Kasus Bansos, KPK Geledah Dua Kantor Perusahaan Swasta .

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di dua kantor perusahaan swasta, Kamis (18/2). Penggeledahan dilakukan dalam penyidikan kasus suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Jabodetabek yang menjerat eks Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara cs.

“Lokasi penggeledahan bertempat di dua kantor perusahaan swasta yang terletak di Bekasi Jawa Barat dan Jakarta,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri lewat pesan singkat, Jumat (19/2).

Barang bukti yang diamankan dari penggeledahan itu di antaranya berbagai dokumen dan alat elekronik yang terkait dengan perkara ini. Selanjutnya, barang bukti tersebut akan dilakukan analisa dan verifikasi mendalam untuk dilakukan penyitaan.

Informasi yang diterima wartawan, tempat yang digeledah adalah kantor PT Indoguardika, di Lantai 21 Tower Alamanda, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Satu lagi adalah kantor CV Bahtera Assa beralamat di Jalan Boulevard Raya, Grand Galaxy, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Informasi menyebut, PT Indoguardika Vendos Abadi terafiliasi dengan orang kepercayaan kader PDIP Ihsan Yunus, yakni Agustri Yogasmara alias Yogas. Penyidik KPK sempat mengagendakan pemeriksaan terhadap saksi dari pihak perusahaan tersebut yakni Adin Jaelani, Kamis (21/1).

Yogas sendiri sudah berkali-kali diperiksa. Dia juga sudah menyerahkan dua sepeda merek Brompton, yang merupakan pemberian salah satu tersangka kasus bansos kepada KPK. 

Sementara CV Bahtera Assa memiliki afiliasi dengan Kukuh Ary, staf ahli eks Mensos Juliari. Dalam rekonstruksi kasus bansos, Kukuh terlibat dalam pertemuan dengan Juliari dan Adi Wahyono pada 2 April 2020.

Pertemuan itu disinyalir membahas penyediaan bansos untuk penanganan Covid-19. Ihsan dan Juliari sama-sama kader partai banteng moncong putih. [OKT]

]]> .
Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di dua kantor perusahaan swasta, Kamis (18/2). Penggeledahan dilakukan dalam penyidikan kasus suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Jabodetabek yang menjerat eks Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara cs.

“Lokasi penggeledahan bertempat di dua kantor perusahaan swasta yang terletak di Bekasi Jawa Barat dan Jakarta,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri lewat pesan singkat, Jumat (19/2).

Barang bukti yang diamankan dari penggeledahan itu di antaranya berbagai dokumen dan alat elekronik yang terkait dengan perkara ini. Selanjutnya, barang bukti tersebut akan dilakukan analisa dan verifikasi mendalam untuk dilakukan penyitaan.

Informasi yang diterima wartawan, tempat yang digeledah adalah kantor PT Indoguardika, di Lantai 21 Tower Alamanda, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Satu lagi adalah kantor CV Bahtera Assa beralamat di Jalan Boulevard Raya, Grand Galaxy, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Informasi menyebut, PT Indoguardika Vendos Abadi terafiliasi dengan orang kepercayaan kader PDIP Ihsan Yunus, yakni Agustri Yogasmara alias Yogas. Penyidik KPK sempat mengagendakan pemeriksaan terhadap saksi dari pihak perusahaan tersebut yakni Adin Jaelani, Kamis (21/1).

Yogas sendiri sudah berkali-kali diperiksa. Dia juga sudah menyerahkan dua sepeda merek Brompton, yang merupakan pemberian salah satu tersangka kasus bansos kepada KPK. 

Sementara CV Bahtera Assa memiliki afiliasi dengan Kukuh Ary, staf ahli eks Mensos Juliari. Dalam rekonstruksi kasus bansos, Kukuh terlibat dalam pertemuan dengan Juliari dan Adi Wahyono pada 2 April 2020.

Pertemuan itu disinyalir membahas penyediaan bansos untuk penanganan Covid-19. Ihsan dan Juliari sama-sama kader partai banteng moncong putih. [OKT]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories