Kalah Main Basket 3×3 Wali Kota Bogor Bima Arya Dihukum Push Up 50 Kali

Kompetisi 3×3 Basketball Kadin Kota Bogor menyuguhkan pertandingan eksebisi antara tim ‘Pebasket Sombong’ Denny Sumargo dengan tim Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, di depan Balai Kota Bogor, Sabtu malam (11/12).

Dalam laga pertandingan itu, Denny satu tim dengan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor Almer Faiq dan Calista, yang merupakan atlet basket putri Kota Bogor. Sedangkan Bima Arya Sugiarto satu tim dengan pebasket Indonesia Wijaya Saputra alias Wijin serta mantan pemain IBL asal Kota Bogor Andika Ramadhani.

Sebelum pertandingan dimulai, Denny mengajak challenge Bima Arya. Apabila tim Bima menang, Denny menjanjikan akan berbelanja sebesar Rp 20 juta di Kota Bogor. Tetapi kalau tim Bima kalah, maka Bima harus siap push up sebanyak 50 kali.

Hasilnya, tim Bima harus mengakui ketangguhan tim Denny degan skor akhir 7-4 atau terpaut tiga poin. Bima pun harus menjalani hukuman push up sebanyak 50 kali di depan Pebasket Sombong.

Denny mengatakan, sebenarnya ini hal yang sangat menggembirakan. Di tengah pandemi Covid-19, olahraga bisa digelar kembali dengan prosedur protokol kesehatan (prokes yang) dijaga, melalui swab test dan lain-lain. “Saya senang di sini ada Wali Kota dan tentunya Ketua Kadin Kota Bogor Almer Faiq yang kemudian bisa menjembatani itu semua,” katanya, usai bertanding.

Bima mengatakan, untuk pertama kalinya Balai Kota Bogor dipasang tenda untuk bermain basket. Dia pun berpesan, olahraga jangan berhenti, asal dengan prokes ketat.

“Jadi, basket ini di Kota Bogor banyak atletnya dan peminatnya juga. Kami senang, diadakan langsung di jantung Pemerintahan Kota Bogor. Dan saya senang ada tamu kehormatan ada Pebasket Sombong Denny Sumargo yang memenuhi tantangan saya,” ungkapnya.

Meski kalah, Bima tetap senang. “Saya ikhlas walaupun kalah. Sebenarnya agak tidak kalah Tapi, supaya senang saja tamu, karena prinsip saya memuliakan tamu. Tamu harus dimuliakan, harus senang, harus terhormat. Jadi agak ngalah,” kelakarnya.

Ketua Kadin Kota Bogor Almer Faiq Rusydi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam penyelenggaraan 3×3 Basketball Kadin Kota Bogor. “Mudah-mudahan banyak atlet potensial bermunculan dengan terselenggaranya kegiatan ini. Dan kedepan, kami dari Kadin Kota Bogor akan menyelenggarakan kegiatan serupa dengan tempat ikonik yang berbeda,” janji dia. [YP]

]]> Kompetisi 3×3 Basketball Kadin Kota Bogor menyuguhkan pertandingan eksebisi antara tim ‘Pebasket Sombong’ Denny Sumargo dengan tim Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, di depan Balai Kota Bogor, Sabtu malam (11/12).

Dalam laga pertandingan itu, Denny satu tim dengan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor Almer Faiq dan Calista, yang merupakan atlet basket putri Kota Bogor. Sedangkan Bima Arya Sugiarto satu tim dengan pebasket Indonesia Wijaya Saputra alias Wijin serta mantan pemain IBL asal Kota Bogor Andika Ramadhani.

Sebelum pertandingan dimulai, Denny mengajak challenge Bima Arya. Apabila tim Bima menang, Denny menjanjikan akan berbelanja sebesar Rp 20 juta di Kota Bogor. Tetapi kalau tim Bima kalah, maka Bima harus siap push up sebanyak 50 kali.

Hasilnya, tim Bima harus mengakui ketangguhan tim Denny degan skor akhir 7-4 atau terpaut tiga poin. Bima pun harus menjalani hukuman push up sebanyak 50 kali di depan Pebasket Sombong.

Denny mengatakan, sebenarnya ini hal yang sangat menggembirakan. Di tengah pandemi Covid-19, olahraga bisa digelar kembali dengan prosedur protokol kesehatan (prokes yang) dijaga, melalui swab test dan lain-lain. “Saya senang di sini ada Wali Kota dan tentunya Ketua Kadin Kota Bogor Almer Faiq yang kemudian bisa menjembatani itu semua,” katanya, usai bertanding.

Bima mengatakan, untuk pertama kalinya Balai Kota Bogor dipasang tenda untuk bermain basket. Dia pun berpesan, olahraga jangan berhenti, asal dengan prokes ketat.

“Jadi, basket ini di Kota Bogor banyak atletnya dan peminatnya juga. Kami senang, diadakan langsung di jantung Pemerintahan Kota Bogor. Dan saya senang ada tamu kehormatan ada Pebasket Sombong Denny Sumargo yang memenuhi tantangan saya,” ungkapnya.

Meski kalah, Bima tetap senang. “Saya ikhlas walaupun kalah. Sebenarnya agak tidak kalah Tapi, supaya senang saja tamu, karena prinsip saya memuliakan tamu. Tamu harus dimuliakan, harus senang, harus terhormat. Jadi agak ngalah,” kelakarnya.

Ketua Kadin Kota Bogor Almer Faiq Rusydi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam penyelenggaraan 3×3 Basketball Kadin Kota Bogor. “Mudah-mudahan banyak atlet potensial bermunculan dengan terselenggaranya kegiatan ini. Dan kedepan, kami dari Kadin Kota Bogor akan menyelenggarakan kegiatan serupa dengan tempat ikonik yang berbeda,” janji dia. [YP]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories