Manchester City Vs Chelsea, Pesta Gol Terulang?

Chelsea akan berhadapan dengan Manchester City di babak semifinal Piala FA 2020/2021. Duel kedua tim akan berlangsung di Wembley Stadium nanti malam WIB.

Laga ini diprediksi akan berlangsung ketat. Sebab, Chelsea maupun City sejatinya sedang sama-sama dalam kondisi on fire, usai memastikan diri lolos ke semifinal Liga Champions 20/21.

Pada leg kedua perempat final, The Citizens, julukan Manchester City, berhasil mengalahkan Borussia Dortmund dengan skor 1-2 (agregat 2-4). Sementara The Blues, julukan Chelsea, kalah 0-1 dari Porto namun mereka tetap unggul gol agregat 2-1.

Secara statistik pertemuan terakhir, Manchester City lebih unggul dari Chelsea. Kedua tim sempat saling mengalahkan di dua partai terakhir. Namun, City mampu mencatatkan empat kemenangan, sedangkan Chelsea cuma sekali dalam lima bentrok terakhir.

Bahkan pada musim 2018/19 lalu, City sempat membantai Chelsea hingga setengah lusin gol tanpa balas di Liga Inggris. Sebuah hasil yang bakal sangat sulit dilupakan para pendukung kedua kesebelasan sampai saat ini.

Namun itu terjadi dua tahun silam, kini Chelsea bersama pelatih anyar Thomas Tuchel mengalami peningkatan permainan cukup signifikan. Total dari 18 pertandingan sejak dilatih Tuchel, Jorginho dan kolega berhasil meraih 12 kemenangan di semua ajang. Kedua raksasa Inggris itu akan saling sikut demi satu tempat di partai final.

Chelsea saat ini berada di peringkat kelima klasemen Premier League Inggris. Meski demikian, pasukan The Blues sedang berada di performa yang baik, karena baru lolos ke semifinal Liga Champions.

Hal serupa juga dialami Manchester City yang baru memastikan diri melenggang ke babak empat besar Liga Champions. Ini membuat kedua tim sama-sama sedang berada di atas angin.

Dalam laporan Sportskeeda, Chelsea masih unggul dalam urusan head to head dengan Manchester City. The Blues, julukan Chelsea, mencatat 68 kemenangan dari 168 pertemuan kedua kubu. Sementara City hanya mengemas 59 kemenangan.

Pertandingan terakhir kedua tim sudah terjadi awal tahun ini. City keluar sebagai juara dengan skor 3-1. Ini akan menjadi momen balas dendam yang tepat bagi Chelsea.

Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, diprediksi akan mengandalkan peran N’Golo Kante sebagai jenderal lapangan tengah. Hanya Mateo Kovacic yang dikabarkan cedera, sehingga Tuchel punya banyak pilihan pemain.

Hal serupa juga dialami City. Pep Guardiola bisa mengutak-atik formasi dengan leluasa karena hanya Sergio Aguero yang diragukan tampil. Guardiola bisa menurunkan pemain andalannya seperti Kevin De Bruyne, Raheem Sterling, dan Gabriel Jesus untuk mengacak-acak pertahanan Chelsea.

Skuad Chelsea musim ini terbilang penuh pemain bintang. Namun ada satu nama yang cukup bersinar sejak klub dilatih Thomas Tuchel, yakni Christian Pulisic.

Meski bermain sedikit ke dalam, namun pergerakan Pulisic sebagai gelandang serang ternyata jauh lebih agresif dan berbahaya. [JON/NET]

]]> Chelsea akan berhadapan dengan Manchester City di babak semifinal Piala FA 2020/2021. Duel kedua tim akan berlangsung di Wembley Stadium nanti malam WIB.

Laga ini diprediksi akan berlangsung ketat. Sebab, Chelsea maupun City sejatinya sedang sama-sama dalam kondisi on fire, usai memastikan diri lolos ke semifinal Liga Champions 20/21.

Pada leg kedua perempat final, The Citizens, julukan Manchester City, berhasil mengalahkan Borussia Dortmund dengan skor 1-2 (agregat 2-4). Sementara The Blues, julukan Chelsea, kalah 0-1 dari Porto namun mereka tetap unggul gol agregat 2-1.

Secara statistik pertemuan terakhir, Manchester City lebih unggul dari Chelsea. Kedua tim sempat saling mengalahkan di dua partai terakhir. Namun, City mampu mencatatkan empat kemenangan, sedangkan Chelsea cuma sekali dalam lima bentrok terakhir.

Bahkan pada musim 2018/19 lalu, City sempat membantai Chelsea hingga setengah lusin gol tanpa balas di Liga Inggris. Sebuah hasil yang bakal sangat sulit dilupakan para pendukung kedua kesebelasan sampai saat ini.

Namun itu terjadi dua tahun silam, kini Chelsea bersama pelatih anyar Thomas Tuchel mengalami peningkatan permainan cukup signifikan. Total dari 18 pertandingan sejak dilatih Tuchel, Jorginho dan kolega berhasil meraih 12 kemenangan di semua ajang. Kedua raksasa Inggris itu akan saling sikut demi satu tempat di partai final.

Chelsea saat ini berada di peringkat kelima klasemen Premier League Inggris. Meski demikian, pasukan The Blues sedang berada di performa yang baik, karena baru lolos ke semifinal Liga Champions.

Hal serupa juga dialami Manchester City yang baru memastikan diri melenggang ke babak empat besar Liga Champions. Ini membuat kedua tim sama-sama sedang berada di atas angin.

Dalam laporan Sportskeeda, Chelsea masih unggul dalam urusan head to head dengan Manchester City. The Blues, julukan Chelsea, mencatat 68 kemenangan dari 168 pertemuan kedua kubu. Sementara City hanya mengemas 59 kemenangan.

Pertandingan terakhir kedua tim sudah terjadi awal tahun ini. City keluar sebagai juara dengan skor 3-1. Ini akan menjadi momen balas dendam yang tepat bagi Chelsea.

Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, diprediksi akan mengandalkan peran N’Golo Kante sebagai jenderal lapangan tengah. Hanya Mateo Kovacic yang dikabarkan cedera, sehingga Tuchel punya banyak pilihan pemain.

Hal serupa juga dialami City. Pep Guardiola bisa mengutak-atik formasi dengan leluasa karena hanya Sergio Aguero yang diragukan tampil. Guardiola bisa menurunkan pemain andalannya seperti Kevin De Bruyne, Raheem Sterling, dan Gabriel Jesus untuk mengacak-acak pertahanan Chelsea.

Skuad Chelsea musim ini terbilang penuh pemain bintang. Namun ada satu nama yang cukup bersinar sejak klub dilatih Thomas Tuchel, yakni Christian Pulisic.

Meski bermain sedikit ke dalam, namun pergerakan Pulisic sebagai gelandang serang ternyata jauh lebih agresif dan berbahaya. [JON/NET]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories