Kerahkan Angsa Buat Cegah Imigran Ilegal

Demi mencegah penyebaran Covid-19, petugas imigrasi di wilayah Longzhou, China, yang berbatasan langsung dengan Vietnam, mengerahkan angsa untuk mendeteksi dan menangkap imigran ilegal.

Mengutip Oddity Central, kemarin, penggunaan angsa telah dilakukan sejak Juni tahun lalu. Menurut para petugas, hasilnya sangat positif. Angsa terbukti lebih waspada terhadap orang asing. Dan hewan-hewan bersayap itu telah membantu petugas perbatasan menangkap beberapa orang yang mencoba memasuki negara itu secara ilegal.

Pengawas perbatasan lokal Li Fei mengatakan, angsa sangat sensitif terhadap suara. Angsa akan berteriak ketika ada sedikit gangguan.

“Mereka akan berteriak lebih keras ketika mereka melihat orang asing,” jelas Li.

Keberhasilan itu mendorong penggunaan angsa ke distrik lain di Negeri Tirai Bambu. Saat ini, lebih banyak angsa daripada anjing yang terlibat di pusat pencegahan epidemi China di perbatasan dengan Vietnam.

Disebutkan, ada sekitar 400 anjing dan 500 angsa yang tersebar di lebih dari 300 pos pemeriksaan pencegahan dan pengendalian epidemi di perbatasan. Jumlah diperkirakan akan meningkat lebih banyak lagi. [PYB]

]]> Demi mencegah penyebaran Covid-19, petugas imigrasi di wilayah Longzhou, China, yang berbatasan langsung dengan Vietnam, mengerahkan angsa untuk mendeteksi dan menangkap imigran ilegal.

Mengutip Oddity Central, kemarin, penggunaan angsa telah dilakukan sejak Juni tahun lalu. Menurut para petugas, hasilnya sangat positif. Angsa terbukti lebih waspada terhadap orang asing. Dan hewan-hewan bersayap itu telah membantu petugas perbatasan menangkap beberapa orang yang mencoba memasuki negara itu secara ilegal.

Pengawas perbatasan lokal Li Fei mengatakan, angsa sangat sensitif terhadap suara. Angsa akan berteriak ketika ada sedikit gangguan.

“Mereka akan berteriak lebih keras ketika mereka melihat orang asing,” jelas Li.

Keberhasilan itu mendorong penggunaan angsa ke distrik lain di Negeri Tirai Bambu. Saat ini, lebih banyak angsa daripada anjing yang terlibat di pusat pencegahan epidemi China di perbatasan dengan Vietnam.

Disebutkan, ada sekitar 400 anjing dan 500 angsa yang tersebar di lebih dari 300 pos pemeriksaan pencegahan dan pengendalian epidemi di perbatasan. Jumlah diperkirakan akan meningkat lebih banyak lagi. [PYB]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories