Lebih Dari 1.000 Pekerja Dan Mitra RJBT Pertamina Ikut Vaksin Covid-19 .

Sebanyak lebih dari 200 pekerja dan mitra kerja Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah (RJBT) ikut suntik vaksin Covid-19 di Fuel Terminal (FT) Rewulu Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Program vaksinasi ini sebagai wujud dukungan Pertamina dalam menyukseskan program vaksinasi Pemerintah. Vaksinasi ini diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Pemerintah DIY pada Selasa-Rabu (30/3-31/3).

Turut divaksin pada kegiatan tersebut Unit Manager Communication, Relations & CSR Pemasaran RJBT Pertamina, Brasto Galih Nugroho dan FT Manager Rewulu, I Nyoman Adi Pradana.

Menurut Brasto, sebelum pelaksanaan vaksinasi di Fuel Terminal Rewulu, sebanyak total lebih dari 1.000 pekerja dan mitra kerja Pertamina RJBT juga telah mengikuti vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang, Jawa Tengah pada Rabu (3/3).

Kamudian vaksinasi oleh Dinas Kesehatan Boyolali, Jawa Tengah pada Selasa (9/3) dan Kementerian BUMN melalui Sentra Vaksinasi Bersama (SVB) BUMN yang dimulai semenjak Minggu (21/3) kemarin hingga Jumat (21/5) mendatang.

Program vaksinasi bertempat di Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Kota Semarang, Jawa Tengah.

“Jumlah di atas belum termasuk pekerja dan mitra kerja Pertamina Group di luar Pemasaran RJBT dan juga belum termasuk pensiunan dan keluarga pekerja yang lanjut usia (lansia),” ungkapnya.

Brasto menjelaskan bahwa pekerja, mitra kerja, pensiunan dan keluarga yang lansia di Pertamina Group di Jateng-DIY juga banyak yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 yang dikoordinir melalui SVB BUMN dan Dinas Kesehatan.

“Tentunya jumlah tersebut juga akan terus bertambah seiring dengan SVB BUMN yang masih berjalan dan juga koordinasi dengan Dinas Kesehatan,” ujarnya.

Brasto mengemukakan bahwa Pertamina Group juga mendukung Program SVB BUMN yang akan dilaksanakan di Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (31/3) hingga Senin (31/5).

“Di dekat Banyumas terdapat Refinery Unit (RU) IV Cilacap dan instalasi Pemasaran RJBT seperti Integrated Terminal (IT) Cilacap, FT Maos dan FT Lomanis,” rincinya.

Brasto mengatakan, proram vaksinasi tentunya akan mempercepat proses pemulihan kondisi pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama 1 tahun ini.

“Tentu vaksinasi yang saat ini sedang dilaksanakan memberikan harapan kepada seluruh masyarakat dan sektor ekonomi untuk kembali pulih,” ujar Brasto.

Brasto menyebutkan sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pemenuhan kebutuhan energi masyarakat, Pertamina sangat menyambut baik program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah.

Pihaknya optimistis, dengan program vaksinasi akan mempercepat proses pemulihan kondisi pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama 1 tahun ini.

“Tentu vaksinasi yang saat ini sedang dilaksanakan memberikan harapan kepada seluruh masyarakat dan sektor ekonomi untuk kembali pulih,” tambah Brasto.

Program vaksinasi yang sedang dilaksanakan oleh Pemerintah, tidak menyurutkan protokol kesehatan yang terus diterapkan oleh Pertamina di seluruh fasilitas penyaluran BBM dan LPG seperti penggunaan masker, pembatasan jarak interaksi fisik, mencuci tangan, membatasi mobilitas dan menjauhi kerumunan.

“Kami juga banyak melakukan pertemuan, rapat dan kegiatan yang bersifat daring (online) untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tutupnya. [FAZ]

]]> .
Sebanyak lebih dari 200 pekerja dan mitra kerja Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah (RJBT) ikut suntik vaksin Covid-19 di Fuel Terminal (FT) Rewulu Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Program vaksinasi ini sebagai wujud dukungan Pertamina dalam menyukseskan program vaksinasi Pemerintah. Vaksinasi ini diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Pemerintah DIY pada Selasa-Rabu (30/3-31/3).

Turut divaksin pada kegiatan tersebut Unit Manager Communication, Relations & CSR Pemasaran RJBT Pertamina, Brasto Galih Nugroho dan FT Manager Rewulu, I Nyoman Adi Pradana.

Menurut Brasto, sebelum pelaksanaan vaksinasi di Fuel Terminal Rewulu, sebanyak total lebih dari 1.000 pekerja dan mitra kerja Pertamina RJBT juga telah mengikuti vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang, Jawa Tengah pada Rabu (3/3).

Kamudian vaksinasi oleh Dinas Kesehatan Boyolali, Jawa Tengah pada Selasa (9/3) dan Kementerian BUMN melalui Sentra Vaksinasi Bersama (SVB) BUMN yang dimulai semenjak Minggu (21/3) kemarin hingga Jumat (21/5) mendatang.

Program vaksinasi bertempat di Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Kota Semarang, Jawa Tengah.

“Jumlah di atas belum termasuk pekerja dan mitra kerja Pertamina Group di luar Pemasaran RJBT dan juga belum termasuk pensiunan dan keluarga pekerja yang lanjut usia (lansia),” ungkapnya.

Brasto menjelaskan bahwa pekerja, mitra kerja, pensiunan dan keluarga yang lansia di Pertamina Group di Jateng-DIY juga banyak yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 yang dikoordinir melalui SVB BUMN dan Dinas Kesehatan.

“Tentunya jumlah tersebut juga akan terus bertambah seiring dengan SVB BUMN yang masih berjalan dan juga koordinasi dengan Dinas Kesehatan,” ujarnya.

Brasto mengemukakan bahwa Pertamina Group juga mendukung Program SVB BUMN yang akan dilaksanakan di Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (31/3) hingga Senin (31/5).

“Di dekat Banyumas terdapat Refinery Unit (RU) IV Cilacap dan instalasi Pemasaran RJBT seperti Integrated Terminal (IT) Cilacap, FT Maos dan FT Lomanis,” rincinya.

Brasto mengatakan, proram vaksinasi tentunya akan mempercepat proses pemulihan kondisi pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama 1 tahun ini.

“Tentu vaksinasi yang saat ini sedang dilaksanakan memberikan harapan kepada seluruh masyarakat dan sektor ekonomi untuk kembali pulih,” ujar Brasto.

Brasto menyebutkan sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pemenuhan kebutuhan energi masyarakat, Pertamina sangat menyambut baik program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah.

Pihaknya optimistis, dengan program vaksinasi akan mempercepat proses pemulihan kondisi pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama 1 tahun ini.

“Tentu vaksinasi yang saat ini sedang dilaksanakan memberikan harapan kepada seluruh masyarakat dan sektor ekonomi untuk kembali pulih,” tambah Brasto.

Program vaksinasi yang sedang dilaksanakan oleh Pemerintah, tidak menyurutkan protokol kesehatan yang terus diterapkan oleh Pertamina di seluruh fasilitas penyaluran BBM dan LPG seperti penggunaan masker, pembatasan jarak interaksi fisik, mencuci tangan, membatasi mobilitas dan menjauhi kerumunan.

“Kami juga banyak melakukan pertemuan, rapat dan kegiatan yang bersifat daring (online) untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tutupnya. [FAZ]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories