Melayat Ke Rumah Relawan Jokowi Bukan Kacang Yang Lupa Sama Kulit

Presiden Jokowi bukan tipikal pemimpin seperti kacang yang lupa sama kulitnya. Hal itu ditunjukkan Jokowi kepada relawan yang telah membantu memenangkannya menjadi presiden.

Saat mendengar Ketua Umum Bara JP, Viktor Sirait meninggal dunia, Jokowi yang begitu super sibuk, masih tetap menyempatkan diri melayat ke rumah duka.

Jokowi datang ke rumah duka di Perumahan Green Patio (Green Patio Housing), Blok B No. 26, Jl. Raya Pondok Rajek, Desa Tengah, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/2) sore.

Mengenakan kemeja putih, celana hitam dan sepatu kets, Jokowi datang tanpa membawa pejabat teras Istana.

Paspampres yang ikut mendampingi Jokowi. Hanya beberapa orang dari kesatuan

Suasana kedatangan Jokowi dibagikan aktivis Bara JP, Nirmala lewat akun Twitter miliknya, @Nirmala_F2021. “Presiden Jokowi hadir di Rumah Duka untuk memberikan doa pada Almarhum Bang Viktor Sirait,” tulis Nirmala sambil menyertakan video singkat kehadiran Jokowi.

Di video tersebut, Jokowi yang baru saja keluar dari mobil, membuat histeris sebagian orang yang sedang melayat. “Horas. Horas Pak Jokowi. Hidup Pak Jokowi, hidup. Hidup Pak Jokowi, horas. Hidup NKRI, hidup,” teriak sejumlah pelayat.

Menariknya, saat sampai di rumah duka, Presiden RI ke-7 itu tetap membuka sepatu ketsnya, meski perwakilan keluarga mempersilakan dirinya menggunakan sepatu ke dalam rumah. Di dalam rumah, Jokowi tidak berdiri bersama keluarga dan para pelayat lainnya.

 

Tatapannya penuh duka, saat melihat Viktor yang terbaring tak bernyawa di peti mati. Eks Gubernur DKI Jakarta ini juga tak lupa memberikan doa terbaik untuk salah seorang relawannya.

Keluar dari rumah duka, warga pun memanggil-manggil namanya. “Pak Jokowi, Pak Jokowi. Terima kasih bapak. NKRI, harga mati. Horas, horas,” teriak warga kepada Jokowi yang saat itu sedang mengenakan sepatunya sambil duduk di bangku yang sudah disiapkan protokoler kepresidenan.

Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman ikut membagikan suasana Jokowi saat melayat Victor Sirait lewat akun Twitternya, @fadjroel. “Kami mengenang semua kebaikan dan perjuanganmu. Requiescat In Pace,” cuit Fadjroel sambil menyertakan foto Jokowi saat sedang melayat.

Siapa sebenarnya Viktor Sirait sampai Jokowi bela-belain hadir di tengah kesibukannya sebagai kepala negara? Bara JP yang dipimpin Viktor merupakan salah satu relawan yang sudah berjuang untuk Jokowi sejak Pilpres 2014. Awalnya, Bara JP merupakan akronim dari Barisan Relawan Jokowi for Presiden. Namun, paska disahkannya Perppu Ormas Nomor 2 Tahun 2017, kepanjangan Bara JP kemudian diubah menjadi Barisan Relawan Jalan Perubahan. Namun, tetap menjadi relawan Jokowi di Pilpres 2019.

Selain sebagai relawan, Viktor merupakan Komisaris Independen di BUMN Karya, sejak April 2015.

Di dunia maya, para ntizen pun kagum dengan sikap Jokowi yang tidak lupa dengan hasil jerih payah orang-orang di sekitarnya. Ibarat peribahasa, Jokowi bukan kacang yang lupa sama kulitnya. “Pak Jokowi tetap ada adabnya, rendah hati, menghormati, dan menghargai apa yang sudah dilakukan relawannya. Hebat,” cuit @sylviawoskan. “Pak Jokowi selalu mengingat yang ikut memperjuangkannya. Teringat Pak Marzuki Alie nich jadinya,” ungkap @amalpribadi2.

“Salut kepada presiden, walaupun sibuk dengan tugas negara, tapi tetap menyempatkan datang dan memberikan doa kepada relawannya,” aku @kianinara1. “Ya ampun, sampe copot sepatu. My President is a very humble person. Salut,” kata @Chaterinee_08. “Sangat merakyat,” timpal @mike04_igiT.

Pegiat media sosial seperti Denny Siregar pun ikut bersedih. “Selama jalan Bang Viktor Sirait. Ketua Umum @BaraJP. Terima kasih sudah mengawal Pak @jokowi selama ini. Maaf, aku belum sempat ketemu lagi sekadar seruput kopi dan bincang-bincang bagaimana indahnya negeri ini,” utasnya melalui akun @Dennysiregar7. [MEN]

]]> Presiden Jokowi bukan tipikal pemimpin seperti kacang yang lupa sama kulitnya. Hal itu ditunjukkan Jokowi kepada relawan yang telah membantu memenangkannya menjadi presiden.

Saat mendengar Ketua Umum Bara JP, Viktor Sirait meninggal dunia, Jokowi yang begitu super sibuk, masih tetap menyempatkan diri melayat ke rumah duka.

Jokowi datang ke rumah duka di Perumahan Green Patio (Green Patio Housing), Blok B No. 26, Jl. Raya Pondok Rajek, Desa Tengah, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/2) sore.

Mengenakan kemeja putih, celana hitam dan sepatu kets, Jokowi datang tanpa membawa pejabat teras Istana.

Paspampres yang ikut mendampingi Jokowi. Hanya beberapa orang dari kesatuan

Suasana kedatangan Jokowi dibagikan aktivis Bara JP, Nirmala lewat akun Twitter miliknya, @Nirmala_F2021. “Presiden Jokowi hadir di Rumah Duka untuk memberikan doa pada Almarhum Bang Viktor Sirait,” tulis Nirmala sambil menyertakan video singkat kehadiran Jokowi.

Di video tersebut, Jokowi yang baru saja keluar dari mobil, membuat histeris sebagian orang yang sedang melayat. “Horas. Horas Pak Jokowi. Hidup Pak Jokowi, hidup. Hidup Pak Jokowi, horas. Hidup NKRI, hidup,” teriak sejumlah pelayat.

Menariknya, saat sampai di rumah duka, Presiden RI ke-7 itu tetap membuka sepatu ketsnya, meski perwakilan keluarga mempersilakan dirinya menggunakan sepatu ke dalam rumah. Di dalam rumah, Jokowi tidak berdiri bersama keluarga dan para pelayat lainnya.

 

Tatapannya penuh duka, saat melihat Viktor yang terbaring tak bernyawa di peti mati. Eks Gubernur DKI Jakarta ini juga tak lupa memberikan doa terbaik untuk salah seorang relawannya.

Keluar dari rumah duka, warga pun memanggil-manggil namanya. “Pak Jokowi, Pak Jokowi. Terima kasih bapak. NKRI, harga mati. Horas, horas,” teriak warga kepada Jokowi yang saat itu sedang mengenakan sepatunya sambil duduk di bangku yang sudah disiapkan protokoler kepresidenan.

Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman ikut membagikan suasana Jokowi saat melayat Victor Sirait lewat akun Twitternya, @fadjroel. “Kami mengenang semua kebaikan dan perjuanganmu. Requiescat In Pace,” cuit Fadjroel sambil menyertakan foto Jokowi saat sedang melayat.

Siapa sebenarnya Viktor Sirait sampai Jokowi bela-belain hadir di tengah kesibukannya sebagai kepala negara? Bara JP yang dipimpin Viktor merupakan salah satu relawan yang sudah berjuang untuk Jokowi sejak Pilpres 2014. Awalnya, Bara JP merupakan akronim dari Barisan Relawan Jokowi for Presiden. Namun, paska disahkannya Perppu Ormas Nomor 2 Tahun 2017, kepanjangan Bara JP kemudian diubah menjadi Barisan Relawan Jalan Perubahan. Namun, tetap menjadi relawan Jokowi di Pilpres 2019.

Selain sebagai relawan, Viktor merupakan Komisaris Independen di BUMN Karya, sejak April 2015.

Di dunia maya, para ntizen pun kagum dengan sikap Jokowi yang tidak lupa dengan hasil jerih payah orang-orang di sekitarnya. Ibarat peribahasa, Jokowi bukan kacang yang lupa sama kulitnya. “Pak Jokowi tetap ada adabnya, rendah hati, menghormati, dan menghargai apa yang sudah dilakukan relawannya. Hebat,” cuit @sylviawoskan. “Pak Jokowi selalu mengingat yang ikut memperjuangkannya. Teringat Pak Marzuki Alie nich jadinya,” ungkap @amalpribadi2.

“Salut kepada presiden, walaupun sibuk dengan tugas negara, tapi tetap menyempatkan datang dan memberikan doa kepada relawannya,” aku @kianinara1. “Ya ampun, sampe copot sepatu. My President is a very humble person. Salut,” kata @Chaterinee_08. “Sangat merakyat,” timpal @mike04_igiT.

Pegiat media sosial seperti Denny Siregar pun ikut bersedih. “Selama jalan Bang Viktor Sirait. Ketua Umum @BaraJP. Terima kasih sudah mengawal Pak @jokowi selama ini. Maaf, aku belum sempat ketemu lagi sekadar seruput kopi dan bincang-bincang bagaimana indahnya negeri ini,” utasnya melalui akun @Dennysiregar7. [MEN]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories