Kilang Benzena Di Cilacap Terbakar Pertamina Pastikan Warga Sekitar Tidak Terdampak .

Pertamina memastikan kondisi masyarakat di sekitar Kilang Cilacap aman dan tidak terdampak, menyusul terbakarnya salah satu area tangki atau bundwall di Kilang Cilacap, Jawa Tengah pada Jumat (11/6).

Lokasi area tangki yang terbakar, berada jauh dari pemukiman warga.

“Kebakaran terjadi di salah satu area tangki penyimpanan, yang lokasinya berada jauh di dalam kompleks kilang. Bukan kilang atau pabrik pengolahannya. Penyebab kebakaran belum diketahui,” kata Area Manager Communication, Relations, dan CSR, Kilang Pertamina Cilacap Hatim Ilwan dalam konferensi pers pada Jumat (11/6).

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rahman memastikan, kebakaran ini tidak berdampak pada masyarakat sekitar. Karena titik kebakaran berada jauh dari pemukiman.

“Masyarakat tidak perlu panik dan khawatir,” ujarnya.

Wabup juga menyampaikan, tim pemadam kebakaran Pertamina Cilacap secara profesional melakukan tugasnya.

“Atas nama Pemkab Cilacap kami sampaikan terima kasih Pertamina menangani semuanya secara profesional. Kapan pun dibutuhkan tim pemadam dari kabupaten juga siap diturunkan. Kami bersama TNI dan Polri siap membantu Pertamina sebagai objek vital Nasional,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi menyatakan, lokasi tangki yang terbakar jauh dari pemukiman penduduk maupun jalan raya. “Yang terdekat itu area pabrik sekitar 350 meter dari lokasi kebakaran,” ujarnya.

Kepolisian fokus pada pengamanan perimeter dan area sekitar kilang. Sejumlah personel dikerahkan untuk melakukan patroli, agar warga menjauh dari titik kebakaran.

“Kami mendukung penanganan kejadian yang saat ini pada upaya pendinginan, untuk memastikan tidak ada lagi titik api,” tambah Kapolres.

Pada Jumat (11/6) pukul 19.30 WIB, telah terjadi insiden kebakaran di salah satu area tanki / bundwall Kilang Cilacap. Hingga saat ini, pendinginan masih terus dilakukan untuk mencegah api timbul kembali.

Upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan foam monitor, untuk mengarahkan penyemprotan foam ke titik api.

Sejumlah 50 tenaga pemadam kebakaran diturunkan untuk menangani kebakaran. Pada saat terbakar, tangki di area bundwall hanya berisikan 1/3 produk Benzene atau sebanyak 1.100 barel dari kapasitas tanki 3.000 barel.

Benzene adalah produk kilang yang merupakan bahan dasar untuk petrochemical, tidak terkait dengan produk BBM atau LPG.

Saat terjadi kebakaran, Kilang Cilacap juga masih dapat beroperasi normal. Pertamina memastikan pasokan BBM serta LPG tidak akan terganggu. [HES]

]]> .
Pertamina memastikan kondisi masyarakat di sekitar Kilang Cilacap aman dan tidak terdampak, menyusul terbakarnya salah satu area tangki atau bundwall di Kilang Cilacap, Jawa Tengah pada Jumat (11/6).

Lokasi area tangki yang terbakar, berada jauh dari pemukiman warga.

“Kebakaran terjadi di salah satu area tangki penyimpanan, yang lokasinya berada jauh di dalam kompleks kilang. Bukan kilang atau pabrik pengolahannya. Penyebab kebakaran belum diketahui,” kata Area Manager Communication, Relations, dan CSR, Kilang Pertamina Cilacap Hatim Ilwan dalam konferensi pers pada Jumat (11/6).

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rahman memastikan, kebakaran ini tidak berdampak pada masyarakat sekitar. Karena titik kebakaran berada jauh dari pemukiman.

“Masyarakat tidak perlu panik dan khawatir,” ujarnya.

Wabup juga menyampaikan, tim pemadam kebakaran Pertamina Cilacap secara profesional melakukan tugasnya.

“Atas nama Pemkab Cilacap kami sampaikan terima kasih Pertamina menangani semuanya secara profesional. Kapan pun dibutuhkan tim pemadam dari kabupaten juga siap diturunkan. Kami bersama TNI dan Polri siap membantu Pertamina sebagai objek vital Nasional,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi menyatakan, lokasi tangki yang terbakar jauh dari pemukiman penduduk maupun jalan raya. “Yang terdekat itu area pabrik sekitar 350 meter dari lokasi kebakaran,” ujarnya.

Kepolisian fokus pada pengamanan perimeter dan area sekitar kilang. Sejumlah personel dikerahkan untuk melakukan patroli, agar warga menjauh dari titik kebakaran.

“Kami mendukung penanganan kejadian yang saat ini pada upaya pendinginan, untuk memastikan tidak ada lagi titik api,” tambah Kapolres.

Pada Jumat (11/6) pukul 19.30 WIB, telah terjadi insiden kebakaran di salah satu area tanki / bundwall Kilang Cilacap. Hingga saat ini, pendinginan masih terus dilakukan untuk mencegah api timbul kembali.

Upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan foam monitor, untuk mengarahkan penyemprotan foam ke titik api.

Sejumlah 50 tenaga pemadam kebakaran diturunkan untuk menangani kebakaran. Pada saat terbakar, tangki di area bundwall hanya berisikan 1/3 produk Benzene atau sebanyak 1.100 barel dari kapasitas tanki 3.000 barel.

Benzene adalah produk kilang yang merupakan bahan dasar untuk petrochemical, tidak terkait dengan produk BBM atau LPG.

Saat terjadi kebakaran, Kilang Cilacap juga masih dapat beroperasi normal. Pertamina memastikan pasokan BBM serta LPG tidak akan terganggu. [HES]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories