Masuk Tahap Akhir, Astra Gelar Uji Beban Jembatan Ciujung

Astra Tol Tangerang-Merak akan melakukan kegiatan uji beban atau loading test pada Jembatan Ciujung. Kegiatan tersebut, menandai bahwa pembangunan pelebaran Jembatan Ciujung memasuki tahap akhir.

Kepala Departemen Manajemen CSR dan Humas, Uswatun Hasanah menjelaskan, proses rekonstruksi Jembatan Ciujung meliputi penambahan lajur jembatan, perkuatan jembatan serta penggantian dudukan jembatan dan telah dimulai sejak Januari 2021. Saat kini, rekonstruksi tersebut sudah tahap akhir.

“Sebelum jembatan beroperasi, perlu dilakukan pengujian berupa uji beban untuk memastikan jembatan laik fungsi,” ujar Hasanah dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/7).

Ia mengatakan, pada kegiatan uji beban meliputi uji dinamis dan uji statis. Dimana, kedua uji tersebut akan melibatkan total 30 truk bermuatan 35 ton di atas jembatan Ciujung.

“Uji beban akan dilakukan 2 tahap, yaitu untuk jembatan baja (Arah Jakarta) dan jembatan beton (Arah Merak),” katanya.

Hasanah menyampaikan, bahwa pengguna jalan yang berencana berpergian menuju Banten ataupun Jakarta, wajib menyimak tanggal-tanggal pelaksanaan uji beban berikut agar dapat merencanakan perjalanan lebih baik. 

Uji beban tahap 1 akan dilakukan pada tanggal 19-20 Juli 2022, untuk jembatan arah Jakarta. Uji beban tahap 2 pada tanggal 25-26 Juli 2022 untuk arah sebaliknya yaitu jembatan arah Merak.

Pada uji beban tahap 1, lalu lintas arah Jakarta akan dialihkan sementara atau contra flow pada jembatan arah Merak dengan menyediakan satu lajur. 

“Demikian sebaliknya, uji beban tahap 2 arah Merak dengan metode yang sama dan penyesuaian contra flow pada jembatan arah Jakarta,” jelasnya.

Ia mengimbau, pengguna jalan tol Tangerang-Merak yang hendak pergi ke arah Merak, dapat keluar melalui gerbang tol Cikande dan masuk kembali melalui gerbang tol Ciujung. Sebaliknya, untuk yang berpergian ke arah Jakarta, dapat keluar melalui gerbang tol Ciujung dan masuk kembali melalui gerbang tol Cikande.■

]]> Astra Tol Tangerang-Merak akan melakukan kegiatan uji beban atau loading test pada Jembatan Ciujung. Kegiatan tersebut, menandai bahwa pembangunan pelebaran Jembatan Ciujung memasuki tahap akhir.

Kepala Departemen Manajemen CSR dan Humas, Uswatun Hasanah menjelaskan, proses rekonstruksi Jembatan Ciujung meliputi penambahan lajur jembatan, perkuatan jembatan serta penggantian dudukan jembatan dan telah dimulai sejak Januari 2021. Saat kini, rekonstruksi tersebut sudah tahap akhir.

“Sebelum jembatan beroperasi, perlu dilakukan pengujian berupa uji beban untuk memastikan jembatan laik fungsi,” ujar Hasanah dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/7).

Ia mengatakan, pada kegiatan uji beban meliputi uji dinamis dan uji statis. Dimana, kedua uji tersebut akan melibatkan total 30 truk bermuatan 35 ton di atas jembatan Ciujung.

“Uji beban akan dilakukan 2 tahap, yaitu untuk jembatan baja (Arah Jakarta) dan jembatan beton (Arah Merak),” katanya.

Hasanah menyampaikan, bahwa pengguna jalan yang berencana berpergian menuju Banten ataupun Jakarta, wajib menyimak tanggal-tanggal pelaksanaan uji beban berikut agar dapat merencanakan perjalanan lebih baik. 

Uji beban tahap 1 akan dilakukan pada tanggal 19-20 Juli 2022, untuk jembatan arah Jakarta. Uji beban tahap 2 pada tanggal 25-26 Juli 2022 untuk arah sebaliknya yaitu jembatan arah Merak.

Pada uji beban tahap 1, lalu lintas arah Jakarta akan dialihkan sementara atau contra flow pada jembatan arah Merak dengan menyediakan satu lajur. 

“Demikian sebaliknya, uji beban tahap 2 arah Merak dengan metode yang sama dan penyesuaian contra flow pada jembatan arah Jakarta,” jelasnya.

Ia mengimbau, pengguna jalan tol Tangerang-Merak yang hendak pergi ke arah Merak, dapat keluar melalui gerbang tol Cikande dan masuk kembali melalui gerbang tol Ciujung. Sebaliknya, untuk yang berpergian ke arah Jakarta, dapat keluar melalui gerbang tol Ciujung dan masuk kembali melalui gerbang tol Cikande.■
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories