Komnas HAM Pantau Kasus Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang .

Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Hariansyah meminta, dilakukan penyelidikan atas peristiwa kebakaran yang menelan korban jiwa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten, dini hari tadi.

Mula-mula, Hariansyah menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan yang mendalam atas peristiwa kebakaran lapas tersebut. Menurutnya, warga binaan lapas merupakan orang-orang yang sedang dirampas kemerdekaannya. Sehingg berada dalam pengawasan dan tanggung jawab Negara dan harus dipastikan keselamatannya.

Karena itu, ia meminta agar dilakukan pengungkapan atas terjadinya peristiwa tersebut secara transparan. “Apabila terdapat unsur kelalaian apalagi kesengajaan, maka harus ada pihak yang diminta bertanggung jawab atas peristiwa tersebut,” kata Hariansyah, Rabu (8/19).

Bagi korban yang meninggal, Komnas HAM juga meminta agar pihak terkait untuk memastikan korban bisa segera teridentifikasi. Selain itu, juga memberikan perhatian bagi keluarga korban yang meninggal dunia serta memastikan kesembuhan, kesehatan dan keselamatan bagi korban luka-luka yang sedang dalam proses perawatan.

Ia juga mengingatkan agar dilakukan evaluasi secara menyeluruh terkait kondisi lapas yang cenderung over kapasitas. Terutama sekali tentang SOP Kedaruratan di Lembaga Pemasyarakatan sehingga peristiwa yang sama tidak terulang kembali.

“Komnas HAM berdasarkan kewenangan yang dimiliki akan melakukan langkah pemantauan atas peristiwa ini,” tandasnya.

Seperti diketahui, Lapas kelas I Tangerang, Banten ini dilalap si Jago Merah Rabu (8/9) dini hari tadi. Peristiwa ini mengakibatkan 41 napi meninggal dan 81 luka bakar. [SAR]

]]> .
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Hariansyah meminta, dilakukan penyelidikan atas peristiwa kebakaran yang menelan korban jiwa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten, dini hari tadi.

Mula-mula, Hariansyah menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan yang mendalam atas peristiwa kebakaran lapas tersebut. Menurutnya, warga binaan lapas merupakan orang-orang yang sedang dirampas kemerdekaannya. Sehingg berada dalam pengawasan dan tanggung jawab Negara dan harus dipastikan keselamatannya.

Karena itu, ia meminta agar dilakukan pengungkapan atas terjadinya peristiwa tersebut secara transparan. “Apabila terdapat unsur kelalaian apalagi kesengajaan, maka harus ada pihak yang diminta bertanggung jawab atas peristiwa tersebut,” kata Hariansyah, Rabu (8/19).

Bagi korban yang meninggal, Komnas HAM juga meminta agar pihak terkait untuk memastikan korban bisa segera teridentifikasi. Selain itu, juga memberikan perhatian bagi keluarga korban yang meninggal dunia serta memastikan kesembuhan, kesehatan dan keselamatan bagi korban luka-luka yang sedang dalam proses perawatan.

Ia juga mengingatkan agar dilakukan evaluasi secara menyeluruh terkait kondisi lapas yang cenderung over kapasitas. Terutama sekali tentang SOP Kedaruratan di Lembaga Pemasyarakatan sehingga peristiwa yang sama tidak terulang kembali.

“Komnas HAM berdasarkan kewenangan yang dimiliki akan melakukan langkah pemantauan atas peristiwa ini,” tandasnya.

Seperti diketahui, Lapas kelas I Tangerang, Banten ini dilalap si Jago Merah Rabu (8/9) dini hari tadi. Peristiwa ini mengakibatkan 41 napi meninggal dan 81 luka bakar. [SAR]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories