Kembangkan Kasus Korupsi DAK 2018, KPK Panggil Eks Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengembangkan kasus korupsi pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2018.

Kasus ini sebelumnya membuat mantan Kepala Seksi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman Direktorat Evaluasi Pengelolaan dan Informasi Keuangan Daerah, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yaya Purnomo divonis 6,5 tahun penjara.

Dalam mengusut pengembangan perkara ini, KPK menjadwalkan memeriksa 13 saksi pada hari ini, Kamis (24/2). “Pemeriksaan dilakukan di Polres Tasikmalaya,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri lewat pesan singkat, Kamis (24/2).

Mereka yang bakal diperiksa yakni mantan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman, Komisaris PT Raga Karya Permata Gilang Rajab, Komisaris PT Abadi Haruman Jaya Iman Handiman, Direktur Utama PT Indah Permai Agung Imat Ruhimat, dan Direktur Utama PT Jaya Saksi Alam Mandiri Tatang Syamsudin.

 

Kemudian Direktur PT Abdi Haruman Jaya, Muhammad Ilyas, pegawai BUMN/Kepala Cabang Bank Mandiri Kota Tasikmalaya, R. Djoko Poerwanto, Solahuddin selaku wiraswasta, serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Kota Tasikmalaya tahun 2017 Tarlan.

Lalu Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya atau Kepala Inspektorat Kota Tasikmalaya Wasisto Hidayat, Direktur CV Proklamasi Asep Budi Sulaeman, Direktur Utama PT Abadi Haruman Jaya Ai Erna Susanti, dan Direktur PT Raga Karya Permata, Elis Mulyani. [OKT]

 

]]> Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengembangkan kasus korupsi pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2018.

Kasus ini sebelumnya membuat mantan Kepala Seksi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman Direktorat Evaluasi Pengelolaan dan Informasi Keuangan Daerah, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yaya Purnomo divonis 6,5 tahun penjara.

Dalam mengusut pengembangan perkara ini, KPK menjadwalkan memeriksa 13 saksi pada hari ini, Kamis (24/2). “Pemeriksaan dilakukan di Polres Tasikmalaya,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri lewat pesan singkat, Kamis (24/2).

Mereka yang bakal diperiksa yakni mantan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman, Komisaris PT Raga Karya Permata Gilang Rajab, Komisaris PT Abadi Haruman Jaya Iman Handiman, Direktur Utama PT Indah Permai Agung Imat Ruhimat, dan Direktur Utama PT Jaya Saksi Alam Mandiri Tatang Syamsudin.

 

Kemudian Direktur PT Abdi Haruman Jaya, Muhammad Ilyas, pegawai BUMN/Kepala Cabang Bank Mandiri Kota Tasikmalaya, R. Djoko Poerwanto, Solahuddin selaku wiraswasta, serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Kota Tasikmalaya tahun 2017 Tarlan.

Lalu Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya atau Kepala Inspektorat Kota Tasikmalaya Wasisto Hidayat, Direktur CV Proklamasi Asep Budi Sulaeman, Direktur Utama PT Abadi Haruman Jaya Ai Erna Susanti, dan Direktur PT Raga Karya Permata, Elis Mulyani. [OKT]

 
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories