Liga 1 Indonesia Kebobolan Di Menit Akhir, Laskar Cisadane Menyerah 0-2 Lawan Persik Kediri

Persita Tangerang kembali menelan pil pahit pada pekan ke-15 Liga 1 Indonesia. Laskar Cisadane keok dihajar Persik Kediri dengan skor 0-2 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Jumat (3/12) sore WIB.

Di laga ini, Persita harus bermain 10 orang saat Herwin Tri Saputra harus diganjar kartu merah langsung karena menjatuhan pemain Persik tepat di luar kotak penalti.

Gol Persik Kediri tercipta di menit akhir. Tepatnya lima menit sebelum bubaran. Pencetak golnya adalah Muhammad Ridwan pada menit ke-83 dan Youssef Ezzejjari  menit ke-85.

Menanggapi hasil buruk di pertandingan hari ini, Widodo Cahyono Putro, Pelatih Kepala Persita mengaku kecewa.

Tapi ia berharap juga skuadnya tidak putus asa dan segera reorganisasi untuk pertandingan berikutnya.

“Terima kasih juga pemain. Meskipun kita kalah, tapi pemain sudah bekerja keras. Hasil ini memang sangat mengecewakan bagi kami. Tapi inilah sepak bola, kita harus terus. Jangan sampai putus asa dan terus memperbaiki diri untuk pertandingan berikutnya,” ujar Widodo usai pertandingan. 

Widodo tak menampik, bermain dengan 10 orang pemain sangat mempengaruhi permainan Persita. Karena sebelumnya pun di pekan kedua, Persita pernah memenangkan pertandingan dengan hanya 10 pemain di lapangan.

“Pasti lah. Kalau kita kurang satu orang ya pasti ya. Tapi kami berusaha terus supaya dengan 10 pemain. Juga waktu kami lawan Persela bisa memenangkan pertandingan. Tapi kondisi dan situasinya mungkin sekarang sudah berbeda. Jadi bagaimana konsolidasi lagi ke dalam tim kami. Supaya foul-foul yang merugikan ini bisa kita hindari,” tambahnya lagi.

Ke depan, Widodo hanya berharap timnya bisa mengevaluasi lebih menyeluruh lagi untuk persiapan pertandingan berikutnya.

“Ya kami tetap berusaha terus ya di dalam mempersiapkan tim ini. Tapi kita juga tidak tahu bahwa hasilnya akan seperti ini. Apa yang mesti kita perbaiki nanti, apa yang mesti kita harus lakukan di dalam latihan untuk evaluasi nanti kita harus lakukan. Kita mungkin nanti konsolidasi terhadap pemain, apa sih kendala apa yang harus kita pecahkan untuk pertandingan berikutnya.”

Sementara itu, Agung Prasetyo, perwakilan pemain Persita menyebut siap mengevaluasi apa-apa saja kekurangan skuadnya untuk pertandingan pekan depan.

“Yang pertama saya ucapkan selamat untuk Kediri. Kami kalah. Tapi yang jelas, dengan kekalahan ini kami akan memperbaiki apa yang kurang, apa yang salah di pertandingan tadi. Mudah-mudahan ke depannya kami akan lebih baik lagi.” [IPL]

]]> Persita Tangerang kembali menelan pil pahit pada pekan ke-15 Liga 1 Indonesia. Laskar Cisadane keok dihajar Persik Kediri dengan skor 0-2 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Jumat (3/12) sore WIB.

Di laga ini, Persita harus bermain 10 orang saat Herwin Tri Saputra harus diganjar kartu merah langsung karena menjatuhan pemain Persik tepat di luar kotak penalti.

Gol Persik Kediri tercipta di menit akhir. Tepatnya lima menit sebelum bubaran. Pencetak golnya adalah Muhammad Ridwan pada menit ke-83 dan Youssef Ezzejjari  menit ke-85.

Menanggapi hasil buruk di pertandingan hari ini, Widodo Cahyono Putro, Pelatih Kepala Persita mengaku kecewa.

Tapi ia berharap juga skuadnya tidak putus asa dan segera reorganisasi untuk pertandingan berikutnya.

“Terima kasih juga pemain. Meskipun kita kalah, tapi pemain sudah bekerja keras. Hasil ini memang sangat mengecewakan bagi kami. Tapi inilah sepak bola, kita harus terus. Jangan sampai putus asa dan terus memperbaiki diri untuk pertandingan berikutnya,” ujar Widodo usai pertandingan. 

Widodo tak menampik, bermain dengan 10 orang pemain sangat mempengaruhi permainan Persita. Karena sebelumnya pun di pekan kedua, Persita pernah memenangkan pertandingan dengan hanya 10 pemain di lapangan.

“Pasti lah. Kalau kita kurang satu orang ya pasti ya. Tapi kami berusaha terus supaya dengan 10 pemain. Juga waktu kami lawan Persela bisa memenangkan pertandingan. Tapi kondisi dan situasinya mungkin sekarang sudah berbeda. Jadi bagaimana konsolidasi lagi ke dalam tim kami. Supaya foul-foul yang merugikan ini bisa kita hindari,” tambahnya lagi.

Ke depan, Widodo hanya berharap timnya bisa mengevaluasi lebih menyeluruh lagi untuk persiapan pertandingan berikutnya.

“Ya kami tetap berusaha terus ya di dalam mempersiapkan tim ini. Tapi kita juga tidak tahu bahwa hasilnya akan seperti ini. Apa yang mesti kita perbaiki nanti, apa yang mesti kita harus lakukan di dalam latihan untuk evaluasi nanti kita harus lakukan. Kita mungkin nanti konsolidasi terhadap pemain, apa sih kendala apa yang harus kita pecahkan untuk pertandingan berikutnya.”

Sementara itu, Agung Prasetyo, perwakilan pemain Persita menyebut siap mengevaluasi apa-apa saja kekurangan skuadnya untuk pertandingan pekan depan.

“Yang pertama saya ucapkan selamat untuk Kediri. Kami kalah. Tapi yang jelas, dengan kekalahan ini kami akan memperbaiki apa yang kurang, apa yang salah di pertandingan tadi. Mudah-mudahan ke depannya kami akan lebih baik lagi.” [IPL]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories

Generated by Feedzy