Kritik Desain Ibu Kota Negara Ridwan Kamil Emang Ahlinya

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, ikutan mengomentari desain Istana Negara yang mirip burung garuda di Ibu Kota Negara (IKN) baru. Kalau urusan bangunan, Kang Emil harus didengarkan, karena dia memang ahlinya.

Ramainya kritikan soal desain Istana Negara di IKN baru yang akan dibangun di Kalimantan Timur, jadi perhatian Kang Emil. Bahkan, dia sampai meminta, masukan masyarakat soal desain Istana Negara untuk membantu Jokowi.

Dia mengunggah empat foto desain burung garuda di IKN baru nanti, melalui Instagramnya, Sabtu (3/4). “Ini pradesain Istana Negara Indonesia di Ibu Kota Baru di Kalimantan yang ramai dibicarakan? Presiden @jokowi meminta masukan. Apa pendapatmu?” tanya Kang Emil.

Postingan Kang Emil itu mendapat perhatian warganet. Hingga semalam, 294 ribu nge-like dan 14 ribu lebih yang komentar.

Nah, kemarin, Kang Emil ngomongin desain Istana Negara lagi. Menurutnya, penilaian terhadap desain Istana Negara yang berbentuk burung garuda bersifat subjektif. Ada yang suka dan tidak suka.

“Tapi prosesnya, sebaiknya dilakukan dengan sayembara yang terbuka seluas-luasnya. Kalau ini kan hasil proses yang sedikit, sehingga merasa tidak terwakili. Makanya, kritikannya banyak sekali,” beber Kang Emil, di DPR, Jakarta, kemarin.

Dia tak ingin ada masyarakat yang menilai nantinya bangunan Istana Negara tidak ramah lingkungan. Sebab, desain bangunan di ibu kota baru itu masih sebatas visual.

“Ini lebih pada proses, jadi yang dipermasalahkan itu bukan bentuk, bukan sistem. Tapi, prosesnya kok tiba-tiba ada desain untuk bangunan yang sangat sakral, tapi proses pelibatan partisipasi masyarakat dalam bentuk sayembaranya, tidak transparan,” imbuhnya.

Para arsitek dan pemerhati bangunan juga ikut mengeritik desain bangunan IKN tersebut. Beberapa kegelisahan yang disampaikan mulai dari bentuk Istana yang berupa burung garuda hingga secara teknis tidak mencirikan pembangunan rendah karbon nan cerdas.

 

“Bangunan Istana Negara berbentuk burung Garuda atau menyerupai Garuda merupakan simbol di dalam bidang arsitektur tidaklah mencirikan kemajuan peradaban bangsa Indonesia di era digital,” kata Ketua Ikatan Arsitek Indonesia, I Ketut Rana Wiarcha.

Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas, Rudy Soeprihadi Prawiradinata mengatakan, desain Istana Negara masih dalam tahap gagasan awal, sehingga prosesnya terus bergulir. Menurutnya, desain tersebut akan diperdalam dan didiskusikan bersama para ahli di bidang arsitektur dan perencana.

“Desain Istana Negara Ibu Kota Negara (IKN) baru yang berbentuk burung Garuda tersebut adalah rancangan biro arsitek Nuart Consultant yang dimiliki Nyoman Nuarta,” kata Rudy.

Karena itu, pemerintah tengah meminta masukan dari sejumlah kalangan. Tidak menutup kemungkinan masukan dari berbagai pihak bisa dikolaborasikan guna menentukan desain final Istana Negara di Ibu Kota Baru tersebut. Karena desain tersebut masih dalam tahap awal.

Anggota Komisi V DPR, Syarief Abdullah Alkadrie mendukung desain burung garuda di Istana Ibu Kota Baru di Kalimantan. Menurutnya, filosofi burung garuda untuk bangsa Indonesia sangat kental.

“Soal bentuknya, nanti bisa dirembukkan lagi. Tapi rencana pembuatan burung garuda di Istana Negara IKN sangat baik,” katanya, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan, sejumlah usulan untuk desain Istana Negara sudah masuk. Salah satunya adalah desain Istana Negara karya seniman patung kenamaan Nyoman Nuarta ini. Usulan Nyoman sarat dengan filosofi lambang Burung Garuda sebagai pemersatu bangsa sesuai semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

“Usulan ini, sekali lagi, masih pada tahap pradesain. Karena itu, saya sangat mengharapkan masukan dari bapak, ibu, dan saudara-saudara semua tentang pradesain Istana Negara ini,” bebernya. [QAR]

]]> Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, ikutan mengomentari desain Istana Negara yang mirip burung garuda di Ibu Kota Negara (IKN) baru. Kalau urusan bangunan, Kang Emil harus didengarkan, karena dia memang ahlinya.

Ramainya kritikan soal desain Istana Negara di IKN baru yang akan dibangun di Kalimantan Timur, jadi perhatian Kang Emil. Bahkan, dia sampai meminta, masukan masyarakat soal desain Istana Negara untuk membantu Jokowi.

Dia mengunggah empat foto desain burung garuda di IKN baru nanti, melalui Instagramnya, Sabtu (3/4). “Ini pradesain Istana Negara Indonesia di Ibu Kota Baru di Kalimantan yang ramai dibicarakan? Presiden @jokowi meminta masukan. Apa pendapatmu?” tanya Kang Emil.

Postingan Kang Emil itu mendapat perhatian warganet. Hingga semalam, 294 ribu nge-like dan 14 ribu lebih yang komentar.

Nah, kemarin, Kang Emil ngomongin desain Istana Negara lagi. Menurutnya, penilaian terhadap desain Istana Negara yang berbentuk burung garuda bersifat subjektif. Ada yang suka dan tidak suka.

“Tapi prosesnya, sebaiknya dilakukan dengan sayembara yang terbuka seluas-luasnya. Kalau ini kan hasil proses yang sedikit, sehingga merasa tidak terwakili. Makanya, kritikannya banyak sekali,” beber Kang Emil, di DPR, Jakarta, kemarin.

Dia tak ingin ada masyarakat yang menilai nantinya bangunan Istana Negara tidak ramah lingkungan. Sebab, desain bangunan di ibu kota baru itu masih sebatas visual.

“Ini lebih pada proses, jadi yang dipermasalahkan itu bukan bentuk, bukan sistem. Tapi, prosesnya kok tiba-tiba ada desain untuk bangunan yang sangat sakral, tapi proses pelibatan partisipasi masyarakat dalam bentuk sayembaranya, tidak transparan,” imbuhnya.

Para arsitek dan pemerhati bangunan juga ikut mengeritik desain bangunan IKN tersebut. Beberapa kegelisahan yang disampaikan mulai dari bentuk Istana yang berupa burung garuda hingga secara teknis tidak mencirikan pembangunan rendah karbon nan cerdas.

 

“Bangunan Istana Negara berbentuk burung Garuda atau menyerupai Garuda merupakan simbol di dalam bidang arsitektur tidaklah mencirikan kemajuan peradaban bangsa Indonesia di era digital,” kata Ketua Ikatan Arsitek Indonesia, I Ketut Rana Wiarcha.

Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas, Rudy Soeprihadi Prawiradinata mengatakan, desain Istana Negara masih dalam tahap gagasan awal, sehingga prosesnya terus bergulir. Menurutnya, desain tersebut akan diperdalam dan didiskusikan bersama para ahli di bidang arsitektur dan perencana.

“Desain Istana Negara Ibu Kota Negara (IKN) baru yang berbentuk burung Garuda tersebut adalah rancangan biro arsitek Nuart Consultant yang dimiliki Nyoman Nuarta,” kata Rudy.

Karena itu, pemerintah tengah meminta masukan dari sejumlah kalangan. Tidak menutup kemungkinan masukan dari berbagai pihak bisa dikolaborasikan guna menentukan desain final Istana Negara di Ibu Kota Baru tersebut. Karena desain tersebut masih dalam tahap awal.

Anggota Komisi V DPR, Syarief Abdullah Alkadrie mendukung desain burung garuda di Istana Ibu Kota Baru di Kalimantan. Menurutnya, filosofi burung garuda untuk bangsa Indonesia sangat kental.

“Soal bentuknya, nanti bisa dirembukkan lagi. Tapi rencana pembuatan burung garuda di Istana Negara IKN sangat baik,” katanya, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan, sejumlah usulan untuk desain Istana Negara sudah masuk. Salah satunya adalah desain Istana Negara karya seniman patung kenamaan Nyoman Nuarta ini. Usulan Nyoman sarat dengan filosofi lambang Burung Garuda sebagai pemersatu bangsa sesuai semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

“Usulan ini, sekali lagi, masih pada tahap pradesain. Karena itu, saya sangat mengharapkan masukan dari bapak, ibu, dan saudara-saudara semua tentang pradesain Istana Negara ini,” bebernya. [QAR]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories