Lantik Pengurus DMI DKI Jakarta JK Harap Masjid Jadi Lokasi Vaksinasi Covid-19

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) menyarankan agar masjid dapat menjadi lokasi Vaksinasi Covid-19. Seperti diketahui, dalam waktu dekat, program vaksinasi masuk ke tahap berikutnya yakni bagi masyarakat umum.

“Saya harapkan agar masjid bisa menjadi tempat vaksinasi Covid-19 untuk tingkat RT dam RW. Ini masjid yang besar-besar saja yang menjadi tempat pelaksanaan vaksinasi Covid-19, jadi lebih mudah untuk mengaturnya,” kata JK setelah pelantikan Pengurus DMI Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Rabu (17/3).

Menurut Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI itu, masjid besar pasti punya lahan luas untuk menampung warga saat vaksinasi. Sehingga menghindari kerumunan.

“Masjid memiliki sarana untuk menunjang pelaksanaan vaksinasi, seperti halaman luas dan bangunan luas, serta memiliki pengeras suara. Sehingga bisa memberi pengumuman kepada masyarakat terkait pelaksanaan vaksin Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu, jelang bulan Ramadan, JK mengimbau umat Islam untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menjalankan ibadah di masjid Warga dimintanya mengenakan masker, menjaga jarak shaf shalat, membawa sajadah sendiri serta mencuci tangan saat masuk dan meninggalkan masjid.

“Masjid-masjid harus tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, mewajibkan masker, jamaah membawa sajadah sendiri dan masjid harus setiap hari dibersihkan dengan disinfektan,” imbaunya.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan hari ini menghadiri acara pengukuhan Pengurus Wilayah DMI Provinsi DKI Jakarta Masa Khidmat 2020-2025 yang digelar secara hybrid di Ruang Pola Balai Kota DKI Jakarta. Seluruh pengurus tersebut dikukuhkan secara langsung oleh Ketua Umum DMI Jusuf Kalla (JK).

Dewan Pakar PW DMI DKI Jakarta Syarief Hidayatulloh setuju dengan usul JK. Dia yakin program vaksinasi Covid-19 akan lebih cepat jika masjid dilibatkan.

Selain itu, dikatakannya, DMI akan mengatatkan protokol kesehatan saat bulan Ramadan. Yakni dengan membagikan perlengkapan sanitasi dan kebersihan untuk masjid-masjid di daerah, sehingga hal itu dapat meminimalkan angka penyebaran Covid-19.

“Kami setuju Masjid dilibatkan dalam program vaksinasi. Masjid di wilayah Jakarta akan jadi garda terdepan pencegahan Covid-19 dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan ibadah ataupun kegamaan lainnya,” tandas Ketua Umum Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) Jakarta Raya ini. [FAQ]

]]> Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) menyarankan agar masjid dapat menjadi lokasi Vaksinasi Covid-19. Seperti diketahui, dalam waktu dekat, program vaksinasi masuk ke tahap berikutnya yakni bagi masyarakat umum.

“Saya harapkan agar masjid bisa menjadi tempat vaksinasi Covid-19 untuk tingkat RT dam RW. Ini masjid yang besar-besar saja yang menjadi tempat pelaksanaan vaksinasi Covid-19, jadi lebih mudah untuk mengaturnya,” kata JK setelah pelantikan Pengurus DMI Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Rabu (17/3).

Menurut Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI itu, masjid besar pasti punya lahan luas untuk menampung warga saat vaksinasi. Sehingga menghindari kerumunan.

“Masjid memiliki sarana untuk menunjang pelaksanaan vaksinasi, seperti halaman luas dan bangunan luas, serta memiliki pengeras suara. Sehingga bisa memberi pengumuman kepada masyarakat terkait pelaksanaan vaksin Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu, jelang bulan Ramadan, JK mengimbau umat Islam untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menjalankan ibadah di masjid Warga dimintanya mengenakan masker, menjaga jarak shaf shalat, membawa sajadah sendiri serta mencuci tangan saat masuk dan meninggalkan masjid.

“Masjid-masjid harus tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, mewajibkan masker, jamaah membawa sajadah sendiri dan masjid harus setiap hari dibersihkan dengan disinfektan,” imbaunya.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan hari ini menghadiri acara pengukuhan Pengurus Wilayah DMI Provinsi DKI Jakarta Masa Khidmat 2020-2025 yang digelar secara hybrid di Ruang Pola Balai Kota DKI Jakarta. Seluruh pengurus tersebut dikukuhkan secara langsung oleh Ketua Umum DMI Jusuf Kalla (JK).

Dewan Pakar PW DMI DKI Jakarta Syarief Hidayatulloh setuju dengan usul JK. Dia yakin program vaksinasi Covid-19 akan lebih cepat jika masjid dilibatkan.

Selain itu, dikatakannya, DMI akan mengatatkan protokol kesehatan saat bulan Ramadan. Yakni dengan membagikan perlengkapan sanitasi dan kebersihan untuk masjid-masjid di daerah, sehingga hal itu dapat meminimalkan angka penyebaran Covid-19.

“Kami setuju Masjid dilibatkan dalam program vaksinasi. Masjid di wilayah Jakarta akan jadi garda terdepan pencegahan Covid-19 dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan ibadah ataupun kegamaan lainnya,” tandas Ketua Umum Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) Jakarta Raya ini. [FAQ]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories