Kembangkan Teknologi dan Bisnis di ASEAN, PT VADS, TM ONE dan FNSV Korea Tekan MoU .

PT. VADS Indonesia bersama dengan TM ONE melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (business agreement) dengan FNS Value Co., Limited (FNSV), perusahaan penyedia Blockchain Secure Authentication yang berasal dari Korea untuk penunjukkan VADS Indonesia sebagai distributor tunggal  dari produk dan solusi FNSV Blockchain Secure Authentication (BSA) untuk Indonesia, Malaysia, dan  mitra strategis lainnya untuk kawasan ASEAN. Acara ini dilakukan secara virtual melalui Microsoft Teams, (26/1). 

Perjanjian kerja sama ini ditandatangani oleh Ahmad Taufek Bin Omar, Executive Vice President/Chief Executive Officer, TM ONE, Mohamad Yusman Bin Ammeran, Head of Product and Innovation, TM ONE, Saravanan Belusami, Chief Executive Officer, VADS Indonesia, Deddy Hermansyah, Chief Marketing Officer, VADS Indonesia, Jeon Seung Ju, Chief Executive Officer, FNSV, dan Kim, Senior Managing Director, FNSV. Penandatanganan ini menggunakan TM ONE Digital Signature (TMODS) yang merupakan 
online signing platform yang dikembangkan oleh TM ONE yang telah diakui legalitasnya secara hukum.

Executive Vice President/Chief Executive Officer TM ONE, Ahmad Taufek Bin Omar dalam rilisnya mengatakan, mengenai perjanjian tambahan antara TM ONE dengan FNSV dan juga perjanjian bisnis antara TM ONE, PT VADS Indonesia, dan juga FNSV. FNSV menawarkan solusi pertama yang sudah dipatenkan di dunia yaitu teknologi blockchain yang tidak memerlukan kata sandi dalam otentikasi, mudah digunakan, serta memiliki keamanan tingkat tinggi yang dapat mengamankan bisnis perusahaan. 

Hal senada dikatakan, Chief Executive Officer, VADS Indonesia, Saravanan Belusami, Blockchain Secure Authentication (BSA) adalah database yang digunakan bersama di seluruh jaringan komputer. Dengan menggunakan teknologi Blockchain Secure Authentication dapat melindungi data terhadap manipulasi. Blockchain Secure Authentication ini menyediakan solusi otentikasi tanpa kata sandi pertama di dunia berdasarkan teknolgi verifikasi rantai blok yang memverifikasi pengguna dan ponsel mereka. Solusi ini menyediakan layanan otentikasi yang kuat dan terpercaya untuk situs web, login seluler, dan akses yang aman untuk dilakukan secara online. 

Dengan perjanjian ini, Lanjut Saravanan Belusami, Berbagai keuntungan dengan menggunakan teknologi Blockchain Secure Authentication adalah : Otentikasi aman dengan pencegahan peretasan, hanya menggunakan One Time Security Key (OTSK) berdasarkan beberapa informasi dari perangkat yang kita gunakan dan selanjutnya masuk tanpa kata sandi, mengurangi biaya dengan mengelola program keamanan, kenyamanan dan cepat dengan login yang mudah, serta keandalan optimal untuk mendapatkan penghematan biaya Melalui kerja sama ini, PT VADS Indonesia, TM ONE, dan juga FNSV akan bekerja sama dalam mengembangkan teknologi dan bisnis melalui solusi BSA untuk pasar Indonesia, Malaysia, dan juga ASEAN dalam bidang web, seluler, Internet of Things (IoT), dan 5G. 

“Kerja sama ini diharapkan juga dapat membantu sektor lainnya terutama dalam ancaman siber yang semakin mengharuskan perusahaan untuk meningkatkan keamanan di dunia siber” ucapnya. [ARM]

]]> .
PT. VADS Indonesia bersama dengan TM ONE melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (business agreement) dengan FNS Value Co., Limited (FNSV), perusahaan penyedia Blockchain Secure Authentication yang berasal dari Korea untuk penunjukkan VADS Indonesia sebagai distributor tunggal  dari produk dan solusi FNSV Blockchain Secure Authentication (BSA) untuk Indonesia, Malaysia, dan  mitra strategis lainnya untuk kawasan ASEAN. Acara ini dilakukan secara virtual melalui Microsoft Teams, (26/1). 

Perjanjian kerja sama ini ditandatangani oleh Ahmad Taufek Bin Omar, Executive Vice President/Chief Executive Officer, TM ONE, Mohamad Yusman Bin Ammeran, Head of Product and Innovation, TM ONE, Saravanan Belusami, Chief Executive Officer, VADS Indonesia, Deddy Hermansyah, Chief Marketing Officer, VADS Indonesia, Jeon Seung Ju, Chief Executive Officer, FNSV, dan Kim, Senior Managing Director, FNSV. Penandatanganan ini menggunakan TM ONE Digital Signature (TMODS) yang merupakan 
online signing platform yang dikembangkan oleh TM ONE yang telah diakui legalitasnya secara hukum.

Executive Vice President/Chief Executive Officer TM ONE, Ahmad Taufek Bin Omar dalam rilisnya mengatakan, mengenai perjanjian tambahan antara TM ONE dengan FNSV dan juga perjanjian bisnis antara TM ONE, PT VADS Indonesia, dan juga FNSV. FNSV menawarkan solusi pertama yang sudah dipatenkan di dunia yaitu teknologi blockchain yang tidak memerlukan kata sandi dalam otentikasi, mudah digunakan, serta memiliki keamanan tingkat tinggi yang dapat mengamankan bisnis perusahaan. 

Hal senada dikatakan, Chief Executive Officer, VADS Indonesia, Saravanan Belusami, Blockchain Secure Authentication (BSA) adalah database yang digunakan bersama di seluruh jaringan komputer. Dengan menggunakan teknologi Blockchain Secure Authentication dapat melindungi data terhadap manipulasi. Blockchain Secure Authentication ini menyediakan solusi otentikasi tanpa kata sandi pertama di dunia berdasarkan teknolgi verifikasi rantai blok yang memverifikasi pengguna dan ponsel mereka. Solusi ini menyediakan layanan otentikasi yang kuat dan terpercaya untuk situs web, login seluler, dan akses yang aman untuk dilakukan secara online. 

Dengan perjanjian ini, Lanjut Saravanan Belusami, Berbagai keuntungan dengan menggunakan teknologi Blockchain Secure Authentication adalah : Otentikasi aman dengan pencegahan peretasan, hanya menggunakan One Time Security Key (OTSK) berdasarkan beberapa informasi dari perangkat yang kita gunakan dan selanjutnya masuk tanpa kata sandi, mengurangi biaya dengan mengelola program keamanan, kenyamanan dan cepat dengan login yang mudah, serta keandalan optimal untuk mendapatkan penghematan biaya Melalui kerja sama ini, PT VADS Indonesia, TM ONE, dan juga FNSV akan bekerja sama dalam mengembangkan teknologi dan bisnis melalui solusi BSA untuk pasar Indonesia, Malaysia, dan juga ASEAN dalam bidang web, seluler, Internet of Things (IoT), dan 5G. 

“Kerja sama ini diharapkan juga dapat membantu sektor lainnya terutama dalam ancaman siber yang semakin mengharuskan perusahaan untuk meningkatkan keamanan di dunia siber” ucapnya. [ARM]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RMCO.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories

Generated by Feedzy