Kasus Korupsi Pembangunan Stadion Mandala Krida KPK Periksa Dirut PT Permata Nirwana Nusantara Dan Direktur PT Duta Mas Indah Heri Sukamto

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Permata Nirwana Nusantara (PNN) sekaligus Direktur PT Duta Mas Indah (DMI), Heri Sukamto bersama empat orang lainnya.

Mereka akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Stadion Mandala Krida APBD Tahun Anggaran 2016-2017 di pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Pemeriksaan dilakukan di Kantor BPKP Perwakilan Provinsi DI Yogyakarta,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri lewat pesan singkat, Jumat (24/9).

Adapun empat saksi lainnya yakni dua anggota Pokja Pembangunan Stadion Mandala krida tahun 2017, Lilin Fajarwati dan Sugeng Iswitono; Kepala Subbag Rumah Tangga DPRD DIY/anggota Pokja Pembangunan Stadion Mandala krida tahun 2017, Joko Susilo; serta, PNS/Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah dan Pembiayaan Pembangunan, Sekretariat DIY/ anggota Pokja Pembangunan Stadion Mandala Krida, Gutik Lestarna.

Tim penyidik KPK pernah menggeledah Kantor PT DMI Cabang Yogyakarta yang berlokasi di Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta dan Kantor PT Arsigraphi di Jalan Nogotirto, Modinan, Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta pada Kamis (18/2).

Dari dua lokasi tersebut, KPK menemukan dokumen penting terkait korupsi pembangunan Stadion Mandala Krida.

“Dari 2 lokasi tersebut, tim penyidik menemukan berbagai barang bukti di antaranya dokumen yang terkait dengan perkara,” kata Ali, Jumat (19/2).

 

KPK tengah menyidik kasus dugaan korupsi terkait pekerjaan pembangunan Stadion Mandala Krida Yogyakarta. Namun, komisi pimpinan Firli Bahuri cs ini belum mengungkapkan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Ali mengatakan, pengumuman penetapan tersangka akan dilakukan bersamaan dengan penangkapan atau penahanan para tersangka. [OKT]

]]> Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Permata Nirwana Nusantara (PNN) sekaligus Direktur PT Duta Mas Indah (DMI), Heri Sukamto bersama empat orang lainnya.

Mereka akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Stadion Mandala Krida APBD Tahun Anggaran 2016-2017 di pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Pemeriksaan dilakukan di Kantor BPKP Perwakilan Provinsi DI Yogyakarta,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri lewat pesan singkat, Jumat (24/9).

Adapun empat saksi lainnya yakni dua anggota Pokja Pembangunan Stadion Mandala krida tahun 2017, Lilin Fajarwati dan Sugeng Iswitono; Kepala Subbag Rumah Tangga DPRD DIY/anggota Pokja Pembangunan Stadion Mandala krida tahun 2017, Joko Susilo; serta, PNS/Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah dan Pembiayaan Pembangunan, Sekretariat DIY/ anggota Pokja Pembangunan Stadion Mandala Krida, Gutik Lestarna.

Tim penyidik KPK pernah menggeledah Kantor PT DMI Cabang Yogyakarta yang berlokasi di Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta dan Kantor PT Arsigraphi di Jalan Nogotirto, Modinan, Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta pada Kamis (18/2).

Dari dua lokasi tersebut, KPK menemukan dokumen penting terkait korupsi pembangunan Stadion Mandala Krida.

“Dari 2 lokasi tersebut, tim penyidik menemukan berbagai barang bukti di antaranya dokumen yang terkait dengan perkara,” kata Ali, Jumat (19/2).

 

KPK tengah menyidik kasus dugaan korupsi terkait pekerjaan pembangunan Stadion Mandala Krida Yogyakarta. Namun, komisi pimpinan Firli Bahuri cs ini belum mengungkapkan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Ali mengatakan, pengumuman penetapan tersangka akan dilakukan bersamaan dengan penangkapan atau penahanan para tersangka. [OKT]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories