Komisi I DPR: Negara Tidak Boleh Kalah Oleh KKB

Gugurnya empat anggota TNI dalam penyerangan di Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, pada Kamis (2/9) mendapat perhatian serius dari kalangan dewan.

Anggota Komisi I DPR Rudianto Tjen mendesak pemerintah dan aparat keamanan untuk mengusut tuntas insiden penyerangan Pos Koramil Kisor, di Kampung Kisor, Distrik Aifat. Soalnya, penyerangan terhadap anggota TNI/Polri sudah sering terulang di provinsi paling timur Indonesia itu.

“Negara tidak boleh kalah oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua,” ujar Rudianto dalam keterangannya, Minggu (5/9).

Menurut dia pengusutan dan penanganan harus beriringan dengan upaya pencegahan yang menyeluruh agar kejadian serupa tak terulang kembali di kemudian hari.

Politikus PDIP ini juga meminta aparatur TNI/Polri menjamin keamanan dan stabilitas selama persiapan dan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 yang akan digelar 2-15 Oktober 2021.

Wakil rakyat asal Bangka Belitung (Babel) ini juga meminta kepada Panglima TNI dan Kapolri harus memaksimalkan pasukan yang sudah ada di Papua dengan efektif.

Penambahan pasukan TNI/Polri, katanya, kalau bisa dihindari pasca insiden penyerangan di Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat. “Karena bisa membuat suasana semakin mencekam,” tandasnya. [TIF]

]]> Gugurnya empat anggota TNI dalam penyerangan di Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, pada Kamis (2/9) mendapat perhatian serius dari kalangan dewan.

Anggota Komisi I DPR Rudianto Tjen mendesak pemerintah dan aparat keamanan untuk mengusut tuntas insiden penyerangan Pos Koramil Kisor, di Kampung Kisor, Distrik Aifat. Soalnya, penyerangan terhadap anggota TNI/Polri sudah sering terulang di provinsi paling timur Indonesia itu.

“Negara tidak boleh kalah oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua,” ujar Rudianto dalam keterangannya, Minggu (5/9).

Menurut dia pengusutan dan penanganan harus beriringan dengan upaya pencegahan yang menyeluruh agar kejadian serupa tak terulang kembali di kemudian hari.

Politikus PDIP ini juga meminta aparatur TNI/Polri menjamin keamanan dan stabilitas selama persiapan dan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 yang akan digelar 2-15 Oktober 2021.

Wakil rakyat asal Bangka Belitung (Babel) ini juga meminta kepada Panglima TNI dan Kapolri harus memaksimalkan pasukan yang sudah ada di Papua dengan efektif.

Penambahan pasukan TNI/Polri, katanya, kalau bisa dihindari pasca insiden penyerangan di Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat. “Karena bisa membuat suasana semakin mencekam,” tandasnya. [TIF]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories