Klinik Kimia Farma Siap Layani Vaksinasi Booster

Anak usaha holding BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Farmasi, PT Kimia Farma Tbk, memastikan sebanyak 350 klinik kelolaannya yang tersebar di seluruh Indonesia, siap melayani vaksinasi booster dengan vaksin Sinopharm.

Direktur Utama Kimia Farma Verdi Budidarmo mengatakan, vaksin booster Sinopharm ini hadir untuk membantu percepatan program vaksinasi yang telah dicanangkan Pemerintah.

Terlebih Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan) telah menerbitkan Emergency Use Authorization (EUA) atau persetujuan darurat Vaksin Sinopharm, sebagai vaksin dosis lanjutan untuk dewasa usia 18 tahun ke atas.

“Nantinya, sertifikat untuk vaksin dosis booster ini juga bisa diakses di PeduliLindungi,” ujar Verdi melalui siaran pers, Kamis (17/2).

Ia menuturkan, Badan POM telah melakukan evaluasi terhadap aspek khasiat dan keamanan mengacu pada standar evaluasi vaksin Covid-19 untuk vaksin Sinopharm sebagai dosis booster homolog bagi dewasa 18 tahun ke atas.

“Vaksin Sinopharm sebagai booster umumnya dapat ditoleransi dengan baik,” klaimnya.

Dampak keparahan pemberian vaksin Sinopharm, lanjutnya, lebih rendah. dibandingkan pemberian dosis primer. Ia menjelaskan, kejadian tidak diharapkan dari pemberian vaksin merupakan reaksi lokal.

 

Seperti nyeri di tempat suntikan, pembengkakan, dan kemerahan. Serta reaksi sistemik seperti sakit kepala, kelelahan, dan nyeri otot, dengan tingkat keparahan grade 1-2.

Sementara jika dilihat dari aspek imunogenisitas, peningkatan respons imun humoral untuk parameter pengukuran antibodi netralisasi dan anti IgG masing-masing sebesar 8,4 kali dan 8 kali lipat dibandingkan sebelum pemberian booster.

“Artinya, respons imun setelah pemberian booster ini lebih tinggi dibandingkan respons imun yang dihasilkan pada saat vaksinasi primer,” jelasnya.

Ia menambahkan, dengan telah diterbitkannya EUA Sinopharm sebagai booster homolog, maka masyarakat yang telah mendapatkan Vaksin Co vid-19 dosis primer Sinopharm melalui Badan hukum/Badan Usa ha bisa mengajukan pelaksanaan vaksinasi booster. [IMA]

]]> Anak usaha holding BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Farmasi, PT Kimia Farma Tbk, memastikan sebanyak 350 klinik kelolaannya yang tersebar di seluruh Indonesia, siap melayani vaksinasi booster dengan vaksin Sinopharm.

Direktur Utama Kimia Farma Verdi Budidarmo mengatakan, vaksin booster Sinopharm ini hadir untuk membantu percepatan program vaksinasi yang telah dicanangkan Pemerintah.

Terlebih Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan) telah menerbitkan Emergency Use Authorization (EUA) atau persetujuan darurat Vaksin Sinopharm, sebagai vaksin dosis lanjutan untuk dewasa usia 18 tahun ke atas.

“Nantinya, sertifikat untuk vaksin dosis booster ini juga bisa diakses di PeduliLindungi,” ujar Verdi melalui siaran pers, Kamis (17/2).

Ia menuturkan, Badan POM telah melakukan evaluasi terhadap aspek khasiat dan keamanan mengacu pada standar evaluasi vaksin Covid-19 untuk vaksin Sinopharm sebagai dosis booster homolog bagi dewasa 18 tahun ke atas.

“Vaksin Sinopharm sebagai booster umumnya dapat ditoleransi dengan baik,” klaimnya.

Dampak keparahan pemberian vaksin Sinopharm, lanjutnya, lebih rendah. dibandingkan pemberian dosis primer. Ia menjelaskan, kejadian tidak diharapkan dari pemberian vaksin merupakan reaksi lokal.

 

Seperti nyeri di tempat suntikan, pembengkakan, dan kemerahan. Serta reaksi sistemik seperti sakit kepala, kelelahan, dan nyeri otot, dengan tingkat keparahan grade 1-2.

Sementara jika dilihat dari aspek imunogenisitas, peningkatan respons imun humoral untuk parameter pengukuran antibodi netralisasi dan anti IgG masing-masing sebesar 8,4 kali dan 8 kali lipat dibandingkan sebelum pemberian booster.

“Artinya, respons imun setelah pemberian booster ini lebih tinggi dibandingkan respons imun yang dihasilkan pada saat vaksinasi primer,” jelasnya.

Ia menambahkan, dengan telah diterbitkannya EUA Sinopharm sebagai booster homolog, maka masyarakat yang telah mendapatkan Vaksin Co vid-19 dosis primer Sinopharm melalui Badan hukum/Badan Usa ha bisa mengajukan pelaksanaan vaksinasi booster. [IMA]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories