Kasus Covid Di Tangerang Melonjak, Bupati Zaki Instruksikan Penambahan Ruang ICU .

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar menginstruksikan jajarannya untuk menambah jumlah ruang intensive care unit (ICU) untuk perawatan pasien Covid-19 setelah terjadi peningkatan kasus yang signifikan pada dua pekan terakhir di daerah itu.

“Kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang saat ini mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Saya meminta RS dan seluruh mitra fasilitas kesehatan untuk melaksanakan penambahan tempat tidur perawatan khusus pasien Covid-19,” ujar Bupati A Zaki di Tangerang, Kamis (17/6).

Ia menuturkan, sebelumnya seluruh rumah sakit (RS) rujukan di Kabupaten Tangerang telah memiliki ruang rawat intensif. Namun, yang digunakan untuk perawatan pasien Covid-19 masih minim, perlu bertindak dengan melakukan pengecekan secara dini agar pasien tertangani secara maksimal.

“Apabila dimungkinkan untuk melakukan penambahan segera informasikan kepada kami, untuk dapat kita bantu sesuai dengan kemampuan dan kewenangan yang ada,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Tangerang pada pekan terakhir ini mengalami peningkatan lantaran banyak ditemukan klaster-klaster baru penyebaran virus Corona seperti diantaranya klaster keluarga.

 

Dengan begitu ia memprediksi dalam waktu satu sampai dua minggu ke depan jika tidak diantisipasi secara cepat maka akan terjadi peningkatan yang lebih besar lagi.

“Presiden sudah menginstruksikan untuk semua wilayah dengan lonjakan kasus baru yang terjadi baik di Pulau Jawa maupun di luar Pulau Jawa ini, juga berimbas dan berdampak kepada wilayah Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Lebih lanjut Zaki mengigatkan selain upaya melaksanakan pelayanan medis, institusi fasilitas kesehatan dan aparat pemerintah ditingkat kecamatan/desa, harus terus mensosialisasikan pencegahan penyebaran Covid-19 kepada masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan 5M, seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas keluar daerah.

“Seluruh camat/lurah untuk bekerjasama bergotong-royong dengan seluruh elemen masyarakat yang ada di wilayah masing-masing untuk melaksanakan pembagian masker dan hand sanitizer dan kampanye protokol kesehatan,” ujarnya. [SRI]

]]> .
Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar menginstruksikan jajarannya untuk menambah jumlah ruang intensive care unit (ICU) untuk perawatan pasien Covid-19 setelah terjadi peningkatan kasus yang signifikan pada dua pekan terakhir di daerah itu.

“Kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang saat ini mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Saya meminta RS dan seluruh mitra fasilitas kesehatan untuk melaksanakan penambahan tempat tidur perawatan khusus pasien Covid-19,” ujar Bupati A Zaki di Tangerang, Kamis (17/6).

Ia menuturkan, sebelumnya seluruh rumah sakit (RS) rujukan di Kabupaten Tangerang telah memiliki ruang rawat intensif. Namun, yang digunakan untuk perawatan pasien Covid-19 masih minim, perlu bertindak dengan melakukan pengecekan secara dini agar pasien tertangani secara maksimal.

“Apabila dimungkinkan untuk melakukan penambahan segera informasikan kepada kami, untuk dapat kita bantu sesuai dengan kemampuan dan kewenangan yang ada,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Tangerang pada pekan terakhir ini mengalami peningkatan lantaran banyak ditemukan klaster-klaster baru penyebaran virus Corona seperti diantaranya klaster keluarga.

 

Dengan begitu ia memprediksi dalam waktu satu sampai dua minggu ke depan jika tidak diantisipasi secara cepat maka akan terjadi peningkatan yang lebih besar lagi.

“Presiden sudah menginstruksikan untuk semua wilayah dengan lonjakan kasus baru yang terjadi baik di Pulau Jawa maupun di luar Pulau Jawa ini, juga berimbas dan berdampak kepada wilayah Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Lebih lanjut Zaki mengigatkan selain upaya melaksanakan pelayanan medis, institusi fasilitas kesehatan dan aparat pemerintah ditingkat kecamatan/desa, harus terus mensosialisasikan pencegahan penyebaran Covid-19 kepada masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan 5M, seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas keluar daerah.

“Seluruh camat/lurah untuk bekerjasama bergotong-royong dengan seluruh elemen masyarakat yang ada di wilayah masing-masing untuk melaksanakan pembagian masker dan hand sanitizer dan kampanye protokol kesehatan,” ujarnya. [SRI]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories