Kasus Positif Naik 7.533, Positivity Rate 14,36 Persen

Total kasus positif Covid-19 di Tanah Air telah tembus angka 1,3 juta orang pada Rabu (24/2). Persisnya, 1.306.141. Angka ini naik 7.533 kasus dibanding kemarin.

Jumlah kasus baru sebanyak 7.533, diperoleh dari hasil uji PCR terhadap 73.014 spesimen dari 52.476 orang yang dites. Hingga saat ini, pemerintah telah melakukan uji PCR terhadap 10.574.891 spesimen, dari 7.051.844 orang dites.

Dari angka tersebut, dapat diperoleh nilai persentase kasus positif atau positivity rate harian sebesar 14,36 persen. Angka ini dihitung dari jumlah kasus harian dibagi total orang yang dites pada hari yang sama, dikalikan 100.

Nilai positivity rate tersebut nyaris 5 kali lipat standar maksimal yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang besarnya hanya 5 persen.

Dari jumlah kasus terkonfirmasi, tercatat 158.162 kasus aktif atau pasien dalam perawatan. Atau berkurang 442 kasus, dibanding kemarin. Untuk kasus sembuh, dilaporkan bertambah 7.735. Sehingga, jumlahnya menjadi 1.112.725.

Sementara kasus suspek, kini ada di angka 77.512. Sedangkan kasus meninggal dunia akibat Covid, bertambah 240 menjadi 35.254.

Dari data-data tersebut, terutama data positivity rate, dapat kita simpulkan bahwa penularan Covid yang masif, masih terjadi di tengah masyarakat kita.

Dalam sepekan terakhir, rata-rata nilai positivity rate pun masih tinggi:  20,35 persen. Atau melebihi 4 kali lipat standar maksimal WHO.

Karena itu, kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dengan hand sanitizer, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas yang tak perlu) harus terus ditingkatkan.

Sementara pemerintah, harus terus meningkatkan kapasitas 3T: testing (pengujian), tracing (pelacakan), dan treatment (pengobatan). Di samping terus menggalakkan program vaksinasi Covid-19.

Jangan sampai, kerja keras kita dalam menurunkan jumlah kasus positif yang belakangan ini mulai kelihatan hasilnya, menjadi sia-sia. [HES]

]]> Total kasus positif Covid-19 di Tanah Air telah tembus angka 1,3 juta orang pada Rabu (24/2). Persisnya, 1.306.141. Angka ini naik 7.533 kasus dibanding kemarin.

Jumlah kasus baru sebanyak 7.533, diperoleh dari hasil uji PCR terhadap 73.014 spesimen dari 52.476 orang yang dites. Hingga saat ini, pemerintah telah melakukan uji PCR terhadap 10.574.891 spesimen, dari 7.051.844 orang dites.

Dari angka tersebut, dapat diperoleh nilai persentase kasus positif atau positivity rate harian sebesar 14,36 persen. Angka ini dihitung dari jumlah kasus harian dibagi total orang yang dites pada hari yang sama, dikalikan 100.

Nilai positivity rate tersebut nyaris 5 kali lipat standar maksimal yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang besarnya hanya 5 persen.

Dari jumlah kasus terkonfirmasi, tercatat 158.162 kasus aktif atau pasien dalam perawatan. Atau berkurang 442 kasus, dibanding kemarin. Untuk kasus sembuh, dilaporkan bertambah 7.735. Sehingga, jumlahnya menjadi 1.112.725.

Sementara kasus suspek, kini ada di angka 77.512. Sedangkan kasus meninggal dunia akibat Covid, bertambah 240 menjadi 35.254.

Dari data-data tersebut, terutama data positivity rate, dapat kita simpulkan bahwa penularan Covid yang masif, masih terjadi di tengah masyarakat kita.

Dalam sepekan terakhir, rata-rata nilai positivity rate pun masih tinggi:  20,35 persen. Atau melebihi 4 kali lipat standar maksimal WHO.

Karena itu, kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dengan hand sanitizer, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas yang tak perlu) harus terus ditingkatkan.

Sementara pemerintah, harus terus meningkatkan kapasitas 3T: testing (pengujian), tracing (pelacakan), dan treatment (pengobatan). Di samping terus menggalakkan program vaksinasi Covid-19.

Jangan sampai, kerja keras kita dalam menurunkan jumlah kasus positif yang belakangan ini mulai kelihatan hasilnya, menjadi sia-sia. [HES]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories