Kritik Nama Tol Layang Japek Fadli Zon: Apa Jasa Mohamed Bin Zayed Buat Indonesia?

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mempertanyakan jasa Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan (MBZ) terhadap Indonesia. Hal itu disampaikannya dalam merespons keputusan pemerintah mengubah nama Tol Layang Jakarta-Cikampek menjadi Jalan Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed.

“Apa jasa Mohamed bin Zayed (MBZ) bagi Indonesia?” cuit Fadli Zon di akun Twitter pribadinya @fadlizon, Selasa (13/4). 

Dia tidak sepakat dengan keputusan pemerintah. Karenanya, anggota Komisi I DPR itu mendesak pemerintah meninjau kembali perubahan nama tersebut, dan mempertimbangkan nama pahlawan Indonesia yang berjasa terhadap negara.

“Apa tak ada nama pahlawan kita yang berjasa bagi bangsa ini yang bisa kita hargai dan hormati untuk menjadi nama jalan? Saya usul agar ditinjau ulang nama jalan ini,” sindir Fadli. 

Diketahui, Menteri Sekretaris Negara Pratikno sebelumnya menjelaskan latar belakang penggunaan nama MBZ pada Tol Japek Layang. Itu dilakukan untuk menghargai hubungan baik yang terjalin antara Indonesia dengan UEA.

Terlebih lagi, dia mengatakan nama Presiden Joko Widodo sebelumnya juga sudah diabadikan menjadi salah satu nama jalan di pusat ibu kota Abu Dhabi. Penamaan MBZ pada jalan tol layang ini dinilai sebagai penghormatan untuk UEA. [UMM]

]]> Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mempertanyakan jasa Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan (MBZ) terhadap Indonesia. Hal itu disampaikannya dalam merespons keputusan pemerintah mengubah nama Tol Layang Jakarta-Cikampek menjadi Jalan Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed.

“Apa jasa Mohamed bin Zayed (MBZ) bagi Indonesia?” cuit Fadli Zon di akun Twitter pribadinya @fadlizon, Selasa (13/4). 

Dia tidak sepakat dengan keputusan pemerintah. Karenanya, anggota Komisi I DPR itu mendesak pemerintah meninjau kembali perubahan nama tersebut, dan mempertimbangkan nama pahlawan Indonesia yang berjasa terhadap negara.

“Apa tak ada nama pahlawan kita yang berjasa bagi bangsa ini yang bisa kita hargai dan hormati untuk menjadi nama jalan? Saya usul agar ditinjau ulang nama jalan ini,” sindir Fadli. 

Diketahui, Menteri Sekretaris Negara Pratikno sebelumnya menjelaskan latar belakang penggunaan nama MBZ pada Tol Japek Layang. Itu dilakukan untuk menghargai hubungan baik yang terjalin antara Indonesia dengan UEA.

Terlebih lagi, dia mengatakan nama Presiden Joko Widodo sebelumnya juga sudah diabadikan menjadi salah satu nama jalan di pusat ibu kota Abu Dhabi. Penamaan MBZ pada jalan tol layang ini dinilai sebagai penghormatan untuk UEA. [UMM]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories