Kerahkan 4 Perahu Karet, Gulkarmat Pasar Minggu Evakuasi Warga Terdampak Banjir

Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Sektor IX Kecamatan Pasar Minggu, mengerahkan empat perahu karet dengan 20 personel untuk membantu evakuasi warga terdampak banjir, Sabtu (20/2).

Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Slamet mengatakan, di wilayah Kecamatan Pasar Minggu ada enam titik lokasi hunian warga yang tergenang banjir, yaitu Jalan Jatipadang V, RW 04, Jalan Masjid Al-Makmur, Gang Buntu RT 17/07 dan RT 05/08, Kelurahan Pejaten Timur. Kemudian di Jalan Nis RT 09/03, Kelurahan Cilandak Timur, Jalan Jambu RT 13/08, Kelurahan Pejaten Barat, Jalan Pejaten Barat Terusan RT 07/08, Kelurahan Pejaten Barat dan Jalan Mujair Dalam RT 02/08, Kelurahan Pasar Minggu.

“Banjir akibat luapan Kali Ciliwung yang mulai tinggi pukul 00.30 dini hari. Ketinggian air pada enam lokasi itu bervariasi antara 150 sampai 200 sentimeter,” ujarnya, Sabtu (20/2).

Dijelaskan Slamet, sejak dinihari hingga jelang siang ini tercatat sudah 120 lebih warga yang sudah dievakuasi petugas ke lokasi aman.

“Dari semalam hingga saat ini kami sudah memgevakuasi 120 lebih warga yang terdiri dari anak anak, dewasa dan orang tua,” ujar Slamet. [SRI]

]]> Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Sektor IX Kecamatan Pasar Minggu, mengerahkan empat perahu karet dengan 20 personel untuk membantu evakuasi warga terdampak banjir, Sabtu (20/2).

Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Slamet mengatakan, di wilayah Kecamatan Pasar Minggu ada enam titik lokasi hunian warga yang tergenang banjir, yaitu Jalan Jatipadang V, RW 04, Jalan Masjid Al-Makmur, Gang Buntu RT 17/07 dan RT 05/08, Kelurahan Pejaten Timur. Kemudian di Jalan Nis RT 09/03, Kelurahan Cilandak Timur, Jalan Jambu RT 13/08, Kelurahan Pejaten Barat, Jalan Pejaten Barat Terusan RT 07/08, Kelurahan Pejaten Barat dan Jalan Mujair Dalam RT 02/08, Kelurahan Pasar Minggu.

“Banjir akibat luapan Kali Ciliwung yang mulai tinggi pukul 00.30 dini hari. Ketinggian air pada enam lokasi itu bervariasi antara 150 sampai 200 sentimeter,” ujarnya, Sabtu (20/2).

Dijelaskan Slamet, sejak dinihari hingga jelang siang ini tercatat sudah 120 lebih warga yang sudah dievakuasi petugas ke lokasi aman.

“Dari semalam hingga saat ini kami sudah memgevakuasi 120 lebih warga yang terdiri dari anak anak, dewasa dan orang tua,” ujar Slamet. [SRI]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories