Kembali Ke Juve, PR Max Moles Tembok

Massimiliano Allegri resmi melatih Juventus lagi. Patut dinanti, seberapa besar tajinya membenahi lini belakang Si Nyonya Tua.

Rumor kepulangan Massimiliano “Max” Allegri muncul seiring spekulasi masa depan pelatih Juventus, Andrea Pirlo. Hanya beberapa jam selepas memecat Pirlo pada Jumat (28/05) sore. Kemarin, Juventus mengumumkan kembalinya Allegri.

“Selamat kembali ke rumah, Max! Massimiliano Allegri sekali lagi menjadi manajer Juventus. Allegri menemukan kembali bangku cadangan yang ia sangat kenali, klub yang ia cintai dan juga mencintainya, sebab hari ini sebuah perjalanan baru dimulai bersama, menuju tujuan-tujuan baru,” ungkap pernyataan resmi Juventus.

Allegri bukanlah sosok asing buat Si Nyonya Tua. Dia lima musim melatih La Vecchia Signora sedari 2014-2019, melalui 271 pertandingan di seluruh ajang dengan catatan 191 kemenangan, 43 imbang, dan 37 kekalahan.

Dilansir dari Marca, ada beberapa PR yang harus segera dibenahi Massimiliano Allegri. Salah satunya kekuatan di lini belakang. Allegri terkenal punya lini belakang yang kuat. Buktinnya, lima titel Scudetto pernah dipersembahkannya buat Juventus.

Dulu, Massimiliano Allegri punya tiga bek tangguh yakni Giorgio Chiellini, Leonardo Bonucci dan Andrea Barzagli. Sayangnya, kini mereka bertiga tidak muda lagi. Chiellini sudah berusia 36 tahun dan Bonucci sudah berusia 34 tahun. Barzagli, sudah pensiun.

Jose Mourinho yang dulu pernah jadi manajer Manchester United pernah berhadapan dengan Juventus-nya Allegri. Mourinho sampai memuji kalau lini belakang Juve begitu indah. Juventus punya Matthijs de Ligt, bek yang masih muda dan penuh potensi. Tapi jangan sampai, dibebani ekspektasi tinggi. Max harus kerja keras mempertahankannya, pasalnya Ligt sedang diburu Barcelona.

Matthijs de Ligt masih muda, masih berusia 21 tahun. Juventus membelinya dengan harga selangit dari Ajax Amsterdam, seharga 85 juta Euro atau setara Rp 1,4 triliun. Ligt memang disukai oleh Ronald Koeman. Sebelum melatih Barcelona, Koeman menangani Timnas Belanda dan tahu betul kualitas sang pemain.

Ligt masih terikat kontrak sampai tahun 2024 di Turin. Saat dikonfirmasi Ligt mengaku betah di Juve. “Saya sangat bahagia di Juve. Saya nyaman di atas lapangan dan merasa diapresiasi. Akankah mereka membiarkan saya pergi? Ada banyak klub yang punya masalah keuangan, tapi Anda harus tanya ke klub “ ujar De Ligt kepada ESPN.nl seperti dilansir Football Italia. [BRT]

]]> Massimiliano Allegri resmi melatih Juventus lagi. Patut dinanti, seberapa besar tajinya membenahi lini belakang Si Nyonya Tua.

Rumor kepulangan Massimiliano “Max” Allegri muncul seiring spekulasi masa depan pelatih Juventus, Andrea Pirlo. Hanya beberapa jam selepas memecat Pirlo pada Jumat (28/05) sore. Kemarin, Juventus mengumumkan kembalinya Allegri.

“Selamat kembali ke rumah, Max! Massimiliano Allegri sekali lagi menjadi manajer Juventus. Allegri menemukan kembali bangku cadangan yang ia sangat kenali, klub yang ia cintai dan juga mencintainya, sebab hari ini sebuah perjalanan baru dimulai bersama, menuju tujuan-tujuan baru,” ungkap pernyataan resmi Juventus.

Allegri bukanlah sosok asing buat Si Nyonya Tua. Dia lima musim melatih La Vecchia Signora sedari 2014-2019, melalui 271 pertandingan di seluruh ajang dengan catatan 191 kemenangan, 43 imbang, dan 37 kekalahan.

Dilansir dari Marca, ada beberapa PR yang harus segera dibenahi Massimiliano Allegri. Salah satunya kekuatan di lini belakang. Allegri terkenal punya lini belakang yang kuat. Buktinnya, lima titel Scudetto pernah dipersembahkannya buat Juventus.

Dulu, Massimiliano Allegri punya tiga bek tangguh yakni Giorgio Chiellini, Leonardo Bonucci dan Andrea Barzagli. Sayangnya, kini mereka bertiga tidak muda lagi. Chiellini sudah berusia 36 tahun dan Bonucci sudah berusia 34 tahun. Barzagli, sudah pensiun.

Jose Mourinho yang dulu pernah jadi manajer Manchester United pernah berhadapan dengan Juventus-nya Allegri. Mourinho sampai memuji kalau lini belakang Juve begitu indah. Juventus punya Matthijs de Ligt, bek yang masih muda dan penuh potensi. Tapi jangan sampai, dibebani ekspektasi tinggi. Max harus kerja keras mempertahankannya, pasalnya Ligt sedang diburu Barcelona.

Matthijs de Ligt masih muda, masih berusia 21 tahun. Juventus membelinya dengan harga selangit dari Ajax Amsterdam, seharga 85 juta Euro atau setara Rp 1,4 triliun. Ligt memang disukai oleh Ronald Koeman. Sebelum melatih Barcelona, Koeman menangani Timnas Belanda dan tahu betul kualitas sang pemain.

Ligt masih terikat kontrak sampai tahun 2024 di Turin. Saat dikonfirmasi Ligt mengaku betah di Juve. “Saya sangat bahagia di Juve. Saya nyaman di atas lapangan dan merasa diapresiasi. Akankah mereka membiarkan saya pergi? Ada banyak klub yang punya masalah keuangan, tapi Anda harus tanya ke klub “ ujar De Ligt kepada ESPN.nl seperti dilansir Football Italia. [BRT]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories