Liga Champions Bayern Muenchen Vs Lazio, Duel Babak Belur

Leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Bayern Muenchen Vs Lazio digelar di Allianz Arena, Kamis (18/3) dini hari nanti. Tim tamu Lazio wajib menang empat gol tanpa balas untuk bisa lolos ke semifinal.

Kemenangan 4-0 itu wajib diraih Lazio karena di leg pertama, yang merupakan pertemuan perdana kedua tim, mereka dihajar Muenchen4-1 di Stadio Olimpico, Italia.

Keempat gol itu dicetak Robert Lewandowski menit 9, Jamal Musiala menit 24, Leroy Sane menit 42 dan Francesco Acerbi (bunuh diri) menit 47. Sedangkan gol tunggal Lazio dikemas Joaquin Correa di menit 49.

Bagi Lazio, meraih kemenangan dengan skor sebesar itu adalah tugas yang mustahil. Tidak heran, laga tersebut bisa disebut duel babak belur. Apalagi tugas itu harus mereka selesaikan di kandang Munchen, di mana mereka tampil buruk di dua laga terakhir di pentas domestik Serie A, usai kalah dari Munchen.

Pertama, pasukan Simone Inzaghi dipecundangi Bologna 0-2, dan kedua kalah 1-3 dari Juventus. Namun, Lazio akhirnya bangkit akhir pekan kemarin, di mana gol-gol Sergej Milinkovic-Savic, Luis Alberto dan Felipe Caicedo membawa mereka menjinakkan Crotone 3-2.

Kontras dengan Lazio, setelah leg pertama, Bayern meraih tiga kemenangan beruntun dengan skor meyakinkan. Anak-anak asuh Hansi Flick membungkam FC Koln 5-1, Borussia Dortmund 4-2, dan Werder Bremen 3-1 di Bundesliga.

Gol-gol Leon Goretzka, Serge Gnabry dan Robert Lewandowski ke gawang Werder Bremen akhir pekan kemarin sepertinya bisa dianggap sebagai sinyal bahaya buat Lazio.

Pelatih Bayern Muenchen Hansi Flick bahkan berani memberi jaminan timnya bakal kembali menang atas Lazio. Menurutnya, kemenangan tersebut sudah menjadi rutinitas bagi klub besutannya usai tiga kali menang secara beruntun di pentas domestik.

“Di mata ku persaingan di domestik dan Eropa sama-sama ketat. Tapi, berkat formula dan konsistennya permainan, kami akan mampu menempatkan posisi yang bagus untuk membuat lawan kembali tertekan,” kata Flick seperti dikutip dari laman resmi klub, kemarin.

Di kubu Lazio, pelatih Simone Inzaghi tetap optimis timnya akan membalikkan keadaan meski hal itu mustahil dapat dilakukan. Sebab, selain Muenchenmemiliki rekor cukup bagus, Lazio tidak dalam kondisi terbaik.

“Untuk bisa menang di kandang Muenchenkami butuh keajaiban. Tapi dalam sepak bola apa pun bisa terjadi. Karena itu kami tetap akan tampil penuh semangat agar bisa mendapat hasil positif,” ujar Inzaghi seperti dikutip dari laman resmi klub. [DNU]

]]> Leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Bayern Muenchen Vs Lazio digelar di Allianz Arena, Kamis (18/3) dini hari nanti. Tim tamu Lazio wajib menang empat gol tanpa balas untuk bisa lolos ke semifinal.

Kemenangan 4-0 itu wajib diraih Lazio karena di leg pertama, yang merupakan pertemuan perdana kedua tim, mereka dihajar Muenchen4-1 di Stadio Olimpico, Italia.

Keempat gol itu dicetak Robert Lewandowski menit 9, Jamal Musiala menit 24, Leroy Sane menit 42 dan Francesco Acerbi (bunuh diri) menit 47. Sedangkan gol tunggal Lazio dikemas Joaquin Correa di menit 49.

Bagi Lazio, meraih kemenangan dengan skor sebesar itu adalah tugas yang mustahil. Tidak heran, laga tersebut bisa disebut duel babak belur. Apalagi tugas itu harus mereka selesaikan di kandang Munchen, di mana mereka tampil buruk di dua laga terakhir di pentas domestik Serie A, usai kalah dari Munchen.

Pertama, pasukan Simone Inzaghi dipecundangi Bologna 0-2, dan kedua kalah 1-3 dari Juventus. Namun, Lazio akhirnya bangkit akhir pekan kemarin, di mana gol-gol Sergej Milinkovic-Savic, Luis Alberto dan Felipe Caicedo membawa mereka menjinakkan Crotone 3-2.

Kontras dengan Lazio, setelah leg pertama, Bayern meraih tiga kemenangan beruntun dengan skor meyakinkan. Anak-anak asuh Hansi Flick membungkam FC Koln 5-1, Borussia Dortmund 4-2, dan Werder Bremen 3-1 di Bundesliga.

Gol-gol Leon Goretzka, Serge Gnabry dan Robert Lewandowski ke gawang Werder Bremen akhir pekan kemarin sepertinya bisa dianggap sebagai sinyal bahaya buat Lazio.

Pelatih Bayern Muenchen Hansi Flick bahkan berani memberi jaminan timnya bakal kembali menang atas Lazio. Menurutnya, kemenangan tersebut sudah menjadi rutinitas bagi klub besutannya usai tiga kali menang secara beruntun di pentas domestik.

“Di mata ku persaingan di domestik dan Eropa sama-sama ketat. Tapi, berkat formula dan konsistennya permainan, kami akan mampu menempatkan posisi yang bagus untuk membuat lawan kembali tertekan,” kata Flick seperti dikutip dari laman resmi klub, kemarin.

Di kubu Lazio, pelatih Simone Inzaghi tetap optimis timnya akan membalikkan keadaan meski hal itu mustahil dapat dilakukan. Sebab, selain Muenchenmemiliki rekor cukup bagus, Lazio tidak dalam kondisi terbaik.

“Untuk bisa menang di kandang Muenchenkami butuh keajaiban. Tapi dalam sepak bola apa pun bisa terjadi. Karena itu kami tetap akan tampil penuh semangat agar bisa mendapat hasil positif,” ujar Inzaghi seperti dikutip dari laman resmi klub. [DNU]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories