Mantul, Pelayanan Publik Perpusnas Raih Predikat Sangat Baik Dari Kementerian PAN-RB

Perpustakaan Nasional (Perpusnas) melalui Pusat Jasa Informasi Perpustakaan dan Pengelolaan Naskah Nusantara meraih penghargaan sebagai penyelenggara pelayanan publik kategori “Sangat Baik” Tahun 2020 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Penghargaan diterima Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas Ofy Sofiana dalam acara Penyampaian Penghargaan Pelayanan Publik Lingkup Kementerian/Lembaga dan Penghargaan Unit Pelayanan Percontohan Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan Tahun 2020.

Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo meminta seluruh kementerian/lembaga agar fokus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Tjahjo menegaskan, semangat untuk memperbaiki pelayanan publik harus tetap dijaga. Sebab, hal tersebut merupakan salah satu kunci untuk bangkit dari kondisi saat ini. Itu yang selalu diingatkan oleh Bapak Presiden dan Wakil Presiden,” jelasnya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (9/3).

Usai menerima penghargaan, Ofy Sofiana mengapresiasi seluruh jajarannya atas pelayanan yang diberikan untuk masyarakat. Dia menjelaskan, meski dalam kondisi pandemi Covid-19, layanan Perpusnas tetap berlangsung, baik secara tatap muka maupun daring. Secara tatap muka, layanan bisa diakses dengan protokol kesehatan ketat. Sementara, layanan daring bisa diakses setiap saat, tersedia di laman Perpusnas. Dia menegaskan, meski kontak fisik dibatasi, Perpusnas tetap beroperasi agar masyarakat bisa mendapatkan informasi dan ilmu pengetahuan.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja teman-teman Pusat Jasa Informasi Perpustakaan dan Pengelolaan Naskah Nusantara. Terima kasih sudah semangat melayani masyarakat. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah mengapresiasi layanan kami,” ujarnya.

Dia berharap, penghargaan ini memacu semangat kerja para pegawai untuk menjaga kualitas layanan publik. Ke depan, evaluasi unsur-unsur layanan terus dilakukan agar kinerja aparatur sipil negara tetap produktif dan profesional. “Pelayanan prima harus bisa kita wujudkan,” jelasnya.

Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian PAN-RB pada 2020, Perpusnas meraih predikat A- bersama dengan 26 unit penyelenggara pelayanan kementerian/lembaga lain. Enam unit penyelenggara pelayanan dari enam kementerian/lembaga berhasil meraih kategori A atau Pelayanan Prima. Sementara, 15 unit layanan kementerian/lembaga mendapat nilai B. Penilaian dilakukan berdasarkan enam unsur yaitu kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, sarana prasarana, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi dan pengaduan, serta inovasi.

Raihan pada 2020 merupakan peningkatan bagi Perpusnas. Pada 2018 dan 2019, dalam hasil evaluasi pelayanan publik, Perpusnas melalui Pusat Jasa Informasi Perpustakaan dan Pengelolaan Naskah Nusantara meraih predikat “Baik”. [USU]

]]> Perpustakaan Nasional (Perpusnas) melalui Pusat Jasa Informasi Perpustakaan dan Pengelolaan Naskah Nusantara meraih penghargaan sebagai penyelenggara pelayanan publik kategori “Sangat Baik” Tahun 2020 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Penghargaan diterima Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas Ofy Sofiana dalam acara Penyampaian Penghargaan Pelayanan Publik Lingkup Kementerian/Lembaga dan Penghargaan Unit Pelayanan Percontohan Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan Tahun 2020.

Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo meminta seluruh kementerian/lembaga agar fokus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Tjahjo menegaskan, semangat untuk memperbaiki pelayanan publik harus tetap dijaga. Sebab, hal tersebut merupakan salah satu kunci untuk bangkit dari kondisi saat ini. Itu yang selalu diingatkan oleh Bapak Presiden dan Wakil Presiden,” jelasnya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (9/3).

Usai menerima penghargaan, Ofy Sofiana mengapresiasi seluruh jajarannya atas pelayanan yang diberikan untuk masyarakat. Dia menjelaskan, meski dalam kondisi pandemi Covid-19, layanan Perpusnas tetap berlangsung, baik secara tatap muka maupun daring. Secara tatap muka, layanan bisa diakses dengan protokol kesehatan ketat. Sementara, layanan daring bisa diakses setiap saat, tersedia di laman Perpusnas. Dia menegaskan, meski kontak fisik dibatasi, Perpusnas tetap beroperasi agar masyarakat bisa mendapatkan informasi dan ilmu pengetahuan.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja teman-teman Pusat Jasa Informasi Perpustakaan dan Pengelolaan Naskah Nusantara. Terima kasih sudah semangat melayani masyarakat. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah mengapresiasi layanan kami,” ujarnya.

Dia berharap, penghargaan ini memacu semangat kerja para pegawai untuk menjaga kualitas layanan publik. Ke depan, evaluasi unsur-unsur layanan terus dilakukan agar kinerja aparatur sipil negara tetap produktif dan profesional. “Pelayanan prima harus bisa kita wujudkan,” jelasnya.

Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian PAN-RB pada 2020, Perpusnas meraih predikat A- bersama dengan 26 unit penyelenggara pelayanan kementerian/lembaga lain. Enam unit penyelenggara pelayanan dari enam kementerian/lembaga berhasil meraih kategori A atau Pelayanan Prima. Sementara, 15 unit layanan kementerian/lembaga mendapat nilai B. Penilaian dilakukan berdasarkan enam unsur yaitu kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, sarana prasarana, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi dan pengaduan, serta inovasi.

Raihan pada 2020 merupakan peningkatan bagi Perpusnas. Pada 2018 dan 2019, dalam hasil evaluasi pelayanan publik, Perpusnas melalui Pusat Jasa Informasi Perpustakaan dan Pengelolaan Naskah Nusantara meraih predikat “Baik”. [USU]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories