Memberdayakan dan Diberdayakan Masjid (4) Mengapa Sahabat Membakar Masjid Dhirar? (2) .

Masjid ini pada mulanya diakui oleh Nabi Muhammad SAW ketika bersa­ma para prajuritnya menuju ke medan Perang Tabuk. Tapi sekembalinya dari Tabuk, Nabi mendengarkan informasi yang negatif tentang masjid itu.

Akhirnya, Nabi membentuk dan mengutus tim invetigasi untuk mengecek kebenaran informasi itu. Di antara anggota tim itu ialah Malik bin Dukhsyum, Ma’an bin Adi, Amir bin As-Sakan dan Wahsyi.

Setelah tim ini melaporkan kebenaran informasi tentang keberadaan masjid Dhirar betul-betul masjid yang berba­haya dan berpotensi memecah belah umat, maka Nabi menginstruksikan: “Pergilah kalian ke masjid itu yang didirikan orang-orang dzhalim, kemu­dian hancurkan dan bakar”. Peristiwa itu terjadi pada Oktober 630 Masehi.

Pembakaran Masjid Dhirar dilatar belakangi adanya niat busuk tersem­bunyi di balik pembangunan masjid itu. Kelompok munafiq berharap, Masjid Dhirar bisa melemahkan umat Islam dari dalam, seraya mereka mempersiap­kan rencana penyerangan ke komunitas Nabi Muhammad Saw.

Dalam riwayat disebutkan, Amir al-Rahib sempat mendekati Raja Heraklius untuk berkolaborasi melawan kekuatan Nabi Muhammad Saw.

]]> .
Masjid ini pada mulanya diakui oleh Nabi Muhammad SAW ketika bersa­ma para prajuritnya menuju ke medan Perang Tabuk. Tapi sekembalinya dari Tabuk, Nabi mendengarkan informasi yang negatif tentang masjid itu.

Akhirnya, Nabi membentuk dan mengutus tim invetigasi untuk mengecek kebenaran informasi itu. Di antara anggota tim itu ialah Malik bin Dukhsyum, Ma’an bin Adi, Amir bin As-Sakan dan Wahsyi.

Setelah tim ini melaporkan kebenaran informasi tentang keberadaan masjid Dhirar betul-betul masjid yang berba­haya dan berpotensi memecah belah umat, maka Nabi menginstruksikan: “Pergilah kalian ke masjid itu yang didirikan orang-orang dzhalim, kemu­dian hancurkan dan bakar”. Peristiwa itu terjadi pada Oktober 630 Masehi.

Pembakaran Masjid Dhirar dilatar belakangi adanya niat busuk tersem­bunyi di balik pembangunan masjid itu. Kelompok munafiq berharap, Masjid Dhirar bisa melemahkan umat Islam dari dalam, seraya mereka mempersiap­kan rencana penyerangan ke komunitas Nabi Muhammad Saw.

Dalam riwayat disebutkan, Amir al-Rahib sempat mendekati Raja Heraklius untuk berkolaborasi melawan kekuatan Nabi Muhammad Saw.
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories