Ketum KNPI Protes Ada Baliho Eks Ketua Di Markas KNPI

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kongres XVI Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) Raden Andreas Nandiwardhana mengaku geram dengan pemasangan spanduk bergambar Eks Ketum KNPI, Haris Pratama yang terpampang di gedung KNPI Pusat Jalan H.R. Rasuna Said Blok C Nomor 22, Setiabudi, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Andreas menegaskan, bahwa gedung KNPI Pusat adalah milik pemuda, bukan milik Haris Pratama secara pribadi. Selain itu, dirinya juga mempertanyakan posisi Haris di KNPI.

Sebab, hingga saat ini Haris belum pernah menunjukkan Surat Keputusan dirinya sebagai ketua umum.

“Saat ini, gedung KNPI dalam kondisi statusquo. Jadi saya ingatkan kepada saudara Haris jangan memancing kegaduhan di organisasi pemuda. Tolong hargai organisasi pemuda yang lain,” tegas Andre di Jakarta, Jumat (8/10).

Untuk itu, lanjut Andre, dirinya meminta kepada Haris agar segera menurunkan spanduk yang terpampang di gedung KNPI Pusat tersebut.

“Kalau Haris tidak mau menurunkan, biar anggota kami yang menurunkan spanduk itu,” tegasnya.

Untuk diketahui, Haris Pratama dicopot dari posisi Ketum KNPI melalui Rapat Pleno DPP KNPI pada Maret 2021. Haris, dinilai telah melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KNPI. [BSH]

]]> Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kongres XVI Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) Raden Andreas Nandiwardhana mengaku geram dengan pemasangan spanduk bergambar Eks Ketum KNPI, Haris Pratama yang terpampang di gedung KNPI Pusat Jalan H.R. Rasuna Said Blok C Nomor 22, Setiabudi, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Andreas menegaskan, bahwa gedung KNPI Pusat adalah milik pemuda, bukan milik Haris Pratama secara pribadi. Selain itu, dirinya juga mempertanyakan posisi Haris di KNPI.

Sebab, hingga saat ini Haris belum pernah menunjukkan Surat Keputusan dirinya sebagai ketua umum.

“Saat ini, gedung KNPI dalam kondisi statusquo. Jadi saya ingatkan kepada saudara Haris jangan memancing kegaduhan di organisasi pemuda. Tolong hargai organisasi pemuda yang lain,” tegas Andre di Jakarta, Jumat (8/10).

Untuk itu, lanjut Andre, dirinya meminta kepada Haris agar segera menurunkan spanduk yang terpampang di gedung KNPI Pusat tersebut.

“Kalau Haris tidak mau menurunkan, biar anggota kami yang menurunkan spanduk itu,” tegasnya.

Untuk diketahui, Haris Pratama dicopot dari posisi Ketum KNPI melalui Rapat Pleno DPP KNPI pada Maret 2021. Haris, dinilai telah melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KNPI. [BSH]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories