Kisah Pilu Keluarga Awak Kapal Selam Nanggala “Maafin Mama, Nggak Bantu Azka Ngunci Papa Di Kamar”

Tenggelamnya Kapal Selam KRI Nanggala-402 membawa kesedihan mendalam bagi keluarga dari 53 awak yang ada di dalamnya. Ada sejumlah kisah pilu yang dibagikan keluarga awak kapal sebelum Nanggala dinyatakan tenggelam. Kisah ini membuat siapa pun yang mendengar dan membacanya, ikut menangis.

Salah satu cerita itu datang dari keluarga Lettu Laut (P) Imam Adi. Sebuah video berdurasi 0.45 detik berisi percakapan antara Lettu Imam dan anak balitanya, bernama Azka, viral di media sosial, kemarin.

Dalam video itu, sang anak seakan memiliki firasat akan terjadi sesuatu dengan ayahnya yang akan berangkat bertugas dengan kapal selam Nanggala. Azka bersikeras melarang ayahnya untuk berangkat.

“Papa mau keluar,” ucap Lettu Imam pamitan ke Azka, sambil tertawa, di dalam kamar rumahnya.

Dengan segenap tenaga, Azka yang mengenakan baju bergambar burung itu, berusaha menahan sang ayah. Pintu kamar ditutup Azka. Lettu Imam jadinya sendirian di kamar. Setelah berhasil menahan ayahnya, Azka bersandar di dinding kamar bagian luar, layaknya orang salting alias salah tingkah.

Beberapa kali, Lettu Imam merayu Azka agar bisa pergi. Tapi, tak mempan juga. “Papa mau pipis, Nak,” ucap Lettu Imam, merayu agar pintu kamar dibuka. “Nggak… nggak… nggak,” jawab Azka sambil berteriak-teriak.

Di depan kamar, Azka kembali bilang, “papa nggak boleh ke kantor.”

Ibunya lalu ikutan bertanya. Kenapa nggak boleh kerja?” Dengan polosnya, Azka menjawab “Nggak Boleh”. “Di rumah aja?” tanya ibunya lagi.

Ibunya pun berusaha membujuk anaknya itu agar memperbolehkan ayahnya berangkat. “Papa mau pipis,” bujuk ibunya, menirukan jurus suaminya itu. Tapi, bujukan itu sama sekali tak didengar Azka yang terus menunggui di depan pintu agar ayahnya tak berangkat.

Akhirnya, pintu pun terbuka. Lettu Imam yang ingin keluar, lagi-lagi diadang Azka. Namun, kali ini Azka hanya pasrah dan menangis saat ayahnya bisa keluar.

 

Setetalah video ini viral, ibu Azka melalui akun Instagram @larasputrim, meminta anaknya tetap tabah, menjalani musibah ini. “Azka, tetap bergandengan tangan sama mama ya nak. Maafin mama nggak bantu Azka ikut ngunci papa di kamar. Baru kali ini papa berangkat layar penuh dengan kekhawatiran. Mama hanya bilang: papa mau ke mana to pa, kan cuma layar kok kaya mau pergi ke mana,” curhatnya.

Kisah pilu lainnya diungkap Mita Sofia Kurniaviratama, istri dari Sertu Bah Yoto Eki Setiawan. Pasangan yang baru saja menikah 8 November tahun lalu itu, terancam akan berpisah untuk selamanya. Sedihnya, dalam rahim Mita, terkandung jabang bayi Sertu Yoto.

Melalui akun Instagramnya @mitasofiak, ia terus memanjaatkan doa kepada Tuhan, agar suaminya diberi keselamatan. “Teman-teman online, saya minta doanya ya buat suami dan seluruh Kapal Selam Nanggala 402, semoga segera ditemukan, dan mudah-mudahan pulang dengan selamat dan tidak terjadi apa-apa,” pintanya.

Yang bikin terenyuh, ketika Mita mengunggah foto Sertu Yoto menaruh wajah di perutnya. Momen itu seakan bercerita, bahwa Mita dan calon anaknya berharap Sertu Yoto kembali. “Papa Owe cepet pulang ya. Semoga pulang dengan keadaan selamat dan semoga tidak tejadi apa-apa. Dede Owenya sudah kangen banget sama Papa Owe,” katanya, berharap keajaiban.

Kisah lainnya diungkao keluarga Serda Mes Guntur Ari Prasetyo, salah satu kru Nanggala. Berda Asmara, istri dari Guntur menceritakan kisah terakhir suaminya pamit akan berlayar. Seperti biasanya, Serda Guntur selalu berpamitan kepada keluarga ketika hendak pergi berlayar. Ketika itu, kata Berda, suaminya meminta didoakan.

Setelah berangkat, Berda mengatakan, biasanya suaminya selalu memberi kabar di sela-sela pelayarannya. Namun, kali ini berbeda. Guntur tidak memberikan kabar lagi. Kabar selanjutnya yang dia tahu, justru berita soal Nanggala hilang kontak dan belum bisa ditemukan.

Kisah pilu yang dibagikan keluarga awak Nanggala disambut Netizen dengan cucuran air mata. “Meleleh air mata gua nonton video Azka mengunci papanya di kamar. Seperti punya firasat, Azka nggak mau papanya berangkat memenuhi panggilan tugas di KRI Nanggala 402. Ilahi, tunjukkan mukjizatMu,” cuit @UCIKINI, sedih.

“Wajah resah anak terlihat jelas. Ya Allah, kembalikan ayahnya kepadanya dalam keadaan sehat walafiat,” ungkap @MegaRizkiSani. “Kadang kita dikasih tanda to, tapi kita manusia nggak engeh,” aku @Billy_Rania.

“Firasat anak yang masih polos,” samber @IanFares21. “Nangis aku. Ya Allah, semoga ada keajaiban untuk keselamatan tim yang ada di sana. Amin,” doa @B33_Mine.

Dukungan juga diberikan bagi Mita. “Tabah sampe akhir ya dek. Insyaallah beliau sudah berada di tempat ternyamannya,” kata @riantiherlambang. “Bukan kerabat, tapi ikut sedih dan kehilangan. Yang tabah bumil semoga Allah memberikan yang terbaik untukmu dan keluarga,” ucap @quma_iria. “Mbak cantik, jangan banyak sedih, kepikiran. Kasihan dedek bayinya. Sabar iya mbak,” pesan @noniknoca11. [MEN]

]]> Tenggelamnya Kapal Selam KRI Nanggala-402 membawa kesedihan mendalam bagi keluarga dari 53 awak yang ada di dalamnya. Ada sejumlah kisah pilu yang dibagikan keluarga awak kapal sebelum Nanggala dinyatakan tenggelam. Kisah ini membuat siapa pun yang mendengar dan membacanya, ikut menangis.

Salah satu cerita itu datang dari keluarga Lettu Laut (P) Imam Adi. Sebuah video berdurasi 0.45 detik berisi percakapan antara Lettu Imam dan anak balitanya, bernama Azka, viral di media sosial, kemarin.

Dalam video itu, sang anak seakan memiliki firasat akan terjadi sesuatu dengan ayahnya yang akan berangkat bertugas dengan kapal selam Nanggala. Azka bersikeras melarang ayahnya untuk berangkat.

“Papa mau keluar,” ucap Lettu Imam pamitan ke Azka, sambil tertawa, di dalam kamar rumahnya.

Dengan segenap tenaga, Azka yang mengenakan baju bergambar burung itu, berusaha menahan sang ayah. Pintu kamar ditutup Azka. Lettu Imam jadinya sendirian di kamar. Setelah berhasil menahan ayahnya, Azka bersandar di dinding kamar bagian luar, layaknya orang salting alias salah tingkah.

Beberapa kali, Lettu Imam merayu Azka agar bisa pergi. Tapi, tak mempan juga. “Papa mau pipis, Nak,” ucap Lettu Imam, merayu agar pintu kamar dibuka. “Nggak… nggak… nggak,” jawab Azka sambil berteriak-teriak.

Di depan kamar, Azka kembali bilang, “papa nggak boleh ke kantor.”

Ibunya lalu ikutan bertanya. Kenapa nggak boleh kerja?” Dengan polosnya, Azka menjawab “Nggak Boleh”. “Di rumah aja?” tanya ibunya lagi.

Ibunya pun berusaha membujuk anaknya itu agar memperbolehkan ayahnya berangkat. “Papa mau pipis,” bujuk ibunya, menirukan jurus suaminya itu. Tapi, bujukan itu sama sekali tak didengar Azka yang terus menunggui di depan pintu agar ayahnya tak berangkat.

Akhirnya, pintu pun terbuka. Lettu Imam yang ingin keluar, lagi-lagi diadang Azka. Namun, kali ini Azka hanya pasrah dan menangis saat ayahnya bisa keluar.

 

Setetalah video ini viral, ibu Azka melalui akun Instagram @larasputrim, meminta anaknya tetap tabah, menjalani musibah ini. “Azka, tetap bergandengan tangan sama mama ya nak. Maafin mama nggak bantu Azka ikut ngunci papa di kamar. Baru kali ini papa berangkat layar penuh dengan kekhawatiran. Mama hanya bilang: papa mau ke mana to pa, kan cuma layar kok kaya mau pergi ke mana,” curhatnya.

Kisah pilu lainnya diungkap Mita Sofia Kurniaviratama, istri dari Sertu Bah Yoto Eki Setiawan. Pasangan yang baru saja menikah 8 November tahun lalu itu, terancam akan berpisah untuk selamanya. Sedihnya, dalam rahim Mita, terkandung jabang bayi Sertu Yoto.

Melalui akun Instagramnya @mitasofiak, ia terus memanjaatkan doa kepada Tuhan, agar suaminya diberi keselamatan. “Teman-teman online, saya minta doanya ya buat suami dan seluruh Kapal Selam Nanggala 402, semoga segera ditemukan, dan mudah-mudahan pulang dengan selamat dan tidak terjadi apa-apa,” pintanya.

Yang bikin terenyuh, ketika Mita mengunggah foto Sertu Yoto menaruh wajah di perutnya. Momen itu seakan bercerita, bahwa Mita dan calon anaknya berharap Sertu Yoto kembali. “Papa Owe cepet pulang ya. Semoga pulang dengan keadaan selamat dan semoga tidak tejadi apa-apa. Dede Owenya sudah kangen banget sama Papa Owe,” katanya, berharap keajaiban.

Kisah lainnya diungkao keluarga Serda Mes Guntur Ari Prasetyo, salah satu kru Nanggala. Berda Asmara, istri dari Guntur menceritakan kisah terakhir suaminya pamit akan berlayar. Seperti biasanya, Serda Guntur selalu berpamitan kepada keluarga ketika hendak pergi berlayar. Ketika itu, kata Berda, suaminya meminta didoakan.

Setelah berangkat, Berda mengatakan, biasanya suaminya selalu memberi kabar di sela-sela pelayarannya. Namun, kali ini berbeda. Guntur tidak memberikan kabar lagi. Kabar selanjutnya yang dia tahu, justru berita soal Nanggala hilang kontak dan belum bisa ditemukan.

Kisah pilu yang dibagikan keluarga awak Nanggala disambut Netizen dengan cucuran air mata. “Meleleh air mata gua nonton video Azka mengunci papanya di kamar. Seperti punya firasat, Azka nggak mau papanya berangkat memenuhi panggilan tugas di KRI Nanggala 402. Ilahi, tunjukkan mukjizatMu,” cuit @UCIKINI, sedih.

“Wajah resah anak terlihat jelas. Ya Allah, kembalikan ayahnya kepadanya dalam keadaan sehat walafiat,” ungkap @MegaRizkiSani. “Kadang kita dikasih tanda to, tapi kita manusia nggak engeh,” aku @Billy_Rania.

“Firasat anak yang masih polos,” samber @IanFares21. “Nangis aku. Ya Allah, semoga ada keajaiban untuk keselamatan tim yang ada di sana. Amin,” doa @B33_Mine.

Dukungan juga diberikan bagi Mita. “Tabah sampe akhir ya dek. Insyaallah beliau sudah berada di tempat ternyamannya,” kata @riantiherlambang. “Bukan kerabat, tapi ikut sedih dan kehilangan. Yang tabah bumil semoga Allah memberikan yang terbaik untukmu dan keluarga,” ucap @quma_iria. “Mbak cantik, jangan banyak sedih, kepikiran. Kasihan dedek bayinya. Sabar iya mbak,” pesan @noniknoca11. [MEN]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories