Melantai Di Bursa, Triputra Agro Persada Incar Dana Segar Rp 173 M

Perusahaan perkebunan PT Triputra Agro Persada Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan menjadi perusahaan tercatat ke-14 yang melakukan Initial Public Offering (IPO) tahun 2021.

Direktur Utama PT Triputra Agro Persada Tbk, Tjandra Karya Hermanto mengatakan, perseroan melepas sebanyak 866,2 juta saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Nilai tersebut sebanyak 4,36 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum.

Harga saham yang ditawarkan kepada masyarakat yaitu sebesar Rp 200 per saham sehingga perseroan pun meraup dana segar Rp 173,24 miliar. Dalam perdagangan perdananya, saham TAPG terpantau naik 70 poin atau 35 persen alias menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA) menjadi Rp 270 per saham.

Menurut dia, dana yang diperoleh dari Penawaran Umum ini akan digunakan oleh perseroan untuk meningkatkan penyertaan modal pada perusahaan anak, yaitu PT Agro Multi Persada (AMP). 

“Dana tersebut kemudian akan disalurkan kepada perusahaan anak AMP, yaitu PT Sukses Karya Mandiri (SKM) untuk belanja modal dan modal kerja sehubungan dengan pembangunan pabrik SKM di Kalimantan Tengah,” bebernya.

Selain itu, lanjut Tjandra, perseroan juga akan menggunakan sisa dana untuk modal kerja perseroan berupa pembelian pupuk.

Perseroan juga mengadakan program pemberian saham penghargaan dalam Program Employee Stock Allocation (ESA) dengan jumlah sebanyak 0,57 persen dari saham yang ditawarkan dalam penawaran umum atau sebanyak 4,9 juta saham. Saham yang ditawarkan merupakan Saham Baru yang dikeluarkan dari portepel perseroan.

Perseroan menunjuk PT Ciptadana Sekuritas Asia dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Saat ini perseroan beroperasi di 24 lokasi perkebunan kelapa sawit, satu perkebunan karet, 15 pabrik kelapa sawit, satu pabrik Ribbed Smoke Sheet (RSS) dan empat kantor cabang perusahaan anak yang berlokasi di Jambi, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. [DIT]

]]> Perusahaan perkebunan PT Triputra Agro Persada Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan menjadi perusahaan tercatat ke-14 yang melakukan Initial Public Offering (IPO) tahun 2021.

Direktur Utama PT Triputra Agro Persada Tbk, Tjandra Karya Hermanto mengatakan, perseroan melepas sebanyak 866,2 juta saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Nilai tersebut sebanyak 4,36 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum.

Harga saham yang ditawarkan kepada masyarakat yaitu sebesar Rp 200 per saham sehingga perseroan pun meraup dana segar Rp 173,24 miliar. Dalam perdagangan perdananya, saham TAPG terpantau naik 70 poin atau 35 persen alias menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA) menjadi Rp 270 per saham.

Menurut dia, dana yang diperoleh dari Penawaran Umum ini akan digunakan oleh perseroan untuk meningkatkan penyertaan modal pada perusahaan anak, yaitu PT Agro Multi Persada (AMP). 

“Dana tersebut kemudian akan disalurkan kepada perusahaan anak AMP, yaitu PT Sukses Karya Mandiri (SKM) untuk belanja modal dan modal kerja sehubungan dengan pembangunan pabrik SKM di Kalimantan Tengah,” bebernya.

Selain itu, lanjut Tjandra, perseroan juga akan menggunakan sisa dana untuk modal kerja perseroan berupa pembelian pupuk.

Perseroan juga mengadakan program pemberian saham penghargaan dalam Program Employee Stock Allocation (ESA) dengan jumlah sebanyak 0,57 persen dari saham yang ditawarkan dalam penawaran umum atau sebanyak 4,9 juta saham. Saham yang ditawarkan merupakan Saham Baru yang dikeluarkan dari portepel perseroan.

Perseroan menunjuk PT Ciptadana Sekuritas Asia dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Saat ini perseroan beroperasi di 24 lokasi perkebunan kelapa sawit, satu perkebunan karet, 15 pabrik kelapa sawit, satu pabrik Ribbed Smoke Sheet (RSS) dan empat kantor cabang perusahaan anak yang berlokasi di Jambi, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. [DIT]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories