Kemenpora Pertahankan Predikat WTP Dari BPK

Untuk kali kedua, Kemenpora mendapatkan penilaian laporan keuangan tahun 2020 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dengan nilai Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Penilaian tersebut disampaikan langsung oleh Menpora Amali pada konfrensi pers secara virtual, Selasa (13/7) siang di Lantai 9, Kemenpora, Senayan, Jakarta.

Menpora menyampaikan, hasil penilian BPK dengan hasil WTP merupakan kabar yang baik bagi Kemenpora. Karena, tahun sebelumnya penilaian yang sama sudah diraih, dan sekarang berhasil dipertahakan.

“Saya kira ini adalah capaian yang luar biasa bagi kami yang ada di Kemenpora. Kita tahu, sebelumnya hampir 10 tahun Kemenpora tidak bisa mendapatkan penilaian laporan keuangan dari BPK dengan WTP. Tapi alhamdulilah, tahun 2019 dan 2020 Kemenpora bisa mendapatkan penilaian tersebut. Ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi Kemenpora,” kata Menpora Amali.

Menurut Menpora Amali, prestasi penilaian WTP ini berkat kerja sama yang baik semua pihak yang ada di Kemenpora dan seluruh stakeholder olahraga.

“Prestasi ini bukan semuanya karena saya sendiri, melainkan hasil kerjasama yang baik seluruh pejabat dan pegawai yang ada di Kemenpora. Dan prestasi ini harus terus kita jaga,” tambahnya.

Pembenahan tata kelola birokrasi selama ini memang menjadi konsentrasi penuh bagi Menpora Amali. Bahkan program prioritas pertama yang dia canangkan sejak mendapat amanah menjadi Menpora yakni, melakukan pembenahan tata kelola birokrasi dengan baik, dan didukung dengan kerjasama yang baik dengan seluruh stakeholder olahraga.

 

Salah satu contoh keberhasilan tata kelola yang baik di Kemenpora menurutnya yakni, transparasi bantuan pendanaan terhadap cabang olahraga.

“Selama saya menjadi Menpora, semua bantuan kepada cabang olahraga harus dilakukan secara transparan, bahkan dipublikasikan kepada semua media. Jadi ini salah satu contoh tata kelola yang baik dan harus kita pertahankan,” tegas Menpora Amali.

Menpora Amali meminta kepada seluruh pejabat dan pegawai Kemenpora serta stakeholder pemuda dan olahraga di Indonesia untuk ikut terus menjaga prestasi laporan keuangan WTP ini dengan baik.

“Saya meminta kepada semuanya, mulai pejabat sampai pegawai Kemenpora, atau bahkan stakeholder pemuda dan olahraga untuk saling menjaga. Rahasinya selama ini saya selalu menekankan agar kita mau bergerak bersama untuk melakukan perubahan yang lebih baik,” harap Menpora. [IPL]

]]> Untuk kali kedua, Kemenpora mendapatkan penilaian laporan keuangan tahun 2020 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dengan nilai Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Penilaian tersebut disampaikan langsung oleh Menpora Amali pada konfrensi pers secara virtual, Selasa (13/7) siang di Lantai 9, Kemenpora, Senayan, Jakarta.

Menpora menyampaikan, hasil penilian BPK dengan hasil WTP merupakan kabar yang baik bagi Kemenpora. Karena, tahun sebelumnya penilaian yang sama sudah diraih, dan sekarang berhasil dipertahakan.

“Saya kira ini adalah capaian yang luar biasa bagi kami yang ada di Kemenpora. Kita tahu, sebelumnya hampir 10 tahun Kemenpora tidak bisa mendapatkan penilaian laporan keuangan dari BPK dengan WTP. Tapi alhamdulilah, tahun 2019 dan 2020 Kemenpora bisa mendapatkan penilaian tersebut. Ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi Kemenpora,” kata Menpora Amali.

Menurut Menpora Amali, prestasi penilaian WTP ini berkat kerja sama yang baik semua pihak yang ada di Kemenpora dan seluruh stakeholder olahraga.

“Prestasi ini bukan semuanya karena saya sendiri, melainkan hasil kerjasama yang baik seluruh pejabat dan pegawai yang ada di Kemenpora. Dan prestasi ini harus terus kita jaga,” tambahnya.

Pembenahan tata kelola birokrasi selama ini memang menjadi konsentrasi penuh bagi Menpora Amali. Bahkan program prioritas pertama yang dia canangkan sejak mendapat amanah menjadi Menpora yakni, melakukan pembenahan tata kelola birokrasi dengan baik, dan didukung dengan kerjasama yang baik dengan seluruh stakeholder olahraga.

 

Salah satu contoh keberhasilan tata kelola yang baik di Kemenpora menurutnya yakni, transparasi bantuan pendanaan terhadap cabang olahraga.

“Selama saya menjadi Menpora, semua bantuan kepada cabang olahraga harus dilakukan secara transparan, bahkan dipublikasikan kepada semua media. Jadi ini salah satu contoh tata kelola yang baik dan harus kita pertahankan,” tegas Menpora Amali.

Menpora Amali meminta kepada seluruh pejabat dan pegawai Kemenpora serta stakeholder pemuda dan olahraga di Indonesia untuk ikut terus menjaga prestasi laporan keuangan WTP ini dengan baik.

“Saya meminta kepada semuanya, mulai pejabat sampai pegawai Kemenpora, atau bahkan stakeholder pemuda dan olahraga untuk saling menjaga. Rahasinya selama ini saya selalu menekankan agar kita mau bergerak bersama untuk melakukan perubahan yang lebih baik,” harap Menpora. [IPL]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories