Ketua MPR Dukung Lomba Cipta Lagu Cinta Indonesia III

Ketua MPR Bambang Soesatyo dan Wakil Ketua DPR Rahmad Gobel mendukung Yayasan Gelora Seniman Nusantara menyelenggarakan Lomba Cipta Lagu Cinta Indonesia III, dengan tema Nada Cinta Pilar Kebangsaan. Lomba ini sebagai bagian peringatan Bulan Bung Karno, Juni 2022. Melanjutkan kesuksesan Lomba Cipta Lagu Cinta Indonesia I dan II, yang diselenggarakan tahun sebelumnya, ketika panitia menerima lebih dari 1.700 lagu.

Final Lomba Cipta Lagu Cinta Indonesia III akan diselenggarakan pada Agustus 2022, di Kompleks MPR/DPR/DPD sebagai bagian peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia ke-77 serta HUT MPR dan DPR. Sasaran pesertanya adalah para milenial kreatif berusia minimal 14 tahun.

“Pesertanya bisa group ataupun perorangan. Pendaftaran dilakukan melalui website senimannusantaracom, dibuka mulai 24 Juni 2022 lalu dan ditutup pada 15 Juli 2022,” ujar Bamsoet, sapaan akrab Bambang, usai menerima Pengurus Yayasan Gelora Seniman Lita Zein dan Chica Koeswoyo, di Jakarta, Kamis (30/6).

Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan, lagu karya peserta Lomba Cipta Lagu Cinta Indonesia III diserahkan dalam bentuk audio dengan format audio, yaitu WAV atau MP3 berdurasi maksimal 2,5 menit. Diwajibkan juga untuk menyertakan lirik lagu ciptaan, karena ada penilaian lirik terbaik.

“Karya cipta dan lirik lagu diunggah ketika mendaftar di website senimannusantaracom. Peserta wajib mengunggah Surat Pernyataan Peserta yang sudah diisi dan ditandatangani. Form surat pernyataan juga dapat diunduh di website senimannusantara.com. Peserta bebas memilih aliran atau genre musik karya cipta. Karya cipta tidak mengandung unsur SARA. Penilaian dan keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menerangkan, karya cipta harus orisinil, apabila terbukti terdapat bagian yang mirip atau terdengar sama dengan karya yang sudah ada atau yang sudah beredar dipasaran, maka akan dianggap gugur. Peserta yang terbukti melakukan kecurangan dalam bentuk apapun akan didiskualifikasi.

“Lomba Cipta Lagu Cinta Indonesia III dengan tema Nada Cinta Pilar kebangsaan merupakan bagian dari cara kreatif MPR dalam memasifkan nilai-nilai Empat Pilar MPR yang terdiri dari Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, kepada generasi muda bangsa. Sekaligus mendorong kreativitas generasi milenial dalam memahami falsafah Empat Pilar MPR, berlandaskan interpretasi dan kearifan budaya lokal mereka sendiri. Sekaligus meningkatkan kepekaan serta kepedulian milenial di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” pungkas Bamsoet.■

]]> Ketua MPR Bambang Soesatyo dan Wakil Ketua DPR Rahmad Gobel mendukung Yayasan Gelora Seniman Nusantara menyelenggarakan Lomba Cipta Lagu Cinta Indonesia III, dengan tema Nada Cinta Pilar Kebangsaan. Lomba ini sebagai bagian peringatan Bulan Bung Karno, Juni 2022. Melanjutkan kesuksesan Lomba Cipta Lagu Cinta Indonesia I dan II, yang diselenggarakan tahun sebelumnya, ketika panitia menerima lebih dari 1.700 lagu.

Final Lomba Cipta Lagu Cinta Indonesia III akan diselenggarakan pada Agustus 2022, di Kompleks MPR/DPR/DPD sebagai bagian peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia ke-77 serta HUT MPR dan DPR. Sasaran pesertanya adalah para milenial kreatif berusia minimal 14 tahun.

“Pesertanya bisa group ataupun perorangan. Pendaftaran dilakukan melalui website senimannusantaracom, dibuka mulai 24 Juni 2022 lalu dan ditutup pada 15 Juli 2022,” ujar Bamsoet, sapaan akrab Bambang, usai menerima Pengurus Yayasan Gelora Seniman Lita Zein dan Chica Koeswoyo, di Jakarta, Kamis (30/6).

Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan, lagu karya peserta Lomba Cipta Lagu Cinta Indonesia III diserahkan dalam bentuk audio dengan format audio, yaitu WAV atau MP3 berdurasi maksimal 2,5 menit. Diwajibkan juga untuk menyertakan lirik lagu ciptaan, karena ada penilaian lirik terbaik.

“Karya cipta dan lirik lagu diunggah ketika mendaftar di website senimannusantaracom. Peserta wajib mengunggah Surat Pernyataan Peserta yang sudah diisi dan ditandatangani. Form surat pernyataan juga dapat diunduh di website senimannusantara.com. Peserta bebas memilih aliran atau genre musik karya cipta. Karya cipta tidak mengandung unsur SARA. Penilaian dan keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menerangkan, karya cipta harus orisinil, apabila terbukti terdapat bagian yang mirip atau terdengar sama dengan karya yang sudah ada atau yang sudah beredar dipasaran, maka akan dianggap gugur. Peserta yang terbukti melakukan kecurangan dalam bentuk apapun akan didiskualifikasi.

“Lomba Cipta Lagu Cinta Indonesia III dengan tema Nada Cinta Pilar kebangsaan merupakan bagian dari cara kreatif MPR dalam memasifkan nilai-nilai Empat Pilar MPR yang terdiri dari Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, kepada generasi muda bangsa. Sekaligus mendorong kreativitas generasi milenial dalam memahami falsafah Empat Pilar MPR, berlandaskan interpretasi dan kearifan budaya lokal mereka sendiri. Sekaligus meningkatkan kepekaan serta kepedulian milenial di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” pungkas Bamsoet.■
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories