Kabar Baik, Menteri KKP Siapkan Dana Pensiun Untuk Nelayan .

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah menyiapkan kebijakan baru untuk memberikan jaminan hari tua atau uang pensiun bagi nelayan. 

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, terobosan baru ini dalam rangka melindungi dan meningkatkan kesejahteraan nelayan di masa pandemi.

“Perlindungan dan peningkatan kesejahteraan nelayan menjadi prioritas KKP,” kata Trenggono di Jakarta, Sabtu (6/2).

Menurut Trenggono, ada tiga hal yang harus disiapkan terkait perlindungan dan kesejahteraan nelayan, yaitu asuransi kecelakaan, kesehatan, dan tunjangan hari tua.

Trenggono juga menargetkan, adanya transformasi sistem penangkapan ikan dan pengawasan terhadap kapal-kapal perikanan dengan memanfaatkan teknologi informasi, untuk untuk peningkatan produktivitas nelayan, menjaga kualitas produk, serta menjamin keberlanjutan populasi perikanan di laut Indonesia.

Untuk itu, ia juga meminta jajarannya rajin berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait serta pemerintah daerah.

Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi PKS, Johan Rosihan berharap  KKP dapat mempersiapkan strategi untuk meningkatkan permodalan atau pembiayaan terhadap nelayan, khususnya nelayan kecil dalam rangka membangkitkan perekonomian di kawasan pesisir.

“Saya meminta KKP untuk siapkan strategi pada sektor pembiayaan kepada nelayan dan pelaku usaha untuk pemulihan ekonomi masyarakat dengan pola membangun kampung-kampung perikanan,” kata Johan.

Ia berpendapat, bahwa membangun kampung-kampung perikanan di kawasan pesisir untuk memperkuat pemulihan ekonomi masyarakat.

Johan juga menginginkan adanya kebijakan KKP untuk kelonggaran pembiayaan atau pembayaran terhadap sektor kelautan perikanan sebagai dampak dari pandemi Covid-19 saat ini. [NOV]

]]> .
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah menyiapkan kebijakan baru untuk memberikan jaminan hari tua atau uang pensiun bagi nelayan. 

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, terobosan baru ini dalam rangka melindungi dan meningkatkan kesejahteraan nelayan di masa pandemi.

“Perlindungan dan peningkatan kesejahteraan nelayan menjadi prioritas KKP,” kata Trenggono di Jakarta, Sabtu (6/2).

Menurut Trenggono, ada tiga hal yang harus disiapkan terkait perlindungan dan kesejahteraan nelayan, yaitu asuransi kecelakaan, kesehatan, dan tunjangan hari tua.

Trenggono juga menargetkan, adanya transformasi sistem penangkapan ikan dan pengawasan terhadap kapal-kapal perikanan dengan memanfaatkan teknologi informasi, untuk untuk peningkatan produktivitas nelayan, menjaga kualitas produk, serta menjamin keberlanjutan populasi perikanan di laut Indonesia.

Untuk itu, ia juga meminta jajarannya rajin berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait serta pemerintah daerah.

Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi PKS, Johan Rosihan berharap  KKP dapat mempersiapkan strategi untuk meningkatkan permodalan atau pembiayaan terhadap nelayan, khususnya nelayan kecil dalam rangka membangkitkan perekonomian di kawasan pesisir.

“Saya meminta KKP untuk siapkan strategi pada sektor pembiayaan kepada nelayan dan pelaku usaha untuk pemulihan ekonomi masyarakat dengan pola membangun kampung-kampung perikanan,” kata Johan.

Ia berpendapat, bahwa membangun kampung-kampung perikanan di kawasan pesisir untuk memperkuat pemulihan ekonomi masyarakat.

Johan juga menginginkan adanya kebijakan KKP untuk kelonggaran pembiayaan atau pembayaran terhadap sektor kelautan perikanan sebagai dampak dari pandemi Covid-19 saat ini. [NOV]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories