Mau Tambah Kapasitas Penanganan Pasien Covid-19 Prabowo Libatkan Tiga Matra

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto akan melibatkan tiga matra TNI untuk menambah fasilitas tempat tidur bagi pasien Covid-19 di 110 rumah sakit (RS) milik TNI.

“Kami sedang perjuangkan. Nanti kita akan lihat, nanti kita akan inventarisir berapa tempat tidur bisa ditambahkan,” kata Prabowo saat meninjau kesiapan penanganan pasien Covid 19 di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Pertahanan (Pusdiklat Jemenhan) dan Pusdiklat Bahasa (Pusbahasa), di Pondok Labu, Jakarta Selatan, Rabu 14/07).

Prabowo menghitung, jika setiap RS TNI dapat menambah 200 tempat tidur, maka akan ada tambahan 22.000 tempat tidur se-Indonesia.

“Jadi, kita cukup mem-back up rumah sakit-rumah sakit umum yang lain.”

Saat ini, Kemhan sendiri tengah menyiapkan 1.650 tempat tidur tambahan untuk pasien Covid-19 di Jabodetabek. Kemhan memfungsikan gedung Pusdiklat Jemenhan dan Pusbahasa menjadi RS satelit bagi RS dr. Suyoto.

Pusdiklat Jemenhan dan Pusbahasa memiliki daya tampung 172 kamar dengan kapasitas 344 tempat tidur.

Untuk mendukung penanganan pasien, Kemhan akan menyiapkan ruang ICU (intensive care unit) dan HCU (high care unit) dengan dua ventilator. Selain itu, oksigen generator untuk mendukung kebutuhan oksigen pasien.

Selain itu, RS satelit ini juga akan dilengkapi dengan tenaga kesehatan dari RS dr. Suyoto. Di antaranya dokter umum, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis paru, serta dokter anestesi. RS satelit ini akan menampung pasien Covid-19 dengan status sedang. [SRF]

]]> Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto akan melibatkan tiga matra TNI untuk menambah fasilitas tempat tidur bagi pasien Covid-19 di 110 rumah sakit (RS) milik TNI.

“Kami sedang perjuangkan. Nanti kita akan lihat, nanti kita akan inventarisir berapa tempat tidur bisa ditambahkan,” kata Prabowo saat meninjau kesiapan penanganan pasien Covid 19 di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Pertahanan (Pusdiklat Jemenhan) dan Pusdiklat Bahasa (Pusbahasa), di Pondok Labu, Jakarta Selatan, Rabu 14/07).

Prabowo menghitung, jika setiap RS TNI dapat menambah 200 tempat tidur, maka akan ada tambahan 22.000 tempat tidur se-Indonesia.

“Jadi, kita cukup mem-back up rumah sakit-rumah sakit umum yang lain.”

Saat ini, Kemhan sendiri tengah menyiapkan 1.650 tempat tidur tambahan untuk pasien Covid-19 di Jabodetabek. Kemhan memfungsikan gedung Pusdiklat Jemenhan dan Pusbahasa menjadi RS satelit bagi RS dr. Suyoto.

Pusdiklat Jemenhan dan Pusbahasa memiliki daya tampung 172 kamar dengan kapasitas 344 tempat tidur.

Untuk mendukung penanganan pasien, Kemhan akan menyiapkan ruang ICU (intensive care unit) dan HCU (high care unit) dengan dua ventilator. Selain itu, oksigen generator untuk mendukung kebutuhan oksigen pasien.

Selain itu, RS satelit ini juga akan dilengkapi dengan tenaga kesehatan dari RS dr. Suyoto. Di antaranya dokter umum, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis paru, serta dokter anestesi. RS satelit ini akan menampung pasien Covid-19 dengan status sedang. [SRF]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories