Kader Demokrat Riau Minta Marzuki Alie Berhenti Adu Domba PDIP dan Demokrat .

Tensi politik antara Partai Demokrat dan PDI Perjuangan kembali memanas. Yang jadi penyulutnya, pernyataan mantan Sekjen Partai Demokrat (PD), Marzuki Alie yang saat ini ramai di perbincangkan di jagat media sosial.

Marzuki mengungkapkan, eks ketua umum sekaligus pendiri Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah menyatakan bahwa Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri kecolongan dua kali saat Pilpres 2004.

Kader Demokrat Provinsi Riau, Agung Nugroho, berang dengan sikap Marzuki Alie. Pernyataan itu, disebutnya mengadu domba PDI Perjuangan dan PD.

“Saya sebagai generasi muda PD meminta dengan hormat, Pak Marzuki Alie untuk memberi contoh serta tauladan yang baik kepada junior. Jangan seperti air susu yang diberikan Bapak SBY, dibalas dengan air tuba,” ungkap Agung Nugroho kepada RM.id, Kamis (18/2).

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau ini menegaskan, kader Demokrat, khususnya di daerah merasa tidak nyaman, dengan sikap eks Ketua DPR RI tersebut. “Jangan adu domba PDIP dan PD, sementara bapak lempar handuk,” tegasnya.

Dia mengungkit, jabatan yang diemban Marzuki merupakan jasa besar SBY kala itu. “Bapak apa tidak cukup menikmati kursi nyaman sebagai Ketua DPR RI berkat Bapak SBY?” sindir Agung.

Kalau bukan karena SBY, Marzuki diyakini tidak akan duduk di Senayan. Buktinya, Marzuki tidak terpilih lagi sebagai anggota DPR. “Artinya Kemampuan bapak juga biasa-biasa saja,” imbuhnya.

Agung meminta Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristianto tidak terpancing dan terpengaruh dengan ucapan Marzuki. Dia memastikan, sikap yang ditunjukan Marzuki tidak lebih sebagai dagelan politik untuk mengadu domba PDIP dan Demokrat.

“Kepada Pak Hasto, saya izin, jangan terpengaruh ocehan Pak Marzuki Alie ya pak. Jangan mau kita diadu domba,” tandasnya. [QAR]

]]> .
Tensi politik antara Partai Demokrat dan PDI Perjuangan kembali memanas. Yang jadi penyulutnya, pernyataan mantan Sekjen Partai Demokrat (PD), Marzuki Alie yang saat ini ramai di perbincangkan di jagat media sosial.

Marzuki mengungkapkan, eks ketua umum sekaligus pendiri Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah menyatakan bahwa Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri kecolongan dua kali saat Pilpres 2004.

Kader Demokrat Provinsi Riau, Agung Nugroho, berang dengan sikap Marzuki Alie. Pernyataan itu, disebutnya mengadu domba PDI Perjuangan dan PD.

“Saya sebagai generasi muda PD meminta dengan hormat, Pak Marzuki Alie untuk memberi contoh serta tauladan yang baik kepada junior. Jangan seperti air susu yang diberikan Bapak SBY, dibalas dengan air tuba,” ungkap Agung Nugroho kepada RM.id, Kamis (18/2).

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau ini menegaskan, kader Demokrat, khususnya di daerah merasa tidak nyaman, dengan sikap eks Ketua DPR RI tersebut. “Jangan adu domba PDIP dan PD, sementara bapak lempar handuk,” tegasnya.

Dia mengungkit, jabatan yang diemban Marzuki merupakan jasa besar SBY kala itu. “Bapak apa tidak cukup menikmati kursi nyaman sebagai Ketua DPR RI berkat Bapak SBY?” sindir Agung.

Kalau bukan karena SBY, Marzuki diyakini tidak akan duduk di Senayan. Buktinya, Marzuki tidak terpilih lagi sebagai anggota DPR. “Artinya Kemampuan bapak juga biasa-biasa saja,” imbuhnya.

Agung meminta Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristianto tidak terpancing dan terpengaruh dengan ucapan Marzuki. Dia memastikan, sikap yang ditunjukan Marzuki tidak lebih sebagai dagelan politik untuk mengadu domba PDIP dan Demokrat.

“Kepada Pak Hasto, saya izin, jangan terpengaruh ocehan Pak Marzuki Alie ya pak. Jangan mau kita diadu domba,” tandasnya. [QAR]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories