Kasus Positif Naik 4.127 NTT, Sulbar, Dan Malut Laporkan Nol Kasus Covid

Jumlah kasus harian Covid pada Minggu (11/4), dilaporkan mencapai angka 4.127. Sehingga, total kasus terkonfirmasi menjadi 1.566.995.

Mayoritas kasus baru disumbang DKI Jakarta dengan angka 1.037. Disusul Jawa Barat (747), Jawa Timur (249), Kalimantan Selatan (241), dan Jawa Tengah (205) dalam 5 provinsi yang paling banyak menyumbang kasus positif pada Minggu (11/4).

Sedangkan 6 provinsi yang paling sedikit mencatatkan kasus Covid pada hari ini adalah Maluku dan Aceh, yang sama-sama membukukan 7 kasus. Diikuti Sulawesi Tenggara (2), serta Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, dan Maluku Utara yang mencetak nol kasus Covid.

Jumlah kasus baru sebanyak 4.127, diperoleh dari hasil pengujian terhadap 42.106 spesimen (27.480 via PCR, 253 via tes cepat molekuler (TCM), dan 14.373 via antigen).

Sedangkan total orang dites berjumlah 30.918 (17.893 via PCR, 252 via TCM, dan 12.773 via antigen).

Dari data tersebut, dapat diperoleh nilai positivity rate sebesar 13,35 persen.

Angka ini nyaris melebihi 5 kali lipat standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menetapkan angka maksimal 5 persen untuk batas tertinggi positivity rate yang ideal.

Artinya, situasi Covid di Tanah Air masih belum aman. Masih terjadi penularan Covid yang masif di tengah masyarakat.

Dari total kasus terkonfirmasi, tercatat 109.958 kasus aktif atau pasien dalam perawatan. Turun 1.179 orang dibanding kemarin.

Untuk kasus sembuh, dilaporkan bertambah 5.219. Sehingga, totalnya menjadi 1.414.507 dengan tingkat kesembuhan 90,27 persen.

Sementara untuk kasus suspek, angkanya bergeser dari semula 59.139 menjadi 58.965.

Sedangkan kasus kematian akibat Covid, bertambah 87 orang menjadi 42.530 dengan tingkat kematian 2,7 persen.

Agar situasi tak semakin bertambah buruk, seluruh lapisan masyarakat harus meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas yang tak perlu).

Pemerintah pun harus terus menggenjot kapasitas 3T (testing, tracing, dan treatment), dan upaya vaksinasi. [HES]

]]> Jumlah kasus harian Covid pada Minggu (11/4), dilaporkan mencapai angka 4.127. Sehingga, total kasus terkonfirmasi menjadi 1.566.995.

Mayoritas kasus baru disumbang DKI Jakarta dengan angka 1.037. Disusul Jawa Barat (747), Jawa Timur (249), Kalimantan Selatan (241), dan Jawa Tengah (205) dalam 5 provinsi yang paling banyak menyumbang kasus positif pada Minggu (11/4).

Sedangkan 6 provinsi yang paling sedikit mencatatkan kasus Covid pada hari ini adalah Maluku dan Aceh, yang sama-sama membukukan 7 kasus. Diikuti Sulawesi Tenggara (2), serta Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, dan Maluku Utara yang mencetak nol kasus Covid.

Jumlah kasus baru sebanyak 4.127, diperoleh dari hasil pengujian terhadap 42.106 spesimen (27.480 via PCR, 253 via tes cepat molekuler (TCM), dan 14.373 via antigen).

Sedangkan total orang dites berjumlah 30.918 (17.893 via PCR, 252 via TCM, dan 12.773 via antigen).

Dari data tersebut, dapat diperoleh nilai positivity rate sebesar 13,35 persen.

Angka ini nyaris melebihi 5 kali lipat standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menetapkan angka maksimal 5 persen untuk batas tertinggi positivity rate yang ideal.

Artinya, situasi Covid di Tanah Air masih belum aman. Masih terjadi penularan Covid yang masif di tengah masyarakat.

Dari total kasus terkonfirmasi, tercatat 109.958 kasus aktif atau pasien dalam perawatan. Turun 1.179 orang dibanding kemarin.

Untuk kasus sembuh, dilaporkan bertambah 5.219. Sehingga, totalnya menjadi 1.414.507 dengan tingkat kesembuhan 90,27 persen.

Sementara untuk kasus suspek, angkanya bergeser dari semula 59.139 menjadi 58.965.

Sedangkan kasus kematian akibat Covid, bertambah 87 orang menjadi 42.530 dengan tingkat kematian 2,7 persen.

Agar situasi tak semakin bertambah buruk, seluruh lapisan masyarakat harus meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas yang tak perlu).

Pemerintah pun harus terus menggenjot kapasitas 3T (testing, tracing, dan treatment), dan upaya vaksinasi. [HES]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories