Lagi, Kejaksaan Selamatkan Duit Negara Rp 4,2 M .

Tim Jaksa Penyidik pada Asisten Tindak Pidana Khusus pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara melakukan penyelamatan kerugian keuangan negara, dari tersangka Vonnie Anneke Panambunan yang merupakan mantan Bupati Minahasa Utara sebesar Rp 4.200.000.000,- (empat miliar dua ratus juta rupiah).

Angka tersebut berasal dari total kerugian keuangan negara sebesar Rp 6.745.468.182,- (enam miliar tujuh ratus empat puluh lima juta empat ratus enam puluh delapan ribu seratus delapan puluh dua rupiah), yang timbul dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan proyek pemecah ombak/penimbunan Pantai Desa Likupang II pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Utara Tahun Anggaran 2016.

Kepala Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak menjelaskan, penyelamatan kerugian keuangan negara dari tersangka tersebut, diserahkan melalui penasihat hukum. Karena pada saat ini, tersangka Vonnie Anneke Panambunan sedang menjalani perawatan medis di RS Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta.

“Uang tersebut disetorkan ke rekening penampungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, yang diterima langsung oleh petugas tim kurir kas dan teller Bank Rakyat Indonesia Cabang Kota Manado,” ujar Leonard Eben Ezer.

Penyelamatan kerugian keuangan negara oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, merupakan upaya penyelamatan keuangan negara di masa pandemi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19, antara lain dengan menerapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer). [JON]

]]> .
Tim Jaksa Penyidik pada Asisten Tindak Pidana Khusus pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara melakukan penyelamatan kerugian keuangan negara, dari tersangka Vonnie Anneke Panambunan yang merupakan mantan Bupati Minahasa Utara sebesar Rp 4.200.000.000,- (empat miliar dua ratus juta rupiah).

Angka tersebut berasal dari total kerugian keuangan negara sebesar Rp 6.745.468.182,- (enam miliar tujuh ratus empat puluh lima juta empat ratus enam puluh delapan ribu seratus delapan puluh dua rupiah), yang timbul dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan proyek pemecah ombak/penimbunan Pantai Desa Likupang II pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Utara Tahun Anggaran 2016.

Kepala Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak menjelaskan, penyelamatan kerugian keuangan negara dari tersangka tersebut, diserahkan melalui penasihat hukum. Karena pada saat ini, tersangka Vonnie Anneke Panambunan sedang menjalani perawatan medis di RS Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta.

“Uang tersebut disetorkan ke rekening penampungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, yang diterima langsung oleh petugas tim kurir kas dan teller Bank Rakyat Indonesia Cabang Kota Manado,” ujar Leonard Eben Ezer.

Penyelamatan kerugian keuangan negara oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, merupakan upaya penyelamatan keuangan negara di masa pandemi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19, antara lain dengan menerapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer). [JON]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories