Karantina Perjalanan Internasional Masih 5×24 Jam, Khusus India 14×24 Jam

Pemerintah terus berupaya menyiapkan antisipasi kebijakan pengendalian Covid-19, menyikapi eskalasi kenaikan kasus Covid-19 di sejumlah negara. 

Termasuk, penerapan karantina untuk pelaku perjalanan internasional dari beberapa negara.

Sesuai SE Satgas dan beberapa ketentuan lain, aturan karantina bagi para pelaku perjalanan internasional masih berlaku 5×24 jam.

Hanya pelaku perjalanan yang dari India atau melewati India saja, yang ditetapkan karantina selama 14×24 jam.

Untuk pelaku perjalanan dari negara lain, termasuk Pakistan dan Filipina, masih belum diputuskan karantina 14×24 jam.

“Keputusan penerapan karantina untuk pelaku perjalanan internasional, harus mempertimbangkan semua aspek. Baik dari sisi pengendalian Covid, ekonomi, ataupun hubungan kenegaraan kita,” kata Sekretaris Eksekutif Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Susiwijono Moegiarso dalam keterangannya, Sabtu (5/6).

Karena itu, pemerintah sedang membahas, dan masih belum memutuskan kebijakan perpanjangan durasi karantina dari 5×24 jam menjadi 14×24 jam,  bagi pelaku perjalanan dari negara yang sedang mengalami krisis Covid-19.

Keputusan ini masih dibahas lebih lanjut dalam rapat rutin di Komite PC-PEN, yang setiap minggu dilaporkan di Ratas Kabinet untuk mendapatkan arahan.

“Banyak aspek yang harus dipertimbangkan, dengan memprioritaskan pengendalian Covid-19, namun juga memperhatikan aspek pemulihan ekonomi ke depan,” pungkas Susiwijono. [HES]

]]> Pemerintah terus berupaya menyiapkan antisipasi kebijakan pengendalian Covid-19, menyikapi eskalasi kenaikan kasus Covid-19 di sejumlah negara. 

Termasuk, penerapan karantina untuk pelaku perjalanan internasional dari beberapa negara.

Sesuai SE Satgas dan beberapa ketentuan lain, aturan karantina bagi para pelaku perjalanan internasional masih berlaku 5×24 jam.

Hanya pelaku perjalanan yang dari India atau melewati India saja, yang ditetapkan karantina selama 14×24 jam.

Untuk pelaku perjalanan dari negara lain, termasuk Pakistan dan Filipina, masih belum diputuskan karantina 14×24 jam.

“Keputusan penerapan karantina untuk pelaku perjalanan internasional, harus mempertimbangkan semua aspek. Baik dari sisi pengendalian Covid, ekonomi, ataupun hubungan kenegaraan kita,” kata Sekretaris Eksekutif Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Susiwijono Moegiarso dalam keterangannya, Sabtu (5/6).

Karena itu, pemerintah sedang membahas, dan masih belum memutuskan kebijakan perpanjangan durasi karantina dari 5×24 jam menjadi 14×24 jam,  bagi pelaku perjalanan dari negara yang sedang mengalami krisis Covid-19.

Keputusan ini masih dibahas lebih lanjut dalam rapat rutin di Komite PC-PEN, yang setiap minggu dilaporkan di Ratas Kabinet untuk mendapatkan arahan.

“Banyak aspek yang harus dipertimbangkan, dengan memprioritaskan pengendalian Covid-19, namun juga memperhatikan aspek pemulihan ekonomi ke depan,” pungkas Susiwijono. [HES]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories