Juara 2 Menteri Terbaik Sandi Kan Belum Ngerjain Apa-apa

Masa kerja Sandiaga Uno di kabinet baru genap dua bulan. Namun, dia sudah membuat banyak publik kepincut. Berdasarkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Sandi difavoritkan sebagai menteri terbaik kedua setelah Prabowo Subianto. Kok bisa ya? Padahal, kan Sandi belum ngerjain apa-apa.

Sandi dilantik sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, 23 Desember 2020. Sejak dilantik, Sandi banyak blusukan ke daerah-daerah untuk mengecek daerah wisata yang terdampak Corona. Sandi juga pernah ngantor di Bali selama beberapa hari. Langkah Sandi ini mendapat respons positif dari masyarakat.

Dalam survei LSI yang dirilis kemarin, yang puas dengan kinerja Sandi mencapai 69 persen. Rinciannya, sangat pusa 8 persen dan cukup puas 61 persen. Dengan hasil ini, Sandi ada di peringkat dua di bawah Prabowo yang memiliki tingkat kepuasan sampai 75 persen. Rinciannya, 13 persen sangat puas dan 62 persen cukup puas. 

“Yang tingkat kepuasannya paling tinggi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, disusul Menteri Pariwisata Sandiaga Uno,” kata Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, dalam rilis survei secara daring, kemarin.

Ranking Sandi mengalahkan para menteri senior. Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menko Polhukam Mahfud MD hanya bertengger di posisi ke 3, 5, dan 6. Untuk posisi keempat ada Menteri Sosial Tri Rismaharini. 

Djayadi menjelaskan, nama populer cenderung mendapatkan tingkat kepuasan lebih tinggi. Menteri-menteri itu memiliki tingkat dibicarakan di media atau tempat pembicaraan lain yang tinggi. “Kalau kita lihat, di sini memang tampaknya nama-nama yang jauh lebih dikenal masyarakat cenderung memperoleh tingkat kepuasan yang lebih tinggi dalam kinerjanya,” ungkap jebolan UIN Jakarta itu.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Kawendra Lukistian bersyukur, dua kader terbaik Gerindra di pemerintahan mendapat respons positif dari masyarakat. “Tentu kita mengapresiasi hasil survei yang ada, dan rasa syukur pada yang kuasa,” kata Kawe, saat dimintai tanggapan Rakyat Merdeka, kemarin.

Dia menyimpulkan, kinerja Prabowo dan Sandi diterima masyarakat dengan tangan terbuka. “Artinya, kader-kader terbaik kami di Gerindra dapat mengoptimalkan perannya, sehingga mendapat apresiasi dari masyarakat melalui survei tersebut,” ujarnya. 

Kawe percaya, respons positif masyarakat tidak semata-mata karena Prabowo dan Sandi sangat populer. “Melainkan kinerja dan kerja nyata,” tandas Ketua Umum Gerakan Kreativitas Nasional (GeKrafS) yang juga dikenal banyak bekerja sama dengan Sandi.

 

Juru Bicara Partai Gerindra, Habiburokhman menganggap, sudah sepantasnya kinerja Sandi dinilai positif masyarakat. Dia mengklaim, sejak menjabat, Sandi langsung membenahi sektor pariwisata yang ambruk diserang pandemi Covid-19. 

“Ya, memang wajar. Karena publik tahu dia langsung gas pol benahi masalah kepariwisataan dengan berkeliling Indonesia sejak dilantik sebagai menteri,” seloroh anggota Komisi III DPR itu, dalam obrolan dengan, Rakyat Merdeka, kemarin.

Bukan hanya itu, sambung Habiburokhman, Sandi rajin bersinergi dengan pemangku kepentingan yang berkaitan dengan tupoksinya. “Dia juga maksimal berkoordinasi lintas instansi untuk mempercepat pemulihan pariwisata,” bebernya. 

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin melihat, sebenarnya Sandi belum melakukan banyak hal. Namun, karena sangat dikenal dan banyak pendukungnya, Sandi banyak diapresiasi.

“Sandi sudah dikenal sebagai Cawapres 2019. Jadi, ketika jadi menteri, sudah tinggal jalan,” ucapnya, melalui sambungan telepon dengan Rakyat Merdeka, kemarin.

Dengan begitu, duga dia, publik hanya menilai Sandi dari sisi keterkenalan. Bukan kinerja sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. “Karena dia terkenal, akhirnya jawabnya seolah-olah terbaik. Makanya, LSI mengatakan paling banyak dibicarakan publik,” sambar dosen Universitas Al Azhar itu. [UMM]

]]> Masa kerja Sandiaga Uno di kabinet baru genap dua bulan. Namun, dia sudah membuat banyak publik kepincut. Berdasarkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Sandi difavoritkan sebagai menteri terbaik kedua setelah Prabowo Subianto. Kok bisa ya? Padahal, kan Sandi belum ngerjain apa-apa.

Sandi dilantik sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, 23 Desember 2020. Sejak dilantik, Sandi banyak blusukan ke daerah-daerah untuk mengecek daerah wisata yang terdampak Corona. Sandi juga pernah ngantor di Bali selama beberapa hari. Langkah Sandi ini mendapat respons positif dari masyarakat.

Dalam survei LSI yang dirilis kemarin, yang puas dengan kinerja Sandi mencapai 69 persen. Rinciannya, sangat pusa 8 persen dan cukup puas 61 persen. Dengan hasil ini, Sandi ada di peringkat dua di bawah Prabowo yang memiliki tingkat kepuasan sampai 75 persen. Rinciannya, 13 persen sangat puas dan 62 persen cukup puas. 

“Yang tingkat kepuasannya paling tinggi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, disusul Menteri Pariwisata Sandiaga Uno,” kata Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, dalam rilis survei secara daring, kemarin.

Ranking Sandi mengalahkan para menteri senior. Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menko Polhukam Mahfud MD hanya bertengger di posisi ke 3, 5, dan 6. Untuk posisi keempat ada Menteri Sosial Tri Rismaharini. 

Djayadi menjelaskan, nama populer cenderung mendapatkan tingkat kepuasan lebih tinggi. Menteri-menteri itu memiliki tingkat dibicarakan di media atau tempat pembicaraan lain yang tinggi. “Kalau kita lihat, di sini memang tampaknya nama-nama yang jauh lebih dikenal masyarakat cenderung memperoleh tingkat kepuasan yang lebih tinggi dalam kinerjanya,” ungkap jebolan UIN Jakarta itu.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Kawendra Lukistian bersyukur, dua kader terbaik Gerindra di pemerintahan mendapat respons positif dari masyarakat. “Tentu kita mengapresiasi hasil survei yang ada, dan rasa syukur pada yang kuasa,” kata Kawe, saat dimintai tanggapan Rakyat Merdeka, kemarin.

Dia menyimpulkan, kinerja Prabowo dan Sandi diterima masyarakat dengan tangan terbuka. “Artinya, kader-kader terbaik kami di Gerindra dapat mengoptimalkan perannya, sehingga mendapat apresiasi dari masyarakat melalui survei tersebut,” ujarnya. 

Kawe percaya, respons positif masyarakat tidak semata-mata karena Prabowo dan Sandi sangat populer. “Melainkan kinerja dan kerja nyata,” tandas Ketua Umum Gerakan Kreativitas Nasional (GeKrafS) yang juga dikenal banyak bekerja sama dengan Sandi.

 

Juru Bicara Partai Gerindra, Habiburokhman menganggap, sudah sepantasnya kinerja Sandi dinilai positif masyarakat. Dia mengklaim, sejak menjabat, Sandi langsung membenahi sektor pariwisata yang ambruk diserang pandemi Covid-19. 

“Ya, memang wajar. Karena publik tahu dia langsung gas pol benahi masalah kepariwisataan dengan berkeliling Indonesia sejak dilantik sebagai menteri,” seloroh anggota Komisi III DPR itu, dalam obrolan dengan, Rakyat Merdeka, kemarin.

Bukan hanya itu, sambung Habiburokhman, Sandi rajin bersinergi dengan pemangku kepentingan yang berkaitan dengan tupoksinya. “Dia juga maksimal berkoordinasi lintas instansi untuk mempercepat pemulihan pariwisata,” bebernya. 

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin melihat, sebenarnya Sandi belum melakukan banyak hal. Namun, karena sangat dikenal dan banyak pendukungnya, Sandi banyak diapresiasi.

“Sandi sudah dikenal sebagai Cawapres 2019. Jadi, ketika jadi menteri, sudah tinggal jalan,” ucapnya, melalui sambungan telepon dengan Rakyat Merdeka, kemarin.

Dengan begitu, duga dia, publik hanya menilai Sandi dari sisi keterkenalan. Bukan kinerja sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. “Karena dia terkenal, akhirnya jawabnya seolah-olah terbaik. Makanya, LSI mengatakan paling banyak dibicarakan publik,” sambar dosen Universitas Al Azhar itu. [UMM]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories