Kemlu: Warga India Yang Masuk Indonesia Punya KITAS Dan KITAP

Kementerian Luar Negeri Indonesia menegaskan bahwa warga negara India yang dikabarkan melakukan ‘eksodus’ ke Indonesia semuanya memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS)/ Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).

Kabar ini menjawab kekhawatiran eksodus warga India ke Indonesia di tengah gelombang pandemi Covid-19 di Negeri Gangga tersebut.

Juru bicara Kemlu Teuku Faizasyah mengatakan bahwa prosedur seleksi sudah dilakukan pihak keimigrasian.

“Aturan pembatasan warga negara asing masuk Indonesia terkait Covid-19 belum dicabut. Yang dimungkinkan masuk untuk pemegang KITAS/KITAP dan diplomat,” ujar Faizasyah saat dihubungi Jumat (23/4).

KITAS dan KITAP merupakan syarat bagi WNA untuk tinggal di Indonesia selama masa pandemi Covid-19. Syarat tersebut diatur dalam Permenkumham Nomor 26 Tahun 2020 tentang visa dan izin tinggal dalam masa adaptasi kebiasaan baru.

Berdasarkan informasi yang diberikan pihak imigrasi, jumlah warga negara India yang masuk Indonesia pada Rabu malam (21/4), dengan menggunakan pesawat charter AirAsia XZ988 sebanyak 117 orang.

Kabar ini diberikan Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Bandara Soekarno-Hatta Romi Yudianto memastikan semuanya melewati pengawasan dan pemeriksaan yang ketat. [DAY]

]]> Kementerian Luar Negeri Indonesia menegaskan bahwa warga negara India yang dikabarkan melakukan ‘eksodus’ ke Indonesia semuanya memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS)/ Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).

Kabar ini menjawab kekhawatiran eksodus warga India ke Indonesia di tengah gelombang pandemi Covid-19 di Negeri Gangga tersebut.

Juru bicara Kemlu Teuku Faizasyah mengatakan bahwa prosedur seleksi sudah dilakukan pihak keimigrasian.

“Aturan pembatasan warga negara asing masuk Indonesia terkait Covid-19 belum dicabut. Yang dimungkinkan masuk untuk pemegang KITAS/KITAP dan diplomat,” ujar Faizasyah saat dihubungi Jumat (23/4).

KITAS dan KITAP merupakan syarat bagi WNA untuk tinggal di Indonesia selama masa pandemi Covid-19. Syarat tersebut diatur dalam Permenkumham Nomor 26 Tahun 2020 tentang visa dan izin tinggal dalam masa adaptasi kebiasaan baru.

Berdasarkan informasi yang diberikan pihak imigrasi, jumlah warga negara India yang masuk Indonesia pada Rabu malam (21/4), dengan menggunakan pesawat charter AirAsia XZ988 sebanyak 117 orang.

Kabar ini diberikan Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Bandara Soekarno-Hatta Romi Yudianto memastikan semuanya melewati pengawasan dan pemeriksaan yang ketat. [DAY]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories