Liga Champions Barcelona Vs Benfica, Saatnya Blaugrana Muda Beraksi

Barcelona akan bertandang ke kandang Benfica pada laga fase Grup E Liga Champions di Estadio da Luz, Kamis (30/9) dini hari nanti. Bagi El Barca, laga ini momen kebangkitan kepercayaan diri, setelah keok di laga pembuka oleh Bayern Munchen 0-3 di Camp Nou.

Kemenangan atas tuan rumah Benfica juga bakal jadi modal penting bagi mereka seiring rentetan hasil buruk yang mereka raih di liga domestik. Sebab, raksasa Spanyol itu baru saja meraih hasil imbang saat melawan Granada dan Cadiz, yang kemudian dibalas dengan menghajar Levante 3-0 pada akhir pekan kemarin.

Kemenangan di laga terakhir tersebut jelas menambah kepercayaan diri pasukan Ronald Koeman sebelum berkunjung ke markas Benfica. Untuk lawan mereka, Benfica menang 1-0 atas tuan rumah Vitoria Guimaraes pada akhir pekan kemarin.

Kemenangan itu semakin mempertegas posisi Benfica di puncak klasemen Primeira Liga. Benfica belum pernah menelan kekalahan saat bermain di kandang musim ini. Pasukan Jorge Jesus bakal jadi lawan yang tidak muda bagi Barcelona.

Seperti dilansir The Marca, saat tandang ke Lisbon, Ronald Koeman akan kembali mengandalkan para pemain mudanya di pertandingan nanti. Nama-nama seperti Oscar Mingueza, Eric Garcia, maupun Pablo Gavi menjadi andalan kala melawan Levante kemarin.

Menariknya, ketiganya hanya setengah dari total 6 pemain didikan La Masia, akademi sepak bola Barcelona, di laga kemarin. Selain ketiganya, ada juga Gerard Pique, Sergio Busquets, dan Nico Gonzalez yang juga bermain sejak menit pertama.

Kemudian 3 pemain La Masia berikutnya masuk sebagai pemain pengganti, yakni Ansu Fati, Riqui Puig dan Ronald Araujo. Dari 9 nama tersebut, Gavi dan Gonzalez masih terdaftar sebagai pemain Barcelona B.

Bagaimana peluang para pemain lulusan akademi tersebut bermain melawan Benfica? Terutama para pemain muda lantaran Pique dan Busquets sudah dipastikan mendapatkan 1 tempat di tim inti. Asisten Koeman, Alfred Schreuder, menyatakan, ada kans besar bagi mereka untuk merasakan bermain di UCL.

“Jika memang para pemain muda tersebut bisa bermain bagus, mereka bisa terus bermain. Musim lalu kita sudah melihat konsistensi itu dalam diri Ilaix Moriba (kini dilepas ke RB Leipzig). Saya pikir para pemain tersebut adalah masa depan Barcelona,” ungkap Schreuder.

Namun demikian, Benfica tentu tak akan menyerahkan tiga poin begitu saja pada Barcelona. Mereka juga butuh kemenangan setelah di matchday 1 hanya meraih 1 poin dari Dynamo Kiev. Kondisi tim asuhan Jorge Jesus juga sedang bagus setelah meraih kemenangan atas Vitoria de Guimaraes di Liga Portugal akhir pekan kemarin.

Hebatnya, musim ini Benfica belum tersentuh kekalahan baik di kompetisi domestik maupun Liga Champions. Dari 12 laga resmi yang telah dijalani, Benfica sanggup meraih 10 kemenangan dan 2 imbang. Ini menjadi modal bagus menghadapi skuad muda Barca di laga nanti. [DNU]

]]> Barcelona akan bertandang ke kandang Benfica pada laga fase Grup E Liga Champions di Estadio da Luz, Kamis (30/9) dini hari nanti. Bagi El Barca, laga ini momen kebangkitan kepercayaan diri, setelah keok di laga pembuka oleh Bayern Munchen 0-3 di Camp Nou.

Kemenangan atas tuan rumah Benfica juga bakal jadi modal penting bagi mereka seiring rentetan hasil buruk yang mereka raih di liga domestik. Sebab, raksasa Spanyol itu baru saja meraih hasil imbang saat melawan Granada dan Cadiz, yang kemudian dibalas dengan menghajar Levante 3-0 pada akhir pekan kemarin.

Kemenangan di laga terakhir tersebut jelas menambah kepercayaan diri pasukan Ronald Koeman sebelum berkunjung ke markas Benfica. Untuk lawan mereka, Benfica menang 1-0 atas tuan rumah Vitoria Guimaraes pada akhir pekan kemarin.

Kemenangan itu semakin mempertegas posisi Benfica di puncak klasemen Primeira Liga. Benfica belum pernah menelan kekalahan saat bermain di kandang musim ini. Pasukan Jorge Jesus bakal jadi lawan yang tidak muda bagi Barcelona.

Seperti dilansir The Marca, saat tandang ke Lisbon, Ronald Koeman akan kembali mengandalkan para pemain mudanya di pertandingan nanti. Nama-nama seperti Oscar Mingueza, Eric Garcia, maupun Pablo Gavi menjadi andalan kala melawan Levante kemarin.

Menariknya, ketiganya hanya setengah dari total 6 pemain didikan La Masia, akademi sepak bola Barcelona, di laga kemarin. Selain ketiganya, ada juga Gerard Pique, Sergio Busquets, dan Nico Gonzalez yang juga bermain sejak menit pertama.

Kemudian 3 pemain La Masia berikutnya masuk sebagai pemain pengganti, yakni Ansu Fati, Riqui Puig dan Ronald Araujo. Dari 9 nama tersebut, Gavi dan Gonzalez masih terdaftar sebagai pemain Barcelona B.

Bagaimana peluang para pemain lulusan akademi tersebut bermain melawan Benfica? Terutama para pemain muda lantaran Pique dan Busquets sudah dipastikan mendapatkan 1 tempat di tim inti. Asisten Koeman, Alfred Schreuder, menyatakan, ada kans besar bagi mereka untuk merasakan bermain di UCL.

“Jika memang para pemain muda tersebut bisa bermain bagus, mereka bisa terus bermain. Musim lalu kita sudah melihat konsistensi itu dalam diri Ilaix Moriba (kini dilepas ke RB Leipzig). Saya pikir para pemain tersebut adalah masa depan Barcelona,” ungkap Schreuder.

Namun demikian, Benfica tentu tak akan menyerahkan tiga poin begitu saja pada Barcelona. Mereka juga butuh kemenangan setelah di matchday 1 hanya meraih 1 poin dari Dynamo Kiev. Kondisi tim asuhan Jorge Jesus juga sedang bagus setelah meraih kemenangan atas Vitoria de Guimaraes di Liga Portugal akhir pekan kemarin.

Hebatnya, musim ini Benfica belum tersentuh kekalahan baik di kompetisi domestik maupun Liga Champions. Dari 12 laga resmi yang telah dijalani, Benfica sanggup meraih 10 kemenangan dan 2 imbang. Ini menjadi modal bagus menghadapi skuad muda Barca di laga nanti. [DNU]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories