberikan ruang dan peluang yang sangat luas,” beber Sandi dalam gelaran Indonesia Millennial Women Brand Choice Awards 2022: Increase Creativity, Thinking Innovatively, dikutip Rabu (23/2).

Eks wakil Gubernur DKI Jakarta ini memandang, dalam perjalanan waktu peran perempuan mulai bangkit. Perempuan berhasil membuktikan bahwasannya keberadaan mereka layak untuk diperhitungkan.

“Kecerdasan serta kepiawaian wanita Indonesia tidak bias lagi dan tidak bisa dianggap remeh karena telah turut berkontribusi terhadap pembangunan,” papar Sandiaga.

Menurut data Susenas BPS tahun 2021, jumlah penduduk wanita Indonesia tahun 2021 ini adalah sebanyak 135, 24 juta jiwa. Dan, 23,28 persen dari jumlah itu didominasi usia perempuan milenial, dengan rentang usia antara 25 sampai 39 tahun.

Sandiaga menyebut, perempuan Indonesia saat ini sudah tampil sebagai pemikir, penganalisa, dan pengambil keputusan. Ia pun menyebut, di level pemerintahan khususnya di Kemenparekraf sendiri, hampir lebih dari 50 persen dari pengambil keputusan adalah wanita.

“Lihat saja, di Kemenparekraf ini Wakil Menterinya perempuan, dan banyak sekali Eselon 1 lainnya didominasi oleh kaum perempuan. Jadi, sebagai pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, kami juga menemukan banyaknya dominasi dari wanita,” ungkapnya.

Menurutnya, perempuan mampu menjadi roda penggerak perekonomian. Selain membangun ekonomi keluarga juga untuk masyarakat yang terlibat dalam sektor ini.

Menyoal generasi milenial Sandiaga pun percaya bahwa saat ini generasi milenial bisa mendorong ekonomi Indonesia. Serta bisa menciptakan inovasi dan kreativitas untuk meningkatkan nilai jual dan daya saing.

“Di Kemenparekraf sendiri salah satunya adalah Mbak Wamen, Angela Tanoesoedibjo, beliau pengusaha yang sukses dan Wamen termuda, ada juga Zaskia Adya Mecca, sukses berkarya di bidang fashion dan kuliner, lalu Felicya Angelista yang mengembangkan bisnis produk kecantikan, Scarlett,” tuturnya.

Nah, Pemerintah pun akan terus mendukung program yang melibatkan peran perempuan milenial. Pemerintah punya program, yaitu beli kreatif lokal untuk membantu pemasaran produk para pelaku ekonomi kreatif lokal.

Yang terpilih mulai dari sub sektor kuliner, fashion kriya melalui e-commerce. Lebih jauh Sandiaga mengapresiasi kerja keras perempua dalam membawa nilai-nilai Indonesia. Serta memberikan semangat untuk para wanita milenial.

Dia mengajak semua pihak untuk terus berkolaborasi, berkarya, berkontribusi, berprestasi dengan semangat 3G. Yakni, Gercep alias gerak cepet, Geber alias gerak bersama, dan Gaspol alias garap semua potensi online.

“Ini penting untuk ciptakan lapangan kerja. Pemberdayaan UMKM menjadi pilar kebangkitan ekonomi nasional ke depan. Ayo kita tetap disiplin, jalankan protokol kesehatan, kita masih ada di tengah Omicron, tapi show must go on,” pesannya.

 

Perempuan & Pandemi

Founder sekaligus CEO HerStory, Muhamad Ihsan menambahkan, tantangan bagi kaum hawa untuk menjalankan perannya di luar rumah semakin berat. Penyebab utamanya adalah Pandemi Covid-19. Ini mempengaruhi perempuan dan pria secara berbeda.

“Oleh karena itu, kita harus memberi penghargaan yang lebih tinggi kepada wanita, karena kita ketahui bersama bahwa tenaga kesehatan dan juga tenaga sosial di Indonesia ini 70 persennya adalah wanita,” tuturnya.

Ihsan memaparkan bahwa peran perempuan selama masa pandemi ini sangatlah banyak. Pertama, kata dia, wanita berperan sebagai jendela informasi penting bagi keluarga. Serta menjalankan tanggung jawabnya di rumah tangga dan luar rumah.

“Dan kita semua tahu di level UMKM banyak sekali usaha yang dibuka oleh kaum perempuan. Apalagi untuk kaum milenial dan kaum Z yang sekarang menjadi majority. Mereka banyak membuka usaha sehingga menggerakan perekonomian, khususnya digital ekonomi,” terang Ihsan.

Pihaknya mendorong pemberdayaan bagi kelompok perempuan milenial. Serta mendukung program pemulihan ekonomi nasional dan program vaksinasi yang tengah berlangsung. Berbagai negara pun telah menaruh perhatian lebih untuk melakukan pemberdayaan pada kelompok masyarakat ini.

Begitu juga di Indonesia. Dari aspek kreativitas berbagai macam karya inovasi dan produk yang dihasilkan kaum perempuan milenial pun telah memberikan dampak signifikan di sektor industri.

HerStory pun ingin memberikan apresiasi lewat gelaran ‘Indonesia Millennial Women Brand Choice Awards 2022: Increase Creativity, Thinking Innovatively’, kepada produk dan layanan dari merek serta perusahaan terbaik di Indonesia yang telah berupaya sebaik mungkin dalam membantu kelompok milenial, khususnya wanita, yang menjadi bagian penting dalam kemajuan bangsa Indonesia.

Lewat gelaran ‘Indonesia Millennial Women Brand Choice Awards 2022: Increase Creativity, Thinking Innovatively’, HerStory pun memberikan penghargaan. Ada lebih dari 170 perusahaan yang meraih penghargaan.

Mereka yang menerima antara lain PT Telekomunikasi Selular atau dikenal brand Telkomsel, MyRepublic Indonesia, PT Bukalapak.com, Andiarta Muzizat, Pos Indonesia, Lenovo Indonesia, Tata Global Sentosa dan lainnya. [JAR] .
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories