Kota Bogor Kembali Terapkan Ganjil Genap Akhir Pekan Ini

Kota Bogor kembali menerapkan sistem Ganjil Genap akhir pekan ini. Ini  bertujuan menekan mobilitas warga lantaran kasus Covid-19 kembali melonjak di kota ini.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyatakan, Ganjil Genap diberlakukan mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB. Penerapan aturan sama dengan Ganjil Genap yang pernah berlaku sebelumnya.

“Sama saja, yang berlaku adalah plat nomor angka belakang sesuai dengan tanggal. Yang melanggar kita lakukan putar balik. Kecuali untuk kendaraan yang memang darurat, bekerja, online, dan sebagainya,” kata Kombes Susatyo, di RSUD Kota Bogor, Rabu (16/6).

Dalam penerapannya, terdapat lima check point yang disiapkan. Kelimanya yakni Simpang Baranangsiang, Jalan Raya Pajajaran divdepan RM Bumi Aki, Simpang Air Mancur, Jembatan Merah, dan Simpang Empang.

Khusus di check point Jalan Empang, akan dilakukan rekayasa lalu lintas, sehingga nanti hanya satu arah dari arah Jalan Otista menuju Empang.

Setiap check poin, lanjut Susatyo, ditempatkan sekitar 30 personel gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP. Diharapkan Ganjil Genap dapat mengurangi mobilitas warga. Dan berhasil menekan angka kasus Covid-19 di Kota Bogor yang tengah mengalami peningkatan.

“Kota Bogor berada di angka garis bawah zona oranye. Kalau tidak ada dukungan, masuk zona merah. Nanti aturannya lebih ketat lagi. Mohon dukungan dari semuanya,” harapnya. [FAQ]

]]> Kota Bogor kembali menerapkan sistem Ganjil Genap akhir pekan ini. Ini  bertujuan menekan mobilitas warga lantaran kasus Covid-19 kembali melonjak di kota ini.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyatakan, Ganjil Genap diberlakukan mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB. Penerapan aturan sama dengan Ganjil Genap yang pernah berlaku sebelumnya.

“Sama saja, yang berlaku adalah plat nomor angka belakang sesuai dengan tanggal. Yang melanggar kita lakukan putar balik. Kecuali untuk kendaraan yang memang darurat, bekerja, online, dan sebagainya,” kata Kombes Susatyo, di RSUD Kota Bogor, Rabu (16/6).

Dalam penerapannya, terdapat lima check point yang disiapkan. Kelimanya yakni Simpang Baranangsiang, Jalan Raya Pajajaran divdepan RM Bumi Aki, Simpang Air Mancur, Jembatan Merah, dan Simpang Empang.

Khusus di check point Jalan Empang, akan dilakukan rekayasa lalu lintas, sehingga nanti hanya satu arah dari arah Jalan Otista menuju Empang.

Setiap check poin, lanjut Susatyo, ditempatkan sekitar 30 personel gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP. Diharapkan Ganjil Genap dapat mengurangi mobilitas warga. Dan berhasil menekan angka kasus Covid-19 di Kota Bogor yang tengah mengalami peningkatan.

“Kota Bogor berada di angka garis bawah zona oranye. Kalau tidak ada dukungan, masuk zona merah. Nanti aturannya lebih ketat lagi. Mohon dukungan dari semuanya,” harapnya. [FAQ]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories