Laskar Juang RDP Bersama Pemda dan Polres Bekasi Luncurkan Vaksin Roadshow Factory

Setelah sukses dengan program vaksin bagi 1.600 warga Tambun Bekasi pekan lalu, Laskar Juang RDP kembali bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Polres Bekasi untuk menjalankan vaksinasi Covid-19 bagi ribuan buruh pabrik di daerah Cikarang.

Program yang diberi tajuk Vaksin Roadshow Factory pertama kali diluncurkan di PT KMK Plastic Indonesia, kawasan industri Jababeka.

Plt Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, program ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menangani pandemi Covid-19.

“Vaksin wajib bagi pekerja pabrik dan keluarganya. Selain itu kami juga menyediakan isolasi terpusat bekerjasama dengan kawasan industri,” ujar Dani saat menghadiri acara Vaksin Roadshow Factory di Cikarang, Bekasi, Sabtu (31/7).

Sementara itu, Kapolres Bekasi Kombes Hendra Gunawan juga menyatakan turut mendukung program vaksinasi yang diinisiasi Laskar Juang RDP.

“Ini kali kedua kami bekerjasama dengan Laskar Juang RDP dan Pemda serta DPRD Bekasi. Kami dan jajaran akan siaga dan mendukung penuh inisiatif ini,” tutur Hendra.

Program vaksinasi dimulai pukul 09.00 WIB dan diikuti 980 karyawan PT KMK beserta keluarga. Sebanyak 17 tenaga medis dan relawan Laskar Juang RDP dikerahkan dalam acara tersebut.

 

Vaksin Roadshow Factory juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Soleman, manajemen PT KMK, Ketua DPP Laskar Juang Asep Idris dan Kepala Divisi Kesehatan Laskar Juang dr. Ferry Sirait.

Dr. Ferry mengungkapkan, Laskar Juang terus bergerak agar target 70 persen vaksinasi pada bulan September 2021 yang diamanatkan Presiden Jokowi dapat terwujud.

Untuk itu, dia mengharapkan dukungan dari seluruh jajaran pemangku kebijakan dan masyarakat agar program ini terus terlaksana.

“Harapannya kita secara bersama bisa lalui pandemi ini lewat inisiasi vaksin Laskar Juang yang akan menjangkau berbagai lapisan masyarakat Bekasi,” kata Dr. Ferry.

Sementara Pembina Laskar Juang RDP, Rieke Diah Pitaloka mengingatkan pentingnya penanganan Covid-19 secara presisi bagi kawasan-kawasan industri, khususnya di Kabupaten Bekasi.

“Sering dikatakan (Bekasi) kawasan industri terbesar di Asia Tenggara dengan jumlah pabrik kurang lebih 4.000 dan masuk dalam zona ekonomi internasional. Selain itu dengan jumlah kasus covid klaster industri yang meningkat maka perlu penanganan secara presisi dan terpadu,” ujar Rieke.

Ia pun mendukung segera diterbitkannya Peraturan Bupati tentang Penanganan Pandemi Covid bagi Industri di Kabupaten Bekasi. “Salah satu substansi Perbup, di antaranya mewajibkan pihak industri melaksanakan vaksin dan isolasi terpusat,” tutupnya.

]]> Setelah sukses dengan program vaksin bagi 1.600 warga Tambun Bekasi pekan lalu, Laskar Juang RDP kembali bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Polres Bekasi untuk menjalankan vaksinasi Covid-19 bagi ribuan buruh pabrik di daerah Cikarang.

Program yang diberi tajuk Vaksin Roadshow Factory pertama kali diluncurkan di PT KMK Plastic Indonesia, kawasan industri Jababeka.

Plt Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, program ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menangani pandemi Covid-19.

“Vaksin wajib bagi pekerja pabrik dan keluarganya. Selain itu kami juga menyediakan isolasi terpusat bekerjasama dengan kawasan industri,” ujar Dani saat menghadiri acara Vaksin Roadshow Factory di Cikarang, Bekasi, Sabtu (31/7).

Sementara itu, Kapolres Bekasi Kombes Hendra Gunawan juga menyatakan turut mendukung program vaksinasi yang diinisiasi Laskar Juang RDP.

“Ini kali kedua kami bekerjasama dengan Laskar Juang RDP dan Pemda serta DPRD Bekasi. Kami dan jajaran akan siaga dan mendukung penuh inisiatif ini,” tutur Hendra.

Program vaksinasi dimulai pukul 09.00 WIB dan diikuti 980 karyawan PT KMK beserta keluarga. Sebanyak 17 tenaga medis dan relawan Laskar Juang RDP dikerahkan dalam acara tersebut.

 

Vaksin Roadshow Factory juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Soleman, manajemen PT KMK, Ketua DPP Laskar Juang Asep Idris dan Kepala Divisi Kesehatan Laskar Juang dr. Ferry Sirait.

Dr. Ferry mengungkapkan, Laskar Juang terus bergerak agar target 70 persen vaksinasi pada bulan September 2021 yang diamanatkan Presiden Jokowi dapat terwujud.

Untuk itu, dia mengharapkan dukungan dari seluruh jajaran pemangku kebijakan dan masyarakat agar program ini terus terlaksana.

“Harapannya kita secara bersama bisa lalui pandemi ini lewat inisiasi vaksin Laskar Juang yang akan menjangkau berbagai lapisan masyarakat Bekasi,” kata Dr. Ferry.

Sementara Pembina Laskar Juang RDP, Rieke Diah Pitaloka mengingatkan pentingnya penanganan Covid-19 secara presisi bagi kawasan-kawasan industri, khususnya di Kabupaten Bekasi.

“Sering dikatakan (Bekasi) kawasan industri terbesar di Asia Tenggara dengan jumlah pabrik kurang lebih 4.000 dan masuk dalam zona ekonomi internasional. Selain itu dengan jumlah kasus covid klaster industri yang meningkat maka perlu penanganan secara presisi dan terpadu,” ujar Rieke.

Ia pun mendukung segera diterbitkannya Peraturan Bupati tentang Penanganan Pandemi Covid bagi Industri di Kabupaten Bekasi. “Salah satu substansi Perbup, di antaranya mewajibkan pihak industri melaksanakan vaksin dan isolasi terpusat,” tutupnya.
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories