Kasus Korupsi Tanah, KPK Panggil Dirut Sarana Jaya nonaktif Yoory C Pinontoan

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya nonaktif Yoory Corneles Pinontoan.

Selain Yoory, penyidik komisi pimpinan Firli Bahuri cs itu juga memanggil Direktur Pengembangan Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Denan Matulandi Kaligis.

Yoory dan Denan digarap dalam penyidikan kasus korupsi pengadaan tanah di Munjul Kelurahan Pondok Ranggon, Jakarta Timur, tahun 2019.

“Pemeriksaan dilakukan di Kantor KPK, Jl Kuningan Persada Kavling 4, Setiabudi, Jakarta Selatan,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri lewat pesan singkat, Rabu (24/3).

Penyidik KPK hari ini juga memanggil kembali Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtuwene. Anja awalnya dipanggil pada Senin (22/3). Namun, dia meminta penjadwalan ulang pada Selasa (23/3). Tapi lagi-lagi, dia tak memenuhi panggilan dan kembali meminta penjadwalan ulang hari ini. 

Ali bilang, Anja sudah memastikan untuk hadir. “Hari ini infonya Anja hadir,” imbuh jubir berlatarbelakang jaksa ini.

KPK tengah menyidik kasus dugaan korupsi pembelian tanah seluas 41.921 meter persegi di kawasan Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, pada 2019 lalu.

Berdasarkan informasi, terdapat empat pihak yang ditetapkan sebagai tersangka yakni Yoory Corneles, Anja Runtunewe, dan pihak swasta bernama Tommy Ardian. Tak hanya itu, KPK juga disebut menetapkan tersangka korporasi, yakni PT Adonara Propertindo. [OKT]

]]> Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya nonaktif Yoory Corneles Pinontoan.

Selain Yoory, penyidik komisi pimpinan Firli Bahuri cs itu juga memanggil Direktur Pengembangan Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Denan Matulandi Kaligis.

Yoory dan Denan digarap dalam penyidikan kasus korupsi pengadaan tanah di Munjul Kelurahan Pondok Ranggon, Jakarta Timur, tahun 2019.

“Pemeriksaan dilakukan di Kantor KPK, Jl Kuningan Persada Kavling 4, Setiabudi, Jakarta Selatan,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri lewat pesan singkat, Rabu (24/3).

Penyidik KPK hari ini juga memanggil kembali Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtuwene. Anja awalnya dipanggil pada Senin (22/3). Namun, dia meminta penjadwalan ulang pada Selasa (23/3). Tapi lagi-lagi, dia tak memenuhi panggilan dan kembali meminta penjadwalan ulang hari ini. 

Ali bilang, Anja sudah memastikan untuk hadir. “Hari ini infonya Anja hadir,” imbuh jubir berlatarbelakang jaksa ini.

KPK tengah menyidik kasus dugaan korupsi pembelian tanah seluas 41.921 meter persegi di kawasan Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, pada 2019 lalu.

Berdasarkan informasi, terdapat empat pihak yang ditetapkan sebagai tersangka yakni Yoory Corneles, Anja Runtunewe, dan pihak swasta bernama Tommy Ardian. Tak hanya itu, KPK juga disebut menetapkan tersangka korporasi, yakni PT Adonara Propertindo. [OKT]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories