Liga Italia Inter Milan Vs Juventus, Nyonya Tua Pincang

Inter Milan dijadwalkan duel melawan Juventus pada ajang Supercoppa Italiana 2021 di Stadio Giuseppe Meazza/San Siro, Kamis (13/1) dini hari nanti. Inter lebih diunggulkan, karena Nyonya Tua sedang pincang.

Meski demikian, laga ini diprediksi bakal berjalan sengit karena kedua tim sama-sama menyandang status klub kuat. Selain itu, duel akan menjadi pertarungan adu gengsi.

Inter adalah juara Serie A 2020/21, sedangkan Juventus juara Coppa Italia 2020/21. Juventus merupakan juara Supercoppa edisi sebelumnya, mereka mengalahkan Napoli 2-0 ketika masih dilatih Andrea Pirlo.

Selain itu, Juventus adalah pemegang gelar terbanyak di ajang ini, yakni 9 gelar. Hanya saja, di laga nanti Juventus akan turun dengan skuad yang cukup compang-camping.

Federico Chiesa, yang mengalami cedera lutut parah saat menang 4-3 atas AS Roma di Serie A akhir pekan kemarin, menjadi kehilangan terbesar.

Pelatih Massimiliano Allegri juga tak bisa memainkan Matthijs de Ligt dan Juan Cuadrado. De Ligt mendapatkan kartu merah saat melawan Roma, sementara Cuadrado harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.

Sementara, situasi di kubu Inter jauh lebih baik. Pelatih Simone Inzaghi bisa meramu komposisi terbaiknya. Kemenangan 2-1 atas Lazio juga memberi suntikan kepercayaan diri untuk menghadapi Bianconeri.

Pemain Juventus, Mattia De Sciglio meminta seluruh anggota tim bermain seperti saat menaklukkan AS Roma sehingga bisa menang dari Inter. Saat itu Bianconeri menang 4-3 di Stadio Olimpico, Roma, Senin (10/1), walau sempat kebobolan lebih dulu pada menit ke-11 akibat aksi dari Tammy Abraham.

Tim asuhan Massimiliano Allegri bisa menyamakan kedudukan dengan gol dari Paulo Dybala. Selepas jeda, Henrikh Mkhitaryan dan Lorenzo Pellegrini membuat Juve ketinggalan 2 gol.

Tapi, Juve bisa bangkit lagi dengan membalas 3 gol. Manuel Locatelli, Dejan Kulusevski, dan Mattia De Sciglio yang menyumbang gol untuk Juve dalam rentang 7 menit. Aksi Wojciech Szczesny menyelamatkan Juve dari hasil imbang dengan menepis pealti pada menit ke-83.

Juve bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-81. Matthijs De Ligt mendapat kartu merah pada menit ke-81 karena handball di dalam kotak penalti.

“Semangat seperti saat menang dari AS Roma adalah yang kami butuhkan saat ini. Mereka adalah lawan yang hebat, dan kemenangan menjadi milik kami walau ada beberapa pemain yang absen,” kata De Sciglio seperti dilansir Football Italia, kemarin.

Inter dan Juventus sudah bertemu sekali di Serie A musim ini. Pada pekan ke-9 di San Siro, mereka bermain imbang 1-1. Waktu itu, gol Edin Dzeko untuk Inter menit 17 dibalas oleh penalti Paulo Dybala menit 89. [DNU]

]]> Inter Milan dijadwalkan duel melawan Juventus pada ajang Supercoppa Italiana 2021 di Stadio Giuseppe Meazza/San Siro, Kamis (13/1) dini hari nanti. Inter lebih diunggulkan, karena Nyonya Tua sedang pincang.

Meski demikian, laga ini diprediksi bakal berjalan sengit karena kedua tim sama-sama menyandang status klub kuat. Selain itu, duel akan menjadi pertarungan adu gengsi.

Inter adalah juara Serie A 2020/21, sedangkan Juventus juara Coppa Italia 2020/21. Juventus merupakan juara Supercoppa edisi sebelumnya, mereka mengalahkan Napoli 2-0 ketika masih dilatih Andrea Pirlo.

Selain itu, Juventus adalah pemegang gelar terbanyak di ajang ini, yakni 9 gelar. Hanya saja, di laga nanti Juventus akan turun dengan skuad yang cukup compang-camping.

Federico Chiesa, yang mengalami cedera lutut parah saat menang 4-3 atas AS Roma di Serie A akhir pekan kemarin, menjadi kehilangan terbesar.

Pelatih Massimiliano Allegri juga tak bisa memainkan Matthijs de Ligt dan Juan Cuadrado. De Ligt mendapatkan kartu merah saat melawan Roma, sementara Cuadrado harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.

Sementara, situasi di kubu Inter jauh lebih baik. Pelatih Simone Inzaghi bisa meramu komposisi terbaiknya. Kemenangan 2-1 atas Lazio juga memberi suntikan kepercayaan diri untuk menghadapi Bianconeri.

Pemain Juventus, Mattia De Sciglio meminta seluruh anggota tim bermain seperti saat menaklukkan AS Roma sehingga bisa menang dari Inter. Saat itu Bianconeri menang 4-3 di Stadio Olimpico, Roma, Senin (10/1), walau sempat kebobolan lebih dulu pada menit ke-11 akibat aksi dari Tammy Abraham.

Tim asuhan Massimiliano Allegri bisa menyamakan kedudukan dengan gol dari Paulo Dybala. Selepas jeda, Henrikh Mkhitaryan dan Lorenzo Pellegrini membuat Juve ketinggalan 2 gol.

Tapi, Juve bisa bangkit lagi dengan membalas 3 gol. Manuel Locatelli, Dejan Kulusevski, dan Mattia De Sciglio yang menyumbang gol untuk Juve dalam rentang 7 menit. Aksi Wojciech Szczesny menyelamatkan Juve dari hasil imbang dengan menepis pealti pada menit ke-83.

Juve bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-81. Matthijs De Ligt mendapat kartu merah pada menit ke-81 karena handball di dalam kotak penalti.

“Semangat seperti saat menang dari AS Roma adalah yang kami butuhkan saat ini. Mereka adalah lawan yang hebat, dan kemenangan menjadi milik kami walau ada beberapa pemain yang absen,” kata De Sciglio seperti dilansir Football Italia, kemarin.

Inter dan Juventus sudah bertemu sekali di Serie A musim ini. Pada pekan ke-9 di San Siro, mereka bermain imbang 1-1. Waktu itu, gol Edin Dzeko untuk Inter menit 17 dibalas oleh penalti Paulo Dybala menit 89. [DNU]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories