Kasus Positif Naik 4.402, Positivity Rate 13,53 Persen Hati-hati, Kasus Aktif Diam-diam Naik, Kasus Sembuh Pelan-pelan Turun

Total kasus terkonfirmasi Covid pada Minggu (25/4), telah tembus ke angka 1.641.194. Atau naik 4.402 kasus dibanding kemarin.

Sebaran kasus baru itu, didominasi Jakarta dengan angka 896. Disusul Jawa Barat 683, Riau 404, Babel 263, dan Jawa Tengah 247 dalam lima besar provinsi penyumbang kasus Covid terbanyak pada hari ini.

Sementara lima provinsi yang paling sedikit melaporkan kasus positif adalah Sulawesi Barat dengan 6 kasus. Diikuti Maluku Utara 5, Nusa Tenggara Barat (NTB) 3, Papua Barat 3, dan Sulawesi Tenggara 2. Sedangkan Gorontalo, melaporkan nol kasus Covid.

Jumlah kasus harian sebanyak 6.243 itu, diperoleh dari hasil tes terhadap 42.719 spesimen (26.865 via PCR, 181 via TCM, 15.673 via antigen), yang diambil dari hasil pemeriksaan terhadap 32.525 orang (18.926 via PCR, 172 via TCM, dan 13.4276243 via antigen).

Dari data tersebut, dapat kita peroleh nilai positivity rate sebesar 13,53 persen. Nilai tersebut nyaris 3 kali angka maksimal yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam standar ideal positivity rate, yang besarnya hanya 5 persen.

Artinya, situasi penularan Covid masih belum bisa dibilang aman. Penyebaran masih berlangsung masif.

Dari total kasus terkonfirmasi, tercatat 100.474 kasus aktif atau pasien dalam perawatan. Naik 504 dibanding kemarin.

Kenaikan kasus aktif ini perlu diwaspadai, mengingat sehari sebelumnya, kenaikan kasus aktif turun 563.

Ini adalah kenaikan kasus aktif tertinggi kedua, setelah 10 April 2021 yang mencatatkan angka 999. 

Asal tahu saja, dalam periode 10 April hingga 25 April 2021, terjadi 3 kali kenaikan kasus aktif. Yakni pada tanggal 10 April (999), 22 April (85), dan 25 April (504). Selebihnya, didominasi oleh tren penurunan.

Penurunan tertinggi, tercatat pada 21 April 2021 dengan angka 1.824. Terendah, ada di tanggal 14 April 2021 dengan angka 215.

Sementara kasus sembuh, bertambah 3.804 menjadi 1.496.126 dengan tingkat kesembuhan 91,16 persen.

Penambahan kasus sembuh ini merupakan yang terendah kedua setelah 10 April, dengan angka 3.629. Kasus sembuh tertinggi dalam 15 hari terakhir, tercatat pada tanggal 21 April dengan angka 7.314.

Sedangkan total kasus meninggal dunia, naik 94 menjadi 44.594 orang, dengan tingkat kematian 2,71 persen.

Naiknya jumlah kasus aktif dan mulai menurunnya jumlah kasus sembuh, harus menjadi alarm dini bagi kita untuk lebih meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas yang tak perlu).

Jangan mudik dulu. Cegah penularan Covid, mulai dari diri kita. Jangan sampai tsunami Covid mampir ke Tanah Air tercinta. [HES]

]]> Total kasus terkonfirmasi Covid pada Minggu (25/4), telah tembus ke angka 1.641.194. Atau naik 4.402 kasus dibanding kemarin.

Sebaran kasus baru itu, didominasi Jakarta dengan angka 896. Disusul Jawa Barat 683, Riau 404, Babel 263, dan Jawa Tengah 247 dalam lima besar provinsi penyumbang kasus Covid terbanyak pada hari ini.

Sementara lima provinsi yang paling sedikit melaporkan kasus positif adalah Sulawesi Barat dengan 6 kasus. Diikuti Maluku Utara 5, Nusa Tenggara Barat (NTB) 3, Papua Barat 3, dan Sulawesi Tenggara 2. Sedangkan Gorontalo, melaporkan nol kasus Covid.

Jumlah kasus harian sebanyak 6.243 itu, diperoleh dari hasil tes terhadap 42.719 spesimen (26.865 via PCR, 181 via TCM, 15.673 via antigen), yang diambil dari hasil pemeriksaan terhadap 32.525 orang (18.926 via PCR, 172 via TCM, dan 13.4276243 via antigen).

Dari data tersebut, dapat kita peroleh nilai positivity rate sebesar 13,53 persen. Nilai tersebut nyaris 3 kali angka maksimal yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam standar ideal positivity rate, yang besarnya hanya 5 persen.

Artinya, situasi penularan Covid masih belum bisa dibilang aman. Penyebaran masih berlangsung masif.

Dari total kasus terkonfirmasi, tercatat 100.474 kasus aktif atau pasien dalam perawatan. Naik 504 dibanding kemarin.

Kenaikan kasus aktif ini perlu diwaspadai, mengingat sehari sebelumnya, kenaikan kasus aktif turun 563.

Ini adalah kenaikan kasus aktif tertinggi kedua, setelah 10 April 2021 yang mencatatkan angka 999. 

Asal tahu saja, dalam periode 10 April hingga 25 April 2021, terjadi 3 kali kenaikan kasus aktif. Yakni pada tanggal 10 April (999), 22 April (85), dan 25 April (504). Selebihnya, didominasi oleh tren penurunan.

Penurunan tertinggi, tercatat pada 21 April 2021 dengan angka 1.824. Terendah, ada di tanggal 14 April 2021 dengan angka 215.

Sementara kasus sembuh, bertambah 3.804 menjadi 1.496.126 dengan tingkat kesembuhan 91,16 persen.

Penambahan kasus sembuh ini merupakan yang terendah kedua setelah 10 April, dengan angka 3.629. Kasus sembuh tertinggi dalam 15 hari terakhir, tercatat pada tanggal 21 April dengan angka 7.314.

Sedangkan total kasus meninggal dunia, naik 94 menjadi 44.594 orang, dengan tingkat kematian 2,71 persen.

Naiknya jumlah kasus aktif dan mulai menurunnya jumlah kasus sembuh, harus menjadi alarm dini bagi kita untuk lebih meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas yang tak perlu).

Jangan mudik dulu. Cegah penularan Covid, mulai dari diri kita. Jangan sampai tsunami Covid mampir ke Tanah Air tercinta. [HES]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories