Kunjungi Nuritek Teten Yakin UMKM Mampu Ciptakan Produk Berstandar Internasional

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki meyakini, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia mampu menciptakan produk berteknologi tinggi dan berstandar internasional. Keyakinan ini disampaikan Teten setelah melihat kesuksesan Nuritek, UMKM di Cianjur, Jawa Barat, yang mampu berinovasi dengan mengandalkan desain dan teknologi. Nuritek merupakan usaha yang fokus pada pembuatan berbagai alat-alat kesehatan (alkes), baik untuk keperluan kedokteran maupun rumah sakit serta manufaktur umum.
 
“Sebagai produsen dalam negeri, Nuritek sukses menjadi supplier alat-alat kedokteran dan rumah sakit yang telah tersebar hampir ke seluruh provinsi di Indonesia,” puji Teten, saat mengunjungi pabrik sekaligus tempat produksi Nuritek, di Cianjur, Minggu (19/9).
 
Ia menerangkan, di masa pandemi Covid-19, salah satu bisnis yang masuk kelompok the winner adalah produsen alkes. Karena itu, peningkatan produksi alkes perlu terus dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar, khususnya rumah sakit.
 
“Produksi alat-alat kesehatan Nuritek ini, sejak tahun 90-an, berproduksi bahan berstandar internasional. Ke depan, UMKM diarahkan masuk ke produk berbasis inovasi dan kreativitas,” ucap Teten.
 
Ia lalu memuji alkes yang diproduksi Nuritek. Menurutnya, kualitas alkes Nuritek sangat baik. Produk Nuritek bisa mensubstitusi alkes impor.
 
“Ini sejalan dengan visi pengembangan UMKM masa depan dengan produk berbasis kreativitas dan inovasi teknologi. Saya sudah tawarkan untuk menjadi inkubator bisnis untuk melahirkan wirausaha-wirausaha masa depan bagi anak-anak muda terdidik, supaya UMKM kita punya produk yang berdaya saing tinggi,” ucapnya.
 
Pemilik Nuritek Ahmad Syarifudin alias Kang Iden sangat bangsa tempat usahanya dikunjungi Teten. Kedatangan Teten itu semakin memotivasi Nuritek, sebagai salah satu produsen alkes dalam negeri untuk terus menghasilkan karya lebih baik lagi.
 
“Semoga dengan adanya apresiasi dan dukungan dari Kementerian Koperasi dan UKM ini, dapat mendukung kami selaku pelaku usaha dalam negeri untuk dapat memperjuangkan hasil produk anak bangsa agar semakin mendapatkan karpet merah di negerinya sendiri,” harapnya. [USU]
]]> Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki meyakini, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia mampu menciptakan produk berteknologi tinggi dan berstandar internasional. Keyakinan ini disampaikan Teten setelah melihat kesuksesan Nuritek, UMKM di Cianjur, Jawa Barat, yang mampu berinovasi dengan mengandalkan desain dan teknologi. Nuritek merupakan usaha yang fokus pada pembuatan berbagai alat-alat kesehatan (alkes), baik untuk keperluan kedokteran maupun rumah sakit serta manufaktur umum.
 
“Sebagai produsen dalam negeri, Nuritek sukses menjadi supplier alat-alat kedokteran dan rumah sakit yang telah tersebar hampir ke seluruh provinsi di Indonesia,” puji Teten, saat mengunjungi pabrik sekaligus tempat produksi Nuritek, di Cianjur, Minggu (19/9).
 
Ia menerangkan, di masa pandemi Covid-19, salah satu bisnis yang masuk kelompok the winner adalah produsen alkes. Karena itu, peningkatan produksi alkes perlu terus dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar, khususnya rumah sakit.
 
“Produksi alat-alat kesehatan Nuritek ini, sejak tahun 90-an, berproduksi bahan berstandar internasional. Ke depan, UMKM diarahkan masuk ke produk berbasis inovasi dan kreativitas,” ucap Teten.
 
Ia lalu memuji alkes yang diproduksi Nuritek. Menurutnya, kualitas alkes Nuritek sangat baik. Produk Nuritek bisa mensubstitusi alkes impor.
 
“Ini sejalan dengan visi pengembangan UMKM masa depan dengan produk berbasis kreativitas dan inovasi teknologi. Saya sudah tawarkan untuk menjadi inkubator bisnis untuk melahirkan wirausaha-wirausaha masa depan bagi anak-anak muda terdidik, supaya UMKM kita punya produk yang berdaya saing tinggi,” ucapnya.
 
Pemilik Nuritek Ahmad Syarifudin alias Kang Iden sangat bangsa tempat usahanya dikunjungi Teten. Kedatangan Teten itu semakin memotivasi Nuritek, sebagai salah satu produsen alkes dalam negeri untuk terus menghasilkan karya lebih baik lagi.
 
“Semoga dengan adanya apresiasi dan dukungan dari Kementerian Koperasi dan UKM ini, dapat mendukung kami selaku pelaku usaha dalam negeri untuk dapat memperjuangkan hasil produk anak bangsa agar semakin mendapatkan karpet merah di negerinya sendiri,” harapnya. [USU]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories