Liga 1 Indonesia Gabung MU, Lee Yoo-joon Siap Bikin Gol

Gelandang bertahan asing asal Madura United (MU), Lee Yoo-joon siap unjuk kemampuan. Meski bukan seorang striker murni, pemain asal Korea Selatan ini yakin bisa mencetak gol.

Lee Yoo-joon dikenal memiliki kemampuan tembakan jarak jauh akurat. Sebelumnya saat masih berseragam Bhayangkara FC, dia kerap kali mencatatkan gol melalui sepakan keras dari luar kotak penalti.

Lee Yoo-joon menceritakan, sejatinya sering melakukan tendangan spekulasi, lantaran juga ingin mencatatkan namanya di papan skor. Meskipun kans untuk mencetak gol tidak banyak, mengingat dia berposisi sebagai pemain gelandang bertahan. Tugas utamanya, memotong serangan lawan dan menstabilkan sektor tengah.

Namun, dia mengaku, setiap memiliki celah untuk melakukan tembakan jarak jauh, pemain yang diproyeksikan masuk slot naturalisasi itu, selalu melakukannya dan hasilnya kerap kali membahayakan gawang lawan.

“Saya juga mau cetak gol, tapi saya gelandang bertahan, tidak banyak peluang. Jadi jika ada kesempatan, saya coba shooting dari luar kotak penalti. Saya juga mau selebrasi untuk gol saya sendiri,” ungkapnya saat ditemui di Pamekasan dilansir laman resmi klub, Minggu (22/5).

Walaupun memiliki hasrat untuk cetak gol, Lee Yoo-joon menyebutkan tidak terlalu berambisi. Saat posisi temannya lebih baik, dia akan memilih memberikan umpan. Harapannya bisa menyumbangkan assist, daripada mencoba mencetak gol sendiri tapi peluangnya kecil.

Tidak sebatas itu, suami dari perempuan Kediri itu juga menjelaskan, tendangan keras sebagai andalannya sudah diasah sejak kecil. Saat berusia belasan tahun, dia sudah bermain sepak bola di Brasil. Sejak di Negeri Samba itu, dia sering berlatih dan membiasakan diri agar kepercayaan dirinya meningkat.

Menurutnya, di samping latihan dan membiasakan diri, kunci lainnya adalah sering-sering nge-gym. Dia menilai, kekuatan melalui latihan di tempat fitness juga membantunya.

“Nge-gym (untuk bisa punya tendangan keras). Akurasi dilakukan di latihan dan kebiasaan. Karena mental juga mempengaruhi, jika tidak percaya diri, akurasi kurang. Tapi jika percaya diri, tendangan bisa lebih baik,” tuturnya.■

]]> Gelandang bertahan asing asal Madura United (MU), Lee Yoo-joon siap unjuk kemampuan. Meski bukan seorang striker murni, pemain asal Korea Selatan ini yakin bisa mencetak gol.

Lee Yoo-joon dikenal memiliki kemampuan tembakan jarak jauh akurat. Sebelumnya saat masih berseragam Bhayangkara FC, dia kerap kali mencatatkan gol melalui sepakan keras dari luar kotak penalti.

Lee Yoo-joon menceritakan, sejatinya sering melakukan tendangan spekulasi, lantaran juga ingin mencatatkan namanya di papan skor. Meskipun kans untuk mencetak gol tidak banyak, mengingat dia berposisi sebagai pemain gelandang bertahan. Tugas utamanya, memotong serangan lawan dan menstabilkan sektor tengah.

Namun, dia mengaku, setiap memiliki celah untuk melakukan tembakan jarak jauh, pemain yang diproyeksikan masuk slot naturalisasi itu, selalu melakukannya dan hasilnya kerap kali membahayakan gawang lawan.

“Saya juga mau cetak gol, tapi saya gelandang bertahan, tidak banyak peluang. Jadi jika ada kesempatan, saya coba shooting dari luar kotak penalti. Saya juga mau selebrasi untuk gol saya sendiri,” ungkapnya saat ditemui di Pamekasan dilansir laman resmi klub, Minggu (22/5).

Walaupun memiliki hasrat untuk cetak gol, Lee Yoo-joon menyebutkan tidak terlalu berambisi. Saat posisi temannya lebih baik, dia akan memilih memberikan umpan. Harapannya bisa menyumbangkan assist, daripada mencoba mencetak gol sendiri tapi peluangnya kecil.

Tidak sebatas itu, suami dari perempuan Kediri itu juga menjelaskan, tendangan keras sebagai andalannya sudah diasah sejak kecil. Saat berusia belasan tahun, dia sudah bermain sepak bola di Brasil. Sejak di Negeri Samba itu, dia sering berlatih dan membiasakan diri agar kepercayaan dirinya meningkat.

Menurutnya, di samping latihan dan membiasakan diri, kunci lainnya adalah sering-sering nge-gym. Dia menilai, kekuatan melalui latihan di tempat fitness juga membantunya.

“Nge-gym (untuk bisa punya tendangan keras). Akurasi dilakukan di latihan dan kebiasaan. Karena mental juga mempengaruhi, jika tidak percaya diri, akurasi kurang. Tapi jika percaya diri, tendangan bisa lebih baik,” tuturnya.■
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories