Liga 1 Indonesia 5 Kali Keok Beruntun, Macan Putih Butuh Dukungan Suporter

Pelatih Persik Kediri Jan Saragih berharap dukungan dari suporternya agar klub berjuluk Macan Putih ini bisa bangkit di pentas Liga 1 musim 2022/2023

Persik mengalami masa sulit usai mengalami lima kekalahan beruntun. Persik baru mengumpulkan satu poin dan harus mendekam di dasar klasemen.

Laga terakhir, Persik mengalami kekalahan terburuk dengan skor akhir 4-0 dari Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (27/8) sore. 

“Kita harus segera bangkit,” kata pelatih sementara Persik Kediri Jan Saragih yang sudah menangani tim di tiga pertandingan terakhir.

“Saya minta kepada semua pemain dan seluruh elemen tim untuk bangkit. Kami tidak bisa seperti ini terus. Kami harus tetap teguh. Seberapa berat situasinya, kami harus bangkit,” lanjutnya.

Persik memang tidak bisa berbuat banyak dalam pertandingan ini. Gawang yang dikawal Dikri Yusron sudah dibobol penyerang sayap Bali United Irfan Jaya di menit ke-8.

Tiga gol lain bersarang di babak kedua. Ilija Spasojevic menggandakan keunggulan di menit ke-63, Eber Bessa semakin memperlebar jaraknya di menit ke-70 dan Lerby Eliandri menutup pesta kemenangan tuan rumah di menit ke-82.

Dikri Yusron juga menjelaskan bahwa seluruh pemain kecewa dengan hasil yang didapatkan. Kekalahan beruntun ini membuat situasi tim jadi tidak begitu baik bagi pemain tim berjuluk Macan Putih.

“Ini hasil yang paling buruk selama ini. Kami para pemain meminta maaf untuk hasil ini. Kami tetap berusaha untuk bangkit dari situasi ini,” kata kiper beruisa 27 tahun.

Ia menjelaskan bahwa tim perlu dukungan dari penggemar. Terlebih, Persik akan bermain di kandang sendiri pada pekan ke-8 melawan PSM Makassar.

“Mudah-mudahan para suporter tetap mendukung kami, mendukung Persik Kediri. Kami sadar posisi kami saat ini. Oleh karena itu, support dan dukungan dari suporter akan sangat kami butuhkan,” tandasnya.

]]> Pelatih Persik Kediri Jan Saragih berharap dukungan dari suporternya agar klub berjuluk Macan Putih ini bisa bangkit di pentas Liga 1 musim 2022/2023

Persik mengalami masa sulit usai mengalami lima kekalahan beruntun. Persik baru mengumpulkan satu poin dan harus mendekam di dasar klasemen.

Laga terakhir, Persik mengalami kekalahan terburuk dengan skor akhir 4-0 dari Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (27/8) sore. 

“Kita harus segera bangkit,” kata pelatih sementara Persik Kediri Jan Saragih yang sudah menangani tim di tiga pertandingan terakhir.

“Saya minta kepada semua pemain dan seluruh elemen tim untuk bangkit. Kami tidak bisa seperti ini terus. Kami harus tetap teguh. Seberapa berat situasinya, kami harus bangkit,” lanjutnya.

Persik memang tidak bisa berbuat banyak dalam pertandingan ini. Gawang yang dikawal Dikri Yusron sudah dibobol penyerang sayap Bali United Irfan Jaya di menit ke-8.

Tiga gol lain bersarang di babak kedua. Ilija Spasojevic menggandakan keunggulan di menit ke-63, Eber Bessa semakin memperlebar jaraknya di menit ke-70 dan Lerby Eliandri menutup pesta kemenangan tuan rumah di menit ke-82.

Dikri Yusron juga menjelaskan bahwa seluruh pemain kecewa dengan hasil yang didapatkan. Kekalahan beruntun ini membuat situasi tim jadi tidak begitu baik bagi pemain tim berjuluk Macan Putih.

“Ini hasil yang paling buruk selama ini. Kami para pemain meminta maaf untuk hasil ini. Kami tetap berusaha untuk bangkit dari situasi ini,” kata kiper beruisa 27 tahun.

Ia menjelaskan bahwa tim perlu dukungan dari penggemar. Terlebih, Persik akan bermain di kandang sendiri pada pekan ke-8 melawan PSM Makassar.

“Mudah-mudahan para suporter tetap mendukung kami, mendukung Persik Kediri. Kami sadar posisi kami saat ini. Oleh karena itu, support dan dukungan dari suporter akan sangat kami butuhkan,” tandasnya.
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories