Liga Champions Juventus Vs Napoli, Pertaruhan Pirlo

Jabatan Andrea Pirlo bakal jadi taruhan saat Juventus duel melawan Napoli pada laga lanjutan Serie A pekan ke-30 di Allianz Stadium, Rabu (7/4) besok malam. Jika kalah, Pirlo harus siap didepak dari Juve.

Seperti dilansir Football Italia, kemarin, saat ini manajemen Juve tengah kecewa dengan kepemimpinan Pirlo. Eks punggawa itu dianggap gagal mengangkat pamor Cristiano Ronaldo Cs musim ini.

Sebab, selain gagal merebut trofi Liga Champions dan Scudetto Serie A, Juve kini terancam gagal finish di empat besar. Media bahkan menyebut, manajamen Juve telah mengantongi sejumlah nama calon pengganti Pirlo. Salah satunya adalah pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, yang masuk dalam daftar prioritas.

Kemarahan terhadap Pirlo ini tak lepas dari kegagalan Juve merebut angka penuh dari Torino akhir pekan lalu. Mereka hanya sukses merebut satu angka dari hasil imbang 2-2. Posisi Juve di posisi empat besar pun jadi terjepit. Mereka bahkan terancam keluar dari zona empat besar andai kalah dari Napoli.

Sebab, Napoli sejauh ini mengantongi nilai sama dengan Juventus dan menempati posisi kelima, alias satu tingkat di bawah Bianconeri. Kemenangan pun jadi harga mati bagi Juve bila tak ingin terlempar keluar dari zona perebutan tiket ke Liga Champions.

Namun demikian, jika menilik rekor pertemuan kedua tim, Juve masih punya harapan menang. Dari lima pertemuan, Juventus maupun Napoli sama- sama mengoleksi dua kemenangan.

Satu laga lainnya berakhir dengan skor sama kuat alias imbang. Pirlo mengakui, gaya bermain Juventus belakangan sangat buruk. Selain mudah diprediksi tim lawan, anak asuhnya kerap melakukan kesalahan.

“Anak-anak juga masih terlalu banyak melakukan umpan horizontal. Ini yang membuat kami dapat diprediksi,” kata Pirlo usai laga melawan Torino akhir pekan lalu seperti dikutip dari Football Italia, kemarin.

Dia menilai, hasil imbang 2-2 saat melawan Torino di Derby della Mole adalah momen baik untuk belajar. Terutama soal menjaga konsentrasi untuk tidak kehilangan bola. Apalagi ketika bertemu tim sekelas Napoli yang notabene tim papan atas.

“Kehilangan bola tentu saja punya dampak yang sangat fatal. Bisa berujung gol, dan sulitnya menembus benteng pertahanan lawan,” tuturnya.

Ditanya tetang apa yang akan dilakukan jelang laga melawan Napoli, Pirlo menjawab, timnya masih harus kerja ekstra keras untuk memperbaiki performa. Dia bahkan optimis timnya bakal menuai hasil positif di laga tersebut. “Kami hanya perlu merubah permainan agar tak lagi dibaca lawan,” katanya.

Di tempat berbeda, bek Kiri Juventus, Giorgio Chiellini mengakui Juventus harus fokus untuk finish empat besar. Timnya harus menang dari Napoli.

“Kami harus tetap bersatu dan berbicara sesedikit mung- kin. Mari hindari proklamasi, alih-alih bekerja hari demi hari, mengetahui bahwa kita memiliki pertandingan yang sangat penting yang akan datang pada Kamis,” katanya.

Akan tetapi, memetik kemenangan dari Napoli bukan perkara mudah. Apalagi di saat seperti sekarang tim asuhan Geranno Gattuso baru saja melanjutkan rekor kemenangan beruntun yang ke-4 usai membungkam Crotone dengan skor tipis 4-3. Catatan 62 gol mereka bahkan tercatat sebagai terbanyak ketiga setelah Atalanta dan Inter. [DNU]

]]> Jabatan Andrea Pirlo bakal jadi taruhan saat Juventus duel melawan Napoli pada laga lanjutan Serie A pekan ke-30 di Allianz Stadium, Rabu (7/4) besok malam. Jika kalah, Pirlo harus siap didepak dari Juve.

Seperti dilansir Football Italia, kemarin, saat ini manajemen Juve tengah kecewa dengan kepemimpinan Pirlo. Eks punggawa itu dianggap gagal mengangkat pamor Cristiano Ronaldo Cs musim ini.

Sebab, selain gagal merebut trofi Liga Champions dan Scudetto Serie A, Juve kini terancam gagal finish di empat besar. Media bahkan menyebut, manajamen Juve telah mengantongi sejumlah nama calon pengganti Pirlo. Salah satunya adalah pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, yang masuk dalam daftar prioritas.

Kemarahan terhadap Pirlo ini tak lepas dari kegagalan Juve merebut angka penuh dari Torino akhir pekan lalu. Mereka hanya sukses merebut satu angka dari hasil imbang 2-2. Posisi Juve di posisi empat besar pun jadi terjepit. Mereka bahkan terancam keluar dari zona empat besar andai kalah dari Napoli.

Sebab, Napoli sejauh ini mengantongi nilai sama dengan Juventus dan menempati posisi kelima, alias satu tingkat di bawah Bianconeri. Kemenangan pun jadi harga mati bagi Juve bila tak ingin terlempar keluar dari zona perebutan tiket ke Liga Champions.

Namun demikian, jika menilik rekor pertemuan kedua tim, Juve masih punya harapan menang. Dari lima pertemuan, Juventus maupun Napoli sama- sama mengoleksi dua kemenangan.

Satu laga lainnya berakhir dengan skor sama kuat alias imbang. Pirlo mengakui, gaya bermain Juventus belakangan sangat buruk. Selain mudah diprediksi tim lawan, anak asuhnya kerap melakukan kesalahan.

“Anak-anak juga masih terlalu banyak melakukan umpan horizontal. Ini yang membuat kami dapat diprediksi,” kata Pirlo usai laga melawan Torino akhir pekan lalu seperti dikutip dari Football Italia, kemarin.

Dia menilai, hasil imbang 2-2 saat melawan Torino di Derby della Mole adalah momen baik untuk belajar. Terutama soal menjaga konsentrasi untuk tidak kehilangan bola. Apalagi ketika bertemu tim sekelas Napoli yang notabene tim papan atas.

“Kehilangan bola tentu saja punya dampak yang sangat fatal. Bisa berujung gol, dan sulitnya menembus benteng pertahanan lawan,” tuturnya.

Ditanya tetang apa yang akan dilakukan jelang laga melawan Napoli, Pirlo menjawab, timnya masih harus kerja ekstra keras untuk memperbaiki performa. Dia bahkan optimis timnya bakal menuai hasil positif di laga tersebut. “Kami hanya perlu merubah permainan agar tak lagi dibaca lawan,” katanya.

Di tempat berbeda, bek Kiri Juventus, Giorgio Chiellini mengakui Juventus harus fokus untuk finish empat besar. Timnya harus menang dari Napoli.

“Kami harus tetap bersatu dan berbicara sesedikit mung- kin. Mari hindari proklamasi, alih-alih bekerja hari demi hari, mengetahui bahwa kita memiliki pertandingan yang sangat penting yang akan datang pada Kamis,” katanya.

Akan tetapi, memetik kemenangan dari Napoli bukan perkara mudah. Apalagi di saat seperti sekarang tim asuhan Geranno Gattuso baru saja melanjutkan rekor kemenangan beruntun yang ke-4 usai membungkam Crotone dengan skor tipis 4-3. Catatan 62 gol mereka bahkan tercatat sebagai terbanyak ketiga setelah Atalanta dan Inter. [DNU]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories