Kepala BNPT: Pelaku Dan Jaringan Teror Makassar 90 Persen Sudah Teridentifikasi

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar menyebutkan, pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar Minggu (28/3) pagi sudah mengerucut.

Apakah pelaku teror bom di Makassar terkait dengan Jamaah Ansharut Daulah atau Jamaah Islamiyah? Atau sel jaringan teroris baru?

“Mendekati 90 persen sudah teridentifikasi. Mudah-mudahan dalam beberapa waktu lagi diumumkan,” ungkap Boy saat dikontak RM.id, Minggu (28/3) malam.

Dikatakannya, perkembangan kasus penelusuran pelaku kelompok teror amat signifikan. Tim dari kepolisian sudah melakukan identifikasi fisik dan forensik orang yang diduga pelaku bom aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar.

Data-data ini dipadukan dengan hasil penelusuran timnya lainnta di lapangan.

“Sudah mengerucut. Kita masih perlu kesimpulan dari tim forensik terhadap wajah pelaku dan keterangan berbagai pihak, untuk dipadukan hasilnya dengan hasil penelusuran konvensional tim lainnya,” tambahnya.

“Ya mengarah kepada kelompok teror yang memang sudah ada selama ini,” pungkas Boy. [FAQ]

]]> Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar menyebutkan, pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar Minggu (28/3) pagi sudah mengerucut.

Apakah pelaku teror bom di Makassar terkait dengan Jamaah Ansharut Daulah atau Jamaah Islamiyah? Atau sel jaringan teroris baru?

“Mendekati 90 persen sudah teridentifikasi. Mudah-mudahan dalam beberapa waktu lagi diumumkan,” ungkap Boy saat dikontak RM.id, Minggu (28/3) malam.

Dikatakannya, perkembangan kasus penelusuran pelaku kelompok teror amat signifikan. Tim dari kepolisian sudah melakukan identifikasi fisik dan forensik orang yang diduga pelaku bom aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar.

Data-data ini dipadukan dengan hasil penelusuran timnya lainnta di lapangan.

“Sudah mengerucut. Kita masih perlu kesimpulan dari tim forensik terhadap wajah pelaku dan keterangan berbagai pihak, untuk dipadukan hasilnya dengan hasil penelusuran konvensional tim lainnya,” tambahnya.

“Ya mengarah kepada kelompok teror yang memang sudah ada selama ini,” pungkas Boy. [FAQ]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories